
Bola.net - Juventus kembali menunjukkan performa mengecewakan di Serie A akhir pekan lalu. Kekalahan memalukan 0-2 dari Como membuat tekanan menjelang leg kedua playoff Liga Champions semakin berat.
Bianconeri sebelumnya menelan kekalahan 2-5 dari Galatasaray di Istanbul, sebuah hasil yang hampir membuat mereka tersingkir dari kompetisi elite Eropa itu. Namun, fans yang berharap Juventus bangkit di Allianz Stadium justru kecewa dengan permainan tim.
Mantan bek Milan, Alessandro Costacurta, menilai kekalahan dari Como merupakan lanjutan dari performa buruk Juventus di Turki. Ia menekankan masalah psikologis tim yang terlihat jelas di lapangan.
Kekalahan Memalukan di Allianz Stadium

Di kandang sendiri, Juventus tidak mampu memberikan perlawanan berarti. Como bahkan mencatat sejarah dengan memenangi double atas Bianconeri. Tim asuhan Luciano Spalletti tampil tanpa koordinasi, gagal memanfaatkan peluang, dan terlihat kehilangan ritme permainan.
Teun Koopmeiners sempat mengancam lewat tendangan bebas, tetapi Lois Openda gagal memaksimalkan kesempatan emasnya. Openda hampir membuka skor, tapi bola chip-nya gagal melewati kiper Como, Jean Butez.
Costacurta menggarisbawahi lemahnya performa lini depan Juventus. “Mereka memiliki kesempatan besar setelah tertinggal, tapi sekarang, di depan gawang, seolah gawang itu hanya seukuran pintu rumah Mickey Mouse,” katanya dengan nada sarkastik.
Masalah Mendalam Juventus

Menurut Costacurta, masalah Juventus tidak hanya soal permainan di lapangan. Keputusan manajemen, termasuk di bursa transfer, dinilai gagal memberikan dampak positif bagi tim. Hal ini membuat klub terjebak dalam tren negatif yang berlanjut dari musim sebelumnya.
“Ini adalah keruntuhan psikologis dramatis dari Juventus, dan itu yang mengkhawatirkan menjelang leg kedua melawan Galatasaray,” ujarnya. Ia menambahkan, performa melawan Como menunjukkan tren penurunan yang serius.
Leg kedua melawan Galatasaray kini menjadi ujian nyata bagi Juventus. Bianconeri harus membalikkan keadaan dengan cepat, karena setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Fans berharap tim bisa menemukan kembali mental juara mereka sebelum waktunya terlambat.
Sumber: juvefc
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
- Sikut-sikutan Menuju Liga Champions, Persaingan Serie A Memanas: Hanya Inter Milan yang Nyaman!
- Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
- Juventus Amburadul di Bursa Transfer: 3 Musim, Hanya 2 Pemain yang Sukses!
- 5 Laga Tanpa Menang, Ada Apa dengan Juventus?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Newcastle vs Qarabag FK: Posisi Hampir Tak Tergoyahkan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:03
-
Inter vs Bodo/Glimt: Nerazzurri Mengejar Mukjizat
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:02
-
Atletico Madrid vs Club Brugge: Penentuan di Metropolitano
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:01
-
Arsenal Memang Terlalu Tangguh! Melihat Rahasia Kemenangan Telak di Derby London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR