
Bola.net - Manchester City sukses melaju ke perempat final Liga Champions musim 2019/20 usai menyingkirkan Real Madrid dengan skor agregat 4-2.
Usai menang 2-1 di leg pertama, City berhasil kembali mengulang skor yang sama kala menjamu Los Blancos di partai leg kedua, Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB kemarin.
Manchester City pun dipastikan bakal bertemu dengan wakil Prancis, Lyon yang secara mengejutkan sukses menyingkirkan Juventus lewat keunggulan agresitivitas gol tandang.
Meski lolos dengan menumbangkan Real Madrid yang merupakan jawara La Liga, Manchester City tetap memiliki sederet masalah yang wajib mereka perbaiki jika ingin mewujudkan ambisi juara Liga Champions musim ini.
Berikut Bola.net beberkan sejumlah masalah yang harus dibereskan City di babak perempat final nanti.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Mental Bermain
Terlepas dari begitu mewahnya skuad yang dimiliki Manchester City, akan tetapi mereka tak memiliki sejarah yang mentereng di kompetisi antarklub Eropa.
Hal ini jelas berpengaruh ke mental bermain dari skuad City. Di musim-musim sebelumnya ketika City begitu mendominasi Premier League, mereka tetap bagaikan tim medioker di kompetisi Eropa.
Persoalan mental inilah yang wajib dibenahi secara serius oleh Pep Guardiola dalam laga melawan Lyon di Portugal nanti.
Anggap Remeh Lawan
Masalah selanjutnya adalah terlalu menganggap remeh lawan. Manchester City beberapa kali bermasalah dengan hal tersebut pada musim ini.
Contoh yang paling nyata adalah ketika City berhadapan dengan Arsenal di partai semifinal Piala FA. Di luar dugaan, Guardiola harus menyerah 0-2 dari tim asuhan sang murid, Mikel Arteta.
Karena itu, Manchester City pantang untuk terlalu menganggap enteng Lyon yang notabene berstatus tim underdog di babak perempat final nanti.
Pertahanan Angin-Anginan
Manchester City bisa saja memiliki skuad bermaterikan pemain mahal. Namun, mereka tetap memiliki barisan pertahanan yang kerap tampil angin-anginan.
Bobroknya performa para bek City membuat Guardiola sampai harus memasang Fernandinho yang sejatinya berposisi gelandang sebagai bek tengah.
Jika tidak segera membenahi masalah di lini pertahanan, bisa jadi Lyon bakal mampu memanfaatkannya dengan baik.
Beban Berat
Skuad Manchester City saat ini dibangun dengan dana yang tidak sedikit, bahkan bisa dibilang bernilai wah. Wajar jika pihak manajemen menargetkan kesuksesan setinggi-tingginya.
Salah satu prestasi yang hingga kini belum mampu diraih skuad mewah City adalah menjuarai kompetisi Eropa, termasuk Liga Champions.
Apalagi musim ini ketika mereka gagal di Premier League. Tentu City bakal semakin bernafsu untuk mengangkat trofi si kuping besar.
Namun, beban terlalu berat bisa jadi bakal membuat para pemain City tampil antiklimaks. Hal inilah yang wajib dicegah oleh Guardiola.
Ingin tahu jadwal dan highlight pertandingan Liga Champions lainnya? Klik di sini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rasa Lapar Jadi Pembeda Antara Manchester City dan Real Madrid
Liga Champions 10 Agustus 2020, 20:53
-
Rivaldo tak Yakin Barcelona Bisa Juara Liga Champions, Favoritkan Bayern dan City
Liga Champions 10 Agustus 2020, 20:23
-
Toni: Pirlo Mirip Guardiola Ketimbang Conte
Liga Italia 10 Agustus 2020, 18:29
-
Barcelona Berminat Datangkan Bernardo Silva, Bagaimana Respons Man City?
Liga Spanyol 10 Agustus 2020, 13:20
-
Selain Lewandowski, Ini Pembelian Jitu Josep Guardiola di Bursa Transfer
Liga Inggris 10 Agustus 2020, 11:52
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR