Bola.net - - Kiprah AS Roma di Liga Champions kandas pada babak semifinal dan tersingkir di tangan wakil Inggris, Liverpool. Bagi sang pemain, Cengiz Under, kegagalan Giallorossi mencapai final diakibatkan oleh keputusan-keputusan sang wasit di leg kedua.
Di leg pertama, skuat asuhan Eusebio Di Francesco tersebut tumbang dengan skor telak 2-5. Namun, Roma berhasil kembali membuat kejutan dan nyaris lolos jika saja mereka bisa menang dengan margin skor yang lebih besar di leg kedua.
Laga leg kedua sendiri menuai banyak kontroversi, di mana Roma diklaim bisa mendapatkan dua penalti. Sayangnya, wasit hanya menghadiahkan satu penalti di menit-menit akhir dan sukses dieksekusi oleh Radja Nainggolan.
Usai laga, James Pallotta selaku presiden Roma melayangkan kritikan pedas terkait insiden tersebut. Pada kesempatan kali ini, Cengiz Under pun menyatakan bahwa kegagalan klubnya mencapai final karena keputusan wasit.
"Di Roma, ada dua penalti yang seharusnya diberikan kepada kami. Saya tidak ingin mengkritik wasit, saya masih berumur 20 tahun, tapi itulah kebenarannya," ujar Under kepada beIN Sports Turki.
"Saya bisa saja berada di Kiev hari ini. Mereka mengambil semuanya dari kami. Itu opini saya," pungkas sang pemain.
Pada Liga Champions kali ini, Roma berhasil menyita perhatian publik karena mampu menyingkirkan Barcelona dengan dramatis. Walau kalah 1-4 di leg pertama, mereka mampu membalasnya dengan skor 3-0 pada pertemuan kedua.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jelang Final, Sergio Ramos Beri Sindiran ke Barca
Liga Spanyol 23 Mei 2018, 23:33
-
Karius Tak Setuju Bila Salah Disebut Selevel Ronaldo
Liga Champions 23 Mei 2018, 22:24
-
Kiper Real Madrid Tak Merasa Jadi Favorit di Final
Liga Champions 23 Mei 2018, 21:06
-
Liverpool vs Real Madrid, Klopp Diyakini Tak Akan Ubah Taktiknya
Liga Champions 23 Mei 2018, 17:44
-
Sudah Tidak Terlalu Jago, Liverpool Tak Perlu Takut Ronaldo
Liga Champions 23 Mei 2018, 16:00
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR