- Sejauh ini, UEFA telah memiliki dua ajang yang bisa diikuti oleh berbagai macam klub-klub di Eropa. Dan pada musim 2021-2022 mendatang, federasi tersebut diyakini akan memperkenalkan satu kompetisi tambahan lagi.
Seperti yang diketahui, UEFA merupakan penyelenggara resmi ajang terbesar tingkat klub di Eropa, Liga Champions. Sejak tahun 1955, dan sempat ganti nama, kompetisi tersebut selalu mempertemukan tim-tim besar dan menyajikan pertandingan seru.
Selain itu, UEFA juga memegang ajang Liga Europa yang cukup sering disebut sebagai kompetisi kasta kedua. Walaupun tidak sebesar Liga Champions, namun ajang ini tetap mampu menyedot animo para pencinta sepak bola di seluruh dunia sejak tahun 1971.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Sudah Dapat 'Lampu Hijau'
Presiden Asosiasi Klub Eropa (ECA), diwakili Andrea Agnelli, ternyata memiliki wacana untuk memperbanyak jumlah klub yang berpartisipasi di tingkat Eropa. Itu artinya, UEFA pun harus menambah satu kompetisi lagi.
Agnelli sendiri mengaku telah mendapatkan 'lampu hijau' dari UEFA untuk agenda pelaksanaannya. Hal itu ia sampaikan dalam rapat anggota ECA yang digelar di Split, Kroasia, baru-baru ini.
"Menunggu Persetujuan dari komite eksekutif UEFA, 'lampu hijau' telah diberikan untuk memperkenalkan kompetisi ketiga," ujar Agnelli dikutip dari Reuters.
"Membuat jumlah keseluruhan klub menjadi 96, dimulai musim 2021-2022 nanti," lanjutnya presiden Juventus tersebut.
Diikuti 32 Tim
Kompetisi tersebut nantinya akan berstatus tingkat ketiga dan diikuti oleh 32 tim dengan format grup. Jumlah itu pun membuat ajang UEFA lainnya mengalami sedikit perubahan dalam jumlah klub yang akan ikut.
Liga Europa, yang sebelumnya diikuti 42 tim, akan dikurangi hingga menjadi 32 tim dengan format yang sama. Sedangkan Liga Champions sendiri tidak mengalami perubahan sama sekali, baik format maupun jumlah tim.
"Faktor penentu dalam mencapai posisi ini adalah kebutuhan untuk meningkatkan nilai keseluruhan kompetisi," tutup Agnelli.
Diskusi lebih lanjut akan dilanjutkan pada akhir tahun ini. Pada pertemuan itu, perwakilan dari UEFA diyakini akan turut serta.
Saksikan Juga Video Ini
Bagaimana keseruan para suporter saat mendukung atlet Indonesia di ajang Asian Games 2018 yang lalu? Silahkan simak ulasannya pada tautan video di bawah ini
(reu/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tak Lama Lagi, UEFA Akan Tambah Satu Kompetisi
Liga Champions 11 September 2018, 22:00
-
Juventus Diunggulkan, Matuidi Tak Ingin Meremehkan
Liga Champions 11 September 2018, 17:30
-
Ada Ronaldo, Matuidi Jadi Optimis Bisa Raih CL
Liga Italia 11 September 2018, 17:00
-
Bersama Ronaldo, Pjanic Yakin Juve Bisa Juara UCL
Liga Champions 10 September 2018, 17:46
-
Liga Champions Akan Jadi Ujian Sesungguhnya Bagi Manchester United
Liga Champions 10 September 2018, 17:00
LATEST UPDATE
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
-
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
Liga Inggris 7 Januari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR