
Bola.net - Liverpool baru saja menelan kekalahan yang sangat menyakitkan di ajang Liga Champions. Mereka dihajar 1-4 oleh PSV Eindhoven. Pertandingan yang berlangsung di Anfield pada matchday kelima fase liga ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Arne Slot.
Hasil minor ini memperpanjang rentetan hasil buruk The Reds, yang kini mencatat tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi. Dalam tiga laga tersebut, gawang Liverpool kebobolan total 10 gol, sementara mereka hanya mampu mencetak satu gol.
Kekalahan dari PSV ini memicu banyak pertanyaan tentang kondisi tim, taktik pelatih Arne Slot, serta performa para pemain kunci. Situasi ini menempatkan Liverpool dalam titik nadir yang mengkhawatirkan di tengah musim kompetisi.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Liverpool dan Rentetan Hasil Buruk yang Mengkhawatirkan

Kekalahan telak 1-4 dari PSV menambah daftar panjang hasil minor yang dialami Liverpool musim ini. The Reds kini mencatat tiga kekalahan beruntun di semua ajang, sebuah statistik yang sangat mengkhawatirkan bagi tim sekelas Liverpool.
Sebelumnya, mereka takluk 0-3 dari Manchester City dan Nottingham Forest di Premier League, menunjukkan kerapuhan yang konsisten. Dalam tiga laga ini, gawang Liverpool kebobolan 10 kali, sementara lini serang hanya mencetak satu gol balasan melalui Dominik Szoboszlai saat melawan PSV.
Performa Liverpool semakin mengkhawatirkan jika melihat 12 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Dari periode tersebut, Liverpool hanya mampu meraih tiga kemenangan, sementara sembilan laga lainnya berakhir dengan kekalahan yang menyakitkan.
Data ini menunjukkan inkonsistensi parah yang dialami tim asuhan Arne Slot, yang membuat posisi mereka di Liga Champions dan Premier League menjadi tidak aman. Keterpurukan ini membutuhkan evaluasi mendalam dari seluruh elemen tim.
Taktik Slot Terbaca dan Kerapuhan Lini Pertahanan Liverpool

Taktik yang diterapkan oleh pelatih Arne Slot di Liverpool tampaknya sudah mulai terbaca dengan baik oleh tim lawan. Hal ini terlihat jelas dari mudahnya lawan membongkar pertahanan The Reds dan menciptakan banyak peluang berbahaya.
Barisan pertahanan Liverpool, yang dipimpin oleh kapten Virgil van Dijk, kini terlihat rapuh dan jauh dari performa tangguh musim-musim sebelumnya. Kerapuhan ini menjadi salah satu faktor utama banyaknya gol yang bersarang di gawang mereka dalam beberapa pertandingan terakhir.
Lini ofensif Liverpool juga mengalami ketumpulan yang signifikan, meskipun telah kedatangan pemain baru seperti Florian Wirtz, Hugo Ekitike, dan Alexander Isak. Mohamed Salah, yang musim sebelumnya tampil sangat produktif (34 gol dan 23 assist dalam 52 laga), kini baru menyumbang 5 gol dan 3 assist dari 18 laga musim ini.
Kepergian Trent Alexander-Arnold ke Real Madrid juga berdampak signifikan pada kemampuan Liverpool membangun serangan dari lini belakang. Tanpa kehadirannya, tim kehilangan pengatur tempo permainan yang krusial dari sektor pertahanan.
Performa Individu dan Prediktabilitas Tim Liverpool

Performa individu beberapa pemain kunci Liverpool juga menjadi perhatian khusus di tengah krisis ini. Virgil van Dijk, sang kapten, menunjukkan performa yang jauh di bawah standar, bahkan melakukan handball konyol dalam pertandingan Liverpool vs PSV.
Aksi Van Dijk tersebut bukan hanya kesalahan teknis, tetapi juga cerminan hilangnya fokus dan disiplin dalam tim. Ia bahkan sempat memprotes wasit dengan arogan setelah penalti diberikan, menunjukkan frustrasi yang tinggi.
Mohamed Salah juga dikritik karena enggan turun membantu pertahanan, terutama di sisi kanan, yang menjadi titik lemah Liverpool. Pemain lawan dengan mudah melewati area tersebut, mengekspos kerapuhan lini belakang yang tidak terlindungi secara optimal.
Berikut adalah rincian 12 laga terakhir Liverpool di semua kompetisi, yang menunjukkan pola kekalahan yang mencolok:
- 27/09/25: Crystal Palace 2-1 Liverpool
- 01/10/25: Galatasaray 1-0 Liverpool
- 04/10/25: Chelsea 2-1 Liverpool
- 19/10/25: Liverpool 1-2 Manchester United
- 23/10/25: Eintracht Frankfurt 1-5 Liverpool
- 26/10/25: Brentford 3-2 Liverpool
- 30/10/25: Liverpool 0-3 Crystal Palace
- 02/11/25: Liverpool 2-0 Aston Villa
- 05/11/25: Liverpool 1-0 Real Madrid
- 09/11/25: Manchester City 3-0 Liverpool
- 22/11/25: Liverpool 0-3 Nottingham Forest
- 27/11/25: Liverpool 1-4 PSV Eindhoven
Secara keseluruhan, Liverpool kini menjadi tim yang sangat mudah ditebak dan kalah tenaga di hampir setiap pertandingan, membuat mereka kesulitan bersaing. Masalah ini kemungkinan besar baru bisa diperbaiki secara signifikan pada jendela transfer Januari mendatang.
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Ada Apa dengan Liverpool?
- Deretan Rekor Memalukan yang Ditorehkan Liverpool Saat Kalah dari PSV Eindhoven
- Liverpool Dibikin Malu PSV, Netizen Terpecah Soal Arne Slot: In Atau out?
- Anfield Runtuh! Rekor Memalukan Sejak 1953, Liverpool Dibantai PSV, Arne Slot Buat Pengakuan Menyakitkan
- Rapor Pemain Liverpool Usai Dipermalukan PSV: Szoboszlai Cahaya The Reds, Virgil van Dijk Goyah, Kerkez Kacau
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Temui Pemain Real Madrid untuk Redam Konflik
Liga Spanyol 27 November 2025, 23:29
-
Liverpool Terpuruk: Sembilan Kekalahan dalam 12 Laga Terakhir
Liga Inggris 27 November 2025, 20:21
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
-
Skuad Italia Era Kedua Roberto Mancini: 9 Pemain Baru Masuk Daftar
Piala Eropa 19 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Brighton vs Arsenal 19 September 2026
Liga Inggris 19 September 2026, 19:26
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

























KOMENTAR