Bola.net - - Pertandingan leg pertama Liga Champions mempertemukan dua rival dari kota madrid; Real Madrid melawan Atletico Madrid. Pertandingan ini dilangsungkan di Estadio Santiago Bernabeu pada hari Rabu .
Real Madrid bisa meraih kemenangan dalam El Derby Madrileno ini dengan skor 3-0. Semua gol Madrid dicetak oleh Cristiano Ronaldo, masing-masing pada menit ke-10, 73, dan 86.
Seperti biasa, pertandingan derby kota Madrid selalu berjalan relatif panas dan dibumbui berbagai insiden. Selalu muncul perdebatan setelah pertandingan usai mengenai beberapa topik, meski tidak sepanas laga El Clasico.
Berikut adalah beberapa insiden yang terjadi dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Champions antara Real Madrid melawan Atletico Madrid.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Intimidasi Tuan Rumah
Atletico Madrid disambut dengan intimidasi dan psywar keras di Santiago Bernabeu. Banner yang dibentangkan para pendukung Los Blancos sepertinya memang sengaja ditujukan untuk melemahkan mental tanding para pemain tim tamu.
Di satu sisi, Madridista membentangkan gambar trofi Liga Champions dengan tulisn Lisbon dan Milan. Madrid memang mengalahkan Atletico di partai final Liga Champions di dua tempat itu pada 2014 dan 2016. Di samping gambar itu, ada pertanyaan bernada ejekan yang berbunyi: 'Katakan bagaimana rasanya?'
Dukungan besar serta intimidasi terhadap lawan ini nampaknya berbuah manis. Madrid sukses menang tiga gol tanpa balas.
Ronaldo Offside Sebelum Gol Pertama?
Ada perdebatan mengenai apakah gol pertama Cristiano Ronaldo harusnya dianulir. Ronaldo terindikasi berada dalam posisi offside dalam prses penciptaan gol pada menit ke-10 itu.
Sergio Ramos melepas umpan silang yang dimentahkan para pemain Atleti. Saat Ramos mengirim umpan Ronaldo sudah berada dalam posisi offside. Meski demikian, Ronaldo terlihat pasif dan tidak berusaha mengejar bola dan malah menjauh dari gawang. Artinya, tim wasit mengartikan positioning Ronaldo itu tidak offside.
Saat crossing kedua dilepaskan, kali ini oleh Casemiro, Ronaldo berada dalam posisi onside dan menanduk bola masuk ke gawang Jan Oblak. Bagaimana menurut Bolaneters?
Casemiro Berdarah Disikut Godin
Atletico Madrid mendapatkan tendangan pojok yang dieksekusi oleh Koke. Bek Atleti, Diego Godin juga turut maju untuk mencoba membantu timnya mencetak gol.
Dalam duel bola udara, Casemiro berada di antara Diego Godin dan Sergio Ramos. Godin sepertinya menyikut mulut Casemiro dalam duel itu. Casemiro pun terkapar dengan mulut berdarah.
Tim medis Madrid harus berlari ke lapangan untuk memberikan perawatan kepada Casemiro yang untungnya mampu melanjutkan pertandingan.
Sergio Ramos Sikut Lucas
Sergio Ramos kembali menunjukkan sisi kasarnya dalam pertandingan ini. Seperti insiden Casemiro, hal ini juga terjadi dalam situasi tendangan sudut.
Madrid mendapatkan tendangan sudut setelah Lucas hernandez membuang bola. Toni Kroos menjadi eksekutor tendangan itu. Saat berusaha menjangkau bola, sikut Ramos menghantam kepala Lucas Hernandez dari belakang.
Wasit Martin Atkinson sepertinya tidak melihat insiden ini dan ramos pun aman dari hukuman.
Isco Harusnya Dapat Kartu Kuning Kedua?
Isco mendapatkan kartu kuning pada menit ke-48 karena pelanggaran keras terhadap Lucas Hernandez. Namun kartu kuning itu sepertinya tidak menbuat isco bermain lebih hati-hati.
Pada menit ke-64, Isco melakukan pelanggaran keras terhadap Koke di lini tengah. Isco melakukan tekel keras tanpa mendapatkan bola sama sekali. Isco sepertinya ingin menghalangi tendangan Koke dengan kaki kanannya. Namun kaki kiri isco kemudian menyapu Koke hingga terjatuh.
Lutut Isco menghantam bagian belakang betis Koke namun wasit hanya memberikan advantage kepada Atletico tanpa kartu kuning untuk Isco.
Loyalitas Tanpa Batas Suporter Atleti
Dukungan total ditunjukkan oleh para pendukung Atletico Madrid. Meski tim mereka tidak mengalami kekalahan yang cukup telak, namun mereka tetap memberikan support yang besar.
Terkumpul di tribun away, para pendukung Atleti tetap berada di lapangan lama setelah laga usai. Mereka terus menyanyikan anthem Atleti sebagai bentuk loyalitas kepada timnya.
Saat seluruh fans tuan rumah sudah pergi, para pendukung sang rival justru menguasai stadion.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
400 Gol di Madrid, Ronaldo: Kerja Tim dan Dukungan Fans
Liga Spanyol 3 Mei 2017, 23:08
-
McManaman: Pakai Sandal Sekalipun Kroos Tetap Hebat
Liga Champions 3 Mei 2017, 22:28
-
Lirola: Juve Bisa Lumpuhkan Real Madrid di Final UCL
Liga Champions 3 Mei 2017, 21:44
-
Sergio Ramos Puji Rotasi Pemain Zidane
Liga Champions 3 Mei 2017, 20:32
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR