Bola.net - Sepakbola seperti kurang lengkap tanpa adanya tekel-tekel dalam perebutan bola. Adanya tekel membuat drama tersendiri bagi sepakbola di era modern ini.
Dan English Premier League membuktikan bagaimana setiap laga mereka selalu menghadirkan cerita menarik dan penuh ketegangan. Adanya tekel menjadi salah satu sesi paling dinanti oleh penggemar. Itulah mengapa liga ini disebut-sebut sebagai liga terkeras di dunia.
Berikut 10 raja tekel Premier League yang menjadi tukang jegal timnya untuk menghentikan laju pemain lawan. (ts/dzi)
Lucas Leiva

Klub: Liverpool
Tekel: 4.4 tekel tiap pertandingan
Steve Sidwell

Klub: Fulham
Tekel: 3.25 tekel tiap pertandingan
Claudio Yacob

Klub: West Bromwich
Tekel: 3.19 tekel tiap pertandingan
Geoff Cameron

Klub: Stoke City
tekel: 3.15 tekel tiap pertandingan
Morgan Schneiderlin

Klub: Southampton
Tekel: 3.11 tekel tiap pertandingan
Mohamed Diame

Klub: West Ham
Tekel: 3.10 tekel tiap pertandingan
Ramires

Klub: Chelsea
Tekel: 3.09 tekel tiap pertandingan
Pablo Zabaleta

Klub: Manchester City
Tekel: 2.91 tekel tiap pertandingan
Craig Gardner

Klub: Sunderland
Tekel: 2.53 tekel tiap pertandingan
Robert Snodgrass

Klub: Norwich
Tekel: 2.45 tekel tiap pertandingan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bocoran Jersey: Away dan Ketiga Chelsea 2013/14
Open Play 3 Mei 2013, 23:02
-
RVP dan Benitez Terbaik Bulan April
Liga Inggris 3 Mei 2013, 21:52
-
Mourinho: Saya Tak Perlu Beri Penjelasan Jika Pergi
Liga Spanyol 3 Mei 2013, 21:37
-
Barca Tawar David Luiz 40 Juta Pound?
Liga Champions 3 Mei 2013, 21:05
-
Editorial 3 Mei 2013, 20:43

LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25





















KOMENTAR