- Zinedine Zidane hanya membutuhkan waktu dua setengah tahun untuk mengantar Real Madrid meraih gelar Liga Champions tiga kali. Torehan tersebut rupanya memiliki makna khusus bagi pelatih asal Prancis itu.
Sosok legendaris ditunjuk sebagai pelatih Los Merengues bersamaan dengan pengumuman pemecatan Rafael Benitez, tepatnya di bulan Januari 2016 silam. Pada bulan Mei, ia sukses mempersembahkan gelar Liga Champions yang pertama.
Di tahun 2017, ia kembali menjuarai ajang bergengsi tersebut setelah mengalahkan bekas klubnya, Juventus, dengan skor 4-1. Satu musim setelahnya, Madrid kembali keluar sebagai juara usai mengalahkan Liverpool di final.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Zinedine Zidane.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Punya Makna Khusus
Ketiga torehan itu rupanya tidak hanya menjadi sekedar koleksi prestasi semata untuk Zidane. Pria berumur 46 tahun tersebut mengatakan bahwa ketiganya memiliki makna khusus untuk dirinya sendiri.
"Semua dari ketiga gelar itu sangatlah fantastis," ujar Zidane kepada situs resmi UEFA.
"Mereka semua terasa spesial dengan alasan yang berbeda-beda," sambung sosok yang kerap dipanggil dengan sebutan 'Zizou' itu.
Penjelasan Zidane
Lebih lanjut, Zidane menjelaskan makna di balik ketiga gelar yang ia raih tersebut. Trofi pertama menjadi penanda musim pertamanya dalam dunia kepelatihan sepak bola.
"Yang kedua menjadi simbol serta intensitas - di mana kami berhadapan dengan Juventus dan sukses membalikkan dengan performa babak kedua yang luar biasa," lanjutnya.
"Sedangkan yang ketiga menjadi penutup tiga musim saya sebagai pelatih Real Madrid," tutupnya.
Seperti yang diketahui, Zidane kini sudah tidak lagi menjabat sebagai pelatih Real Madrid setelah dirinya memutuskan untuk mundur pada bulan Mei lalu. Posisinya saat ini sedang diisi oleh eks nahkoda timnas Spanyol, Julen Lopetegui.
Saksikan Juga Video Ini
Salah satu atlet Pencak Silat Indonesia peraih emas, Hanifan, mendapatkan sambutan yang meriah di kota Bandung. Bagaimana kisahnya? Simak pada tautan video di bawah ini ya.
(foti/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
McManaman Dukung Liverpool Kalahkan Madrid
Liga Champions 6 September 2018, 22:56
-
Bukan Raul Atau Owen, Ini Rekan Setim Terbaik McManaman
Liga Champions 6 September 2018, 22:28
-
Dani Ceballos Pasti Akan Hengkang dari Madrid
Liga Spanyol 6 September 2018, 21:50
-
Bertemu Zidane, Momen Paling Penting Mesut Ozil
Liga Inggris 6 September 2018, 21:34
-
Gelandang Madrid Ini Simpan Dendam Pada Zidane
Liga Spanyol 6 September 2018, 20:05
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR