
Bola.net - Barcelona berada dalam situasi yang sulit di Liga Champions. Mereka kalah dengan skor 1-4 pada laga pertama. Lantas, apakah Barcelona harus menyerah?
Barcelona berjumpa PSG pada babak 16 Besar Liga Champions 2020/2021. Leg pertama digelar di Camp Nou, Rabu (17/2/2021) dini hari WIB. Pada duel ini, Barcelona kalah dengan skor 1-4.
Barcelona unggul lebih dulu dari gol Lionel Messi pada menit ke-27. Namun, Barcelona kemudian terlunta-lunta ketika PSG mampu mencetak empat gol secara beruntun setelahnya.
Kylian Mbappe mencetak tiga gol alias hattrick. Sedangkan, Moise Kean mencetak satu gol.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Barcelona Tampil Buruk
Penyerang Barcelona, Antoine Griezmann, kecewa dengan aksi yang ditunjukkan timnya pada duel melawan PSG. Pada laga besar seperti melawan finalis Liga Champions musim lalu itu, Barca harusnya tampil sempurna.
"Kami harus memainkan laga yang sempurna. Kami tidak melakukannya dan mereka melakukannya. Ini kekalahan besar," ucap Griezmann kepada RMC Sport seperti dikutip dari Goal International.
"Kami siap, kami ingin memainkan pertandingan besar tetapi PSG lebih baik dari kami, tidak ada yang perlu dikatakan," sambung Griezmann.
Sudah Menyerah?
Secara matematis, peluang untuk lolos sangat kecil bagi Barcelona. Mereka harus menang dengan skor 4-0 pada leg kedua. Selain itu, Barcelona bisa lolos jika menang dengan selisih empat gol, berapa pun skornya.
Misi yang sulit jika melihat performa PSG pada laga di Camp Nou. Namun, Griezmann memastikan timnya belum menyerah.
"Kylian Mbappe mengalami malam yang luar biasa. Setelah ini, ada laga balasan. Kami harus pergi ke sana untuk menang dan membalikkan keadaan. Kami tidak akan pergi ke sana sebagai turis," tegas Griezmann.
Ronald Koeman Menyerah
Ronald Koeman selaku pelatih Barcelona memilih bersikap realistis. Ia percaya bahwa hanya ada sedikit tim yang bisa bertahan usai kebobolan empat gol di kandang sendiri pada ajang Liga Champions.
"Kekalahan 1-4, normalnya akan terasa sangat sulit. Saya bisa saja membohongi anda, tapi fakta bahwa ketertinggalan 1-4 di leg kandang, hanya ada sedikit yang bisa lolos," ujar Koeman kepada awak media, dikutip dari Goal International.
"Laga ini menunjukkan betapa kami butuh pembenahan, terutama di level Liga Champions. Laga ini menunjukkan bahwa kami kekurangan banyak hal untuk bisa berada di level terbaik, terutama di level Liga Champions," lanjutnya.
Sumber: Goal International
Baca Ini Juga:
- Barcelona, Rekor yang Tak Diinginkan, dan Waktunya Lupakan Liga Champions
- Mainkan Gerard Pique, Kesalahan Terbesar Ronald Koeman?
- Komentar Griezmann Lihat Kylian Mbappe Hattrick Lawan Barcelona: Saya Senang
- Pertunjukan Kylian Mbappe di Camp Nou: Rekor Brace dan Cetak Hattrick!
- Liverpool Bungkam RB Leipzig, Suara Fans: Memang DNA Eropa!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Makin Kece, Mbappe Diyakini Makin tak Terjangkau Oleh Madrid
Liga Spanyol 17 Februari 2021, 22:58
-
Tonton Langsung Duel Barcelona vs PSG, Khabib Nurmagomedov Dapat Bonus Jersey Mbappe
Bolatainment 17 Februari 2021, 19:47
-
Sebelum Dipermak PSG, Ini 3 Kekalahan Memalukan Barcelona di Camp Nou Lainnya
Liga Spanyol 17 Februari 2021, 19:04
-
Nama: Kylian Mbappe, Idola: Cristiano Ronaldo, Hobi: Hancurkan Barcelona
Bolatainment 17 Februari 2021, 13:11
-
Saran Arsene Wenger untuk PSG yang Ngebet Beli Lionel Messi: Fokus yang Ada Saja!
Liga Champions 17 Februari 2021, 11:56
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR