
Bola.net - Dalam dunia sepak bola, pemain yang mempunyai posisi sebagai penyerang biasanya banyak mendapat sorotan. Namun, posisi playmaker sejatinya juga tak kalah penting.
Seorang playmaker berperan penting dalam irama permainan sepak bola. Ia bertugas mendistribusikan bola dan memberi jalan bagi stiker untuk mencetak gol.
Lionel Messi di era Pep Guardiola tidak akan tajam tanpa kehadiran Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Sementara Cristiano Ronaldo saat berseragam Real Madrid membutuhkan sosok Luka Modric dan Toni Kross untuk menopangnya.
Jauh sebelum era Iniesta dan kawan-kawan, penggila sepak bola era 90-an memiliki pilihan tersendiri untuk playmaker terbaik mereka. Pada era itu muncul nama-nama seperti Zinedine Zidane, Dennis Bergkamp, dan Roberto Baggio.
Mereka seperti menjadi inspirasi bagi para gelandang serang era sekarang. Berikut tujuh playmaker hebat pada sepak bola era 1990-an dilansir dari Planet Football.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
1. Zinedine Zidane
Nama Zinedine Zidane muncul sebagai satu di antara playmaker hebat menjelang akhir 1990-an. Ia sukses meraih gelar Piala Dunia 1998, Piala Eropa 2000 bersama Timnas Prancis, dan beberapa trofi bergensi bersama Real Madrid.
Ia juga dinobatkan sebagai Man of the Match di final Piala Eropa 2020, Pemain Terbaik Dunia FIFA, dan Ballon d'Or. Rekan setim Zidane di Juventus, Edgar Davids, pernah menyebutnya sebagai pemain spesial.
"Dia menciptakan ruang ketika rasanya tidak ada. Tak masalah bagaimana dia mendapatkan bola, maka dia bisa keluar dari masalah," kata Davids tentang Zidane.
2. Michael Laudrup
Michael Laudrup merupakan pemain terbaik Denmark di masanya. Ia memiliki periode bermain pada 1989-1996.
Awal 1990-an ia mendapatkan 58 caps untuk negaranya dan mencetak 23 gol. Sementara di level klub, ia berhasil memenangkan gelar Serie A bersama Juventus dan dua kali dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Denmark.
Setelah itu, ia juga ikut terlibat dalam empat gelar La Liga berturut-turut bagi Real Madrid. Pada 1999 ia mendapat penghargaan pemain asing terbaik sepak bola Spanyol dalam 25 tahun terakhir.
3. Roberto Baggio
Roberto Baggio merupakan playmaker andal asal Italia. Ia mampu mencetak 220 gol di Serie A sebelum kariernya hancur karena cedera.
Ia juga merupakan eksekutor penalti yang ulung. Namun, satu kegagalan dalam mengeksekusi penalti pada Piala Dunia 1994 mengubah segalanya.
Permainan yang menawan selama perhelatan tersebut rontok dan semua orang hanya mengingat penalti buruknya. Namun, terlepas dari itu, ia tetap merupakan satu di antara playmaker terbaik era 90-an.
4. Gheorghe Hagi
Gheorghe Hagi mendapat julukan Maradona of the Carpathians. Pria perpaspor Rumania itu hampir membawa negaranya lolos ke semifinal Piala Dunia 1994.
"Hagi bisa menjadi pemain terbaik di dunia setelah Maradona," kata pelatih rumania, Mircea Lucescu, sebelum turnamen itu.
Dalam karier klubnya, Hagi pernah memperkuat dua tim besar Spanyol yakni Real Madrid dan Barcelona.
5. Paul Gascoigne
Paul Gascoigne merupakan playmaker kreatif dari tanah Inggris. Ia bersinar pada Piala Dunia 1990.
Ia kemudian melanglang buana ke luar Inggris sejak 1992. Dimulai dari Lazio dan lalu ke Rangers. Namun, kariernya hancur mendekati 1990-an akhir. Hidupnya sering terlibat masalah karena karakternya yang temperamental.
6. Dennis Bergkamp
Dennis Bergkamp terkenal sebagai pemain bersinar di bawah asuhan Arsene Wenger. Ia menjadi playmaker yang pas untuk rekan-rekannya di Arsenal.
"Semuanya harus sempurna, bahkan dalam pelatihan. Semuanya seratus persin. Dia pria yang sangat lucu tetapi ketika dia bekerja tidak ada lelucon," kenang Thierry Henry.
Ia juga merupakan tokoh kunci Arsenal meraih juara Premier League dengan predikat The Invincible.
7. Manuel Rui Costa
Berambut panjang, mampu mencetak gol-gol indah, dan punya kemampuan di atas rata-rata. Semua kategori tersebut melekat pada diri legenda sepak bola Portugal, Manuel Rui Costa.
Penampilan apiknya bersama AC Milan mungkin baru datang setelah era 1990-an. Namun, kehebatannya saat berbaju Fiorentina sudah cukup membuatnya menjadi satu di antara playmaker hebat di era 1990-an.
Sumber: Planet Football
Disadur dari Bola.com (Hanif Sri Yulianto/ Yus Mei Sawitri)
Published: 31 Agustus 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Termasuk Zinedine Zidane, Ini 7 Playmaker Hebat pada Era 1990-an
Liga Champions 31 Agustus 2020, 11:15
-
Dani Carvajal: Tidak Mudah Mendapatkan Teman di Real Madrid
Liga Spanyol 27 Agustus 2020, 05:22
-
Prediksi Karir Kepelatihan Pirlo di Juventus: Bakal Sukses!
Liga Italia 26 Agustus 2020, 03:44
-
31 Pemain, 9 Penyerang: Bagaimana Rencana Zidane Bentuk Skuad Real Madrid?
Liga Spanyol 25 Agustus 2020, 10:40
LATEST UPDATE
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR