
Bola.net - Sebuah sindiran dilontarkan Rayan Cherki kepada Timnas Paraguay. Pemain Timnas Prancis itu tidak habis pikir bagaimana permainan kasar La Albirroja sama sekali tidak mendapatkan ganjaran.
Sindiran itu disampaikan Cherki setelah pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Paraguay vs Prancis. Les Bleus keluar sebagai pemenang laga ini berkat gol penalti Kylian Mbappe di babak kedua.
Sepanjang laga, Prancis memang dibuat frustrasi oleh Paraguay. Ini disebabkan La Albirroja bermain dengan keras, di mana mereka kerap membuat pelanggaran kepada para penggawa Prancis.
Cherki sendiri sangat tidak menyukai permainan kotor Paraguay di laga tersebut. Ia juga heran mengapa wasit tidak menghukum para pemain Paraguay atas permainan kasar mereka.
Simak penuturan lengkap Cherki di bawah ini.
Gampang Buat Pelanggaran

Dalam wawancaranya seusai laga, Cherki secara terbuka menyindir permainan kasar yang diperagakan Timnas Paraguay di laga ini.
Ia juga tidak habis pikir mengapa Paraguay bisa lolos dari hukuman dengan permainan sekasar tersebut, di mana wasit tidak memberikan satupun kartu kepada pemain La Albirroja padahal pelanggaran yang mereka buat seabrek.
"Saya tidak tahu Paraguay boleh membuat 30 pelanggaran tanpa mendapatkan satu-pun kartu kuning," buka Cherki.
Prancis Berikan Segalanya

Lebih lanjut, Cherki memuji perjuangan Timnas Prancis di laga melawan Paraguay. Karena menurutnya, tidak mudah untuk menghadapi tim yang kasar seperti yang diperagakan La Albirroja.
Cherki menilai para pemain Timnas Prancis mengerahkan segala yang mereka punya untuk memenangkan laga ini dan mereka memetik hasilnya dengna manis.
"Hari ini kami menunjukkan siapa saja yang siap maju berperang bersama kami. Kami juga menunjukkan bahwa kami siap berperang melawan siapapun," pungkasnya.
Laga Berikutnya

Usai menumbangkan Paraguay di babak 16 besar, Timnas Prancis ditunggu sebuah laga berat di babak perempat final Piala Dunia 2026.
Demi lolos ke babak semifinal, mereka harus menghadapi salah satu tim terkuat di Afrika saat ini, Maroko, di mana Singa Atlas berhasil mengalahkan Kanada dengan skor 3-0 untuk bisa lolos ke perempat final.
Sumber: Fabrizio Romano
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Amerika Serikat, Hari Kemerdekaan, dan Misi Menaklukkan Belgia
Piala Dunia 5 Juli 2026, 23:53
-
Spanyol, Portugal, dan Rivalitas yang Selalu Membakar Semangat
Piala Dunia 5 Juli 2026, 22:55
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR