
Bola.net - Liverpool boleh jadi terusir dari Liga Champions musim ini, tapi mereka masih dianggap sebagai tim terbaik di Eropa. Tersingkirnya The Reds mungkin justru membuat banyak klub besar lainnya bernapas lega.
Pandangan di atas disampaikan oleh Michael Owen, mantan pemain The Reds, usai menyaksikan Liverpool menyerah 2-3 dari Atletico Madrid pada duel leg kedua 16 besar Liga Champions 2019/20, Kamis (12/3/2020) dini hari WIB.
Kekalahan itu menjadi pukulan besar bagi Liverpool, yang harus menghapus mimpi treble winners hanya dalam tiga pekan. The Reds sekarang hanya tinggal berjuang di Premier League, butuh 6 poin lagi untuk memastikan gelar juara.
Apa kata Owen tentang situasi Liverpool ini?
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Tetap yang Terkuat
Liverpool boleh tersingkir dengan kepala tegak. Mereka bermain luar biasa di Anfield, terus menggempur Atletico. Sayangnya, sama seperti kekalahan di leg pertama lalu, peluang-peluang The Reds begitu sulit dikonversi jadi gol, entah karena Jan Oblak atau karena ketidakberuntungan.
"Liverpool sekarang sudah tersingkir, tetapi tidak perlu diragukan lagi bahwa setiap tim besar di Eropa mengembuskan napas lega," ujar Owen kepada BT Sport.
"Liverpool tersingkir dan saya sama sekali tidak meragukan kualitas mereka sebagai tim terbaik di Eropa. Ya, mereka memang takluk dalam due leg ini, tapi mereka masih tim terbaik di Eropa."
"Dan mereka tampil luar biasa selama 90 menit malam ini," sambungnya.
Beda Kelas Kiper
Oblak layak jadi pahlawan Atletico Madrid dengan menepis begitu banyak usaha tembakan Liverpool. Di sisi lain, Adrian tidak bermain terlalu baik sebagai pengganti Alisson Becker yang tengah cedera.
"Perbedaan antara dua tim ini mungkin ada di posisi kiper. Pemain-pemain Atletico mungkin duduk di ruang ganti, memandang satu sama lain dan berkata: 'Betapa bagusnya tim yang baru saja kiat kalahkan itu? Kita tidak pernah bermain seperti itu'," imbuh Owen.
"Liverpool benar-benar menggempur mereka selama 90 menit, tapi dengan ketekunan, kerja keras untuk terus bertahan, apa pun bisa terjadi di sepak bola," tandasnya.
Sumber: BT Sport
Baca ini juga ya!
- Liverpool Tersingkir dari Liga Champions Bukan karena Kelelahan
- Morata Jebol Gawang Liverpool, Netizen: Ini Torres Ya?
- Liverpool Sempat Digadang-gadang Raih Treble, Sekarang Sisa Satu Trofi
- Atletico Madrid Kalahkan Liverpool, Kieran Trippier: Bermain Layaknya Berlatih
- Marcos Llorente, Dulu Ditolak dan Kini 2 Kali Mencetak Gol ke Gawang Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duel Manchester City vs Real Madrid dan Juventus vs Lyon Resmi Ditunda
Liga Champions 12 Maret 2020, 23:48
-
Kekalahan Liverpool Bukan Sepenuhnya Salah Adrian
Liga Champions 12 Maret 2020, 23:16
-
Sporting Director Dortmund: Neymar Aktor yang Bagus
Bundesliga 12 Maret 2020, 22:46
-
Liverpool Tampil Luar Biasa, Tapi Sayangnya demikian Juga Dengan Oblak
Liga Champions 12 Maret 2020, 20:29
LATEST UPDATE
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
-
West Ham vs Nottingham Forest: Keterpurukan West Ham di Premier League 2025/26
Liga Inggris 7 Januari 2026, 08:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR