
Bola.net - Real Madrid akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah menundukkan Olympiacos 4-3 dalam laga tandang Liga Champions, sekaligus meraih kemenangan kompetitif pertama mereka di tanah Yunani. Hasil tersebut menjadi angin segar setelah empat pertandingan tanpa kemenangan meskipun sejumlah masalah tetap terlihat sepanjang laga. Di balik perhatian yang teruju pada Kylian Mbappe dan Vinicius Junior, performa Trent Alexander-Arnold menjadi salah satu catatan penting.
Keputusan Alexander-Arnold meninggalkan Liverpool setelah lebih dari dua dekade bukanlah langkah mudah. Perjalanan awalnya di Real Madrid pun tidak langsung berjalan mulus akibat cedera dan persaingan dengan Dani Carvajal maupun Federico Valverde yang kerap membantu di posisi bek kanan. Namun, dua laga terakhir memberi sinyal positif setelah ia dipercaya tampil penuh selama 90 menit.
Kemenangan atas Olympiacos memperlihatkan peningkatan signifikan dalam performa Alexander-Arnold, baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan. Dengan kemampuan distribusi yang semakin presisi dan kontribusi defensif yang solid, pemain berusia 27 tahun asal Inggris itu memberi harapan baru bagi struktur permainan Real Madrid.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Performa Menanjak Trent di Real Madrid: Distribusi Bola dan Kontribusi Defensif

Penampilan Alexander-Arnold mulai menunjukkan konsistensi sejak hasil imbang melawan Elche di La Liga. Dalam laga tersebut, ia menciptakan empat peluang, termasuk satu big chance, melakukan 91 sentuhan bola, dan hampir mencetak gol setelah sepakannya membentur mistar. Ia juga mencatatkan 4 dari 7 umpan panjang akurat. Meski performanya belum sempurna, itu merupakan modal penting dalam penampilan penuh pertamanya sejak Piala Dunia Antarklub.
Performa lebih impresif kembali terlihat saat menghadapi Olympiacos. Alexander-Arnold menyelesaikan 7 dari 7 umpan panjang akurat, termasuk satu umpan brilian yang ia lepaskan sesaat setelah mematahkan serangan lawan di sisi kiri pertahanan. Kemampuannya mengatur arah serangan memang tak pernah diragukan, tetapi yang mengejutkan justru kontribusinya dalam bertahan.
Dalam laga itu, ia tampil hampir sempurna secara defensif: memenangi 2 dari 2 tekel, melakukan satu sapuan, tiga blok tembakan, dan memenangi 3 dari 4 duel. Jika konsistensi ini mampu dipertahankan, Real Madrid jelas memiliki aset kelas dunia di sisi kanan pertahanan mereka.
Taktik Xabi Alonso untuk Maksimalkan Alexander-Arnold di Real Madrid

Pekerjaan rumah berikutnya berada di tangan Xabi Alonso. Alexander-Arnold bukan tipe pemain dengan mobilitas tinggi atau kecepatan eksplosif. Akan tetapi, ia bisa menjadi senjata andalan jika dikelilingi pemain dengan intensitas dan kapasitas fisik tinggi. Kehadiran Federico Valverde di sisi kanan lini tengah menjadi solusi ideal untuk menutup ruang dan mengimbangi kurangnya kecepatan bek kanan tersebut.
Di posisi bek tengah, Eder Militao merupakan tandem terbaik karena mobilitas dan kemampuannya menjaga area kanal (channel defending). Namun, masalah utamanya adalah ketersediaan sang pemain yang kerap terganggu cedera. Antonio Rudiger juga memiliki kualitas serupa, tetapi ia lebih sering berperan di sisi kiri pertahanan. Raul Asencio belum memiliki kualitas yang sama, sementara Dean Huijsen masih beradaptasi setelah tampil impresif bersama Bournemouth.
Jika Alonso mampu menciptakan sistem yang memadukan mobilitas Valverde dan kecepatan Militao di belakang Alexander-Arnold, potensi besar sang bek kanan akan terlihat sepenuhnya. Kemampuannya melepas umpan silang ke Jude Bellingham maupun bola panjang menuju Vinicius dan Mbappe adalah aset yang tidak boleh disia-siakan oleh Real Madrid.
Dengan fondasi taktikal yang tepat, Real Madrid dapat memaksimalkan kemampuan Alexander-Arnold dan menjadikannya komponen penting dalam perjalanan mereka musim ini.
Sumber: Sports Illustrated
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Mengapa Crystal Palace vs Man United Punya Jadwal Kick-off Tak Biasa? Fakta, Alasan, dan Dampaknya
- Chelsea vs Arsenal: 4 Pertanyaan Penting yang Harus Dicari Jawabannya oleh Maresca
- AC Milan Bidik Peluang Baru: Romano Ungkap Potensi Transfer Striker Borussia Dortmund
- AFC Setujui dengan Syarat: Laga AC Milan vs Como di Australia Semakin Dekat ke Kenyataan
- Kenan Yildiz Jadi Katalis Penting, tapi Kemenangan Juventus Tak Ditentukan Seorang Diri
- Mental Naik, Performa Terangkat: Juventus Mulai Menemukan Ritmenya
- Juventus Tanpa Vlahovic di Laga Kontra Bodo/Glimt: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
- This is Arsenal: Pemuncak Klasemen Premier League dan Liga Champions
- Bedah Keterpurukan Liverpool: Taktik Slot Terbaca, Mohamed Salah dan Virgil van Dijk Habis?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nico Paz Semakin Dekat ke Real Madrid meski Chelsea dan Tottenham Mengincar
Liga Spanyol 27 November 2025, 23:44
-
Xabi Alonso Temui Pemain Real Madrid untuk Redam Konflik
Liga Spanyol 27 November 2025, 23:29
LATEST UPDATE
-
Khvicha Kvaratskhelia Selalu Tampil Berbeda di Liga Champions Bersama PSG
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:58
-
Joao Pedro Jadi Andalan Chelsea Dalam Duel Kontra PSG di Liga Champions
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:39
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Bali United 12 Maret 2025
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 21:27
-
Iran Pastikan Tak Ikut Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Maret 2026, 21:24
-
Live Streaming Leverkusen vs Arsenal - Link Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:02
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 11 Maret 2026, 21:00
-
Prediksi Dewa United vs Manila Digger 12 Maret 2025
Bola Indonesia 11 Maret 2026, 20:58
-
Live Streaming PSG vs Chelsea - Link Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 11 Maret 2026, 20:52
-
Live Streaming Madrid vs Man City - Link Nonton Liga Champions di Vidio
Liga Champions 11 Maret 2026, 20:48
-
Tempat Menonton Bayer Leverkusen vs Arsenal di Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 11 Maret 2026, 20:00
-
Igor Tudor Belum Dipecat Tottenham Meski Dipermalukan Atletico Madrid
Liga Champions 11 Maret 2026, 19:32
LATEST EDITORIAL
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54
-
11 Pemain yang Pernah Membela PSG dan Chelsea, Ada Legenda Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:44
-
5 Pelatih dengan Kartu Merah Terbanyak, Jose Mourinho Jauh di Puncak
Editorial 10 Maret 2026, 20:41























KOMENTAR