
Bola.net - - Liverpool harus menelan kekalahan telak dalam laga leg pertama kontra Barcelona di babak semi-final Liga Champions, Kamis (2/5) dini hari kemarin. Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menyebut nama Virgil van Dijk sebagai biang keladinya.
Belum lama ini, Van Dijk mendapatkan banyak pujian dari berbagai kalangan setelah dinobatkan sebagai pemenang PFA Player of the Year. Bek asal Belanda itu disebut memegang peran penting dalam kebangkitan Liverpool di musim ini.
Sayangnya, ia tak bisa berbuat banyak saat Liverpool melawat ke markas Barcelona. Van Dijk tak mampu membendung permainan menyerang dari Lionel Messi dkk hingga membuat timnya kalah dengan skor telak 0-3.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Salah Virgil van Dijk
Alhasil, mantan pemain Southampton tersebut mendapatkan kritikan. Salah satunya datang dari Arsene Wenger yang pernah menjadi pelatih Arsenal hingga musim lalu. Di matanya, Van Dijk melakukan kesalahan besar dengan membiarkan penyerang Barcelona, Luis Suarez, bebas.
"Ini sangat menarik karena Virgil van Dijk [biasanya] menutup celah, tapi dia seharusnya menjaga Suarez untuk menutup celah gol. Dari seorang bek tengah dengan kualitas seperti itu... dia membiarkannya pergi," tutur Wenger kepada beIN Sports.
"Permulaan posisinya tidaklah buruk, tapi dia menolak untuk memberi respon. Itu adalah gol yang hebat karena umpan silangnya fantastis. Untuk seorang pencetak gol, itu ideal. Sebuah sepak bola yang luar biasa," lanjutnya.
Liverpool Lebih Unggul
Lebih lanjut, dalam pandangan Wenger, Liverpool sejatinya lebih unggul dari Barcelona walaupun mereka kalah dengan skor telak. Tetapi, alasan mengapa Barcelona menang menurutnya adalah efektivitas saat berada di depan gawang.
"Secara fisik, mereka [Liverpool] lebih kuat dari Barcelona, terutama dari segi kecepatan," tambah Wenger.
"Barcelona membuat dua atau tiga kartu kuning karena mereka tak bisa berlari dengan pemain Liverpool. Tapi saat mereka mencapai lini terakhir, Barca punya kualitas itu. Satu kesempatan, satu gol," tutupnya.
Tiga Gol Barcelona
Dari ketiga gol yang didapatkan Barcelona, dua di antaranya dicetak oleh Lionel Messi pada babak kedua. Sedangkan satu gol sisanya yang merupakan gol pembuka diciptakan oleh penyerang lainnya, yakni Luis Suarez.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Barcelona: Messi Akan Selamanya Bersama Barcelona
Liga Spanyol 3 Mei 2019, 19:00
-
Ini Alasan Klopp Mainkan Wijnaldum Sebagai Penyerang Lawan Barca
Liga Inggris 3 Mei 2019, 17:47
-
Andrew Robertson: Mau Bagaimana Lagi, Messi Memang Beda Kelas!
Liga Champions 3 Mei 2019, 17:20
-
Klopp Pastikan Musim Naby Keita Berakhir
Liga Inggris 3 Mei 2019, 17:06
-
Data dan Fakta La Liga: Celta Vigo vs Barcelona
Liga Spanyol 3 Mei 2019, 15:32
LATEST UPDATE
-
Ini PR Disiplin Chelsea yang Harus Dilihat Oleh Pelatih Baru Liam Rosenior
Liga Inggris 8 Januari 2026, 19:57
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
-
Arsenal vs Liverpool: Ibarat Misi Mustahil untuk The Reds
Liga Inggris 8 Januari 2026, 17:28
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR