Bola.net - Sebelum mengalami cedera pada musim 2018-1919, Joe Gomez terlihat sebagai pemain yang sangat cakap di jantung pertahanan Liverpool. Ia berada di jalur yang tepat untuk membentuk duet yang tangguh bersama Virgil van Dijk.
Duet keduanya di jantung pertahanan Liverpool terlihat sulit ditembus. Dalam beberapa pertandingan, Gomez bahkan terlihat lebih baik daripada Van Dijk.
Namun, Gomez menderita cedera melawan Burnley yang membuatnya absen hampir sepanjang musim. Dia sudah melakukan comeback dalam beberapa pertandingan terakhir musim ini tetapi belum mampu menggeser Joel Matip.
Penampilan luar biasa yang ditunjukkan Joel Matip membuat Jurgen Klopp enggan mencoretnya. Selain itu, Gomez masih butuh waktu untuk kembali ke kondisi terbaiknya setelah menepi cukup lama.
Pada musim ini, Klopp lebih memilih Dejan Lovren untuk menggantikan Matip di Premier League sejak pemain Kamerun itu cedera. Sementara itu, Gomez bermain secara teratur di Piala Liga dan Liga Champions dan masuk starting XI di Community Shield dan final Piala Super Eropa.
Mantan pemain Charlton itu sudah hampir kembali ke permainan terbaiknya. Berikut adalah tiga alasan mengapa Gomez adalah masa depan pertahanan Liverpool seperti dilansir Sportskeeda.
Belajar dari Yang Terbaik

Sudah bukan rahasia lagi kalau pemain muda di dalam tim selalu membutuhkan pemain senior sebagai panutan. Hal itu bisa membantu perkembangan karier mereka.
Dalam kasus Gomez, dia punya kesempatan untuk bermain bersama dan belajar dari bek terbaik di dunia dan Pemain Terbaik UEFA saat ini. Dia juga punya kesempatan untuk belajar dari pengalaman pemain-pemain seperti Matip dan Lovren.
Bermain bersama bek sekaliber Virgil van Dijk adalah pengalaman yang luar biasa dan sangat diinginkan banyak bek di dunia. Gomez pasti akan mendapat manfaat besar dengan belajar dari para pemain belakang yang ada di Liverpool.
Kecepatan

Di era sepak bola modern, bek tengah tidak hanya dituntut untuk punya fisik yang besar dan kuat untuk menghentikan pemain lawan. Namun, mereka juga harus punya kecepatan.
Ini karena banyak tim lebih memilih untuk menerapkan garis pertahanan yang tinggi dan dengan bek sayap iktu maju ke depan. Bek tengah dituntut untuk mempertahankan area lapangan yang luas juga.
Di Liverpool, Virgil van Dijk sangat cepat dan juga mencatatkan kecepatan sprint tertinggi di Liga Champions 2018-19 melawan Barcelona. Tidak diragukan lagi, Gomez juga punya kecepatan dan sudah berulangkali menunjukkannya, terutama dalam pertandingan Liga Champions melawan Red Star Belgrade musim lalu.
Usia

Joe Gomez sudah memainkan 76 pertandingan untuk Liverpool, 24 pertandingan untuk Charlton Athletic dan mencatatkan 7 caps untuk timnas Inggris. Namun, banyak yang tidak tahu kalau dia baru berusia 22 tahun.
Tahun terbaik seorang bek bisa dibilang antara 26-32 tahun. Karena itu, Gomez masih punya empat tahun lagi mengatasi kekurangan dalam permainannya dan menjadi bek yang sempurna sebelum masa jayanya.
Joel Matip dan Virgil van Dijk berusia 28 tahun dan Dejan Lovren sudah memasuki 30 tahun. Hal itu membuat Gomez punya peluang yang bagus untuk masuk secara perlahan ke jantung pertahanan Liverpool.
Mantan pemain Charlton itu adalah pemain muda yang bagus dengan masa depan cerah di depannya. Dengan kemampuannya yang luar biasa, Gomez bisa meraih kesuksesan besar bersama Liverpool.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool vs Manchester City, Klopp Yakin Ederson Masih Bisa Merumput
Liga Inggris 7 November 2019, 23:15
-
Kepa Tak Ingin Biarkan Liverpool dan Man City Mendominasi EPL Dengan Tenang
Liga Inggris 7 November 2019, 22:23
-
Liverpool Siap Perang Lawan Real Madrid Demi Boyong Kylian Mbappe
Liga Inggris 7 November 2019, 20:24
-
3 Sebab Liverpool Bakal Tumbangkan Manchester City Akhir Pekan Ini
Editorial 7 November 2019, 16:25
-
Liverpool vs Manchester City: Seberapa Militan Kamu?
Liga Inggris 7 November 2019, 16:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR