Bola.net - Bola.net - PSG mungkin tidak ingin menjual Kylian Mbappe dalam waktu dekat. Namun ada rumor yang mengatakan bahwa sang pemain akan menuju Real Madrid pada musim panas mendatang.
Madrid bukannya tanpa alasan sangat menginginkan Mbappe. Penyerang berusia 20 tahun itu sudah tampil mengesankan baik bersama klubnya maupun timnas Prancis.
Jika rumor itu benar, maka ini akan menjadi langkah besar bagi kedua belah pihak. Los Blancos bisa dipastikan akan memecahkan rekor transfer dunia lagi.
Andai pindah ke Madrid, Mbappe bisa menjadi pemain termahal dunia yang baru menggantikan rekan setimnya Neymar. Kedatangan Mbappe mungkin akan menjadi era baru Los Galacticos di Santiago Bernabeu.
Mendatangkan Mbappe ke Spanyol tentu saja bukannya tanpa resiko karena ia baru berusia 20 tahun. Namun, sang pemain bisa menjadi pembelian yang bagus untuk Los Blancos.
Berikut ini tiga alasan mengapa Kylian Mbappe harus pindah ke Real Madrid seperti dilansir Sportskeeda.
Sudah Taklukkan Ligue 1

PSG mungkin merupakan salah satu klub terkaya dan terkuat di Eropa. Namun, divisi teratas Prancis - Ligue 1 - masih kurang kompetitif jika dibandingkan dengan liga terbesar dan terbaik Eropa - Premier League, La Liga dan Bundesliga.
Selain AS Monaco yang tampil brilian pada musim 2016/17, PSG sudah mendominasi Ligue 1 sejak diakuisisi Qatar Sports Investments pimpinan Nasser Al-Khelaifi dengan memenangkan gelar liga sebanyak lima kali dalam enam musim terakhir.
Dengan Mbappe, serta para pemain luar biasa lainnya seperti Neymar, Edinson Cavani, Thiago Silva dan Gianluigi Buffon, PSG menjadi tim yang sangat kuat di Prancis. Itu juga ditunjukkan pada statistik Mbappe musim ini.
Penyerang Perancis itu sudah mencetak 26 gol dan membuat 6 assist hanya dalam 23 pertandingan sejauh ini dan punya rating sebesar 8,06 menurut WhoScored. Mbappe adalah pemain yang hebat tetapi dia bisa jauh lebih dari itu.
Pindah ke Real Madrid akan menguji kemampuannya di liga terbaik di dunia. Tim-tim top Spanyol sudah mendominasi kompetisi Eropa selama satu dekade terakhir. Bersaing dengan tim-tim seperti Barcelona, Atletico Madrid atau Sevilla bisa mengembangkan kemampuan Mbappe.
Bekerja Sama dengan Zidane

Mbappe pernah mengatakan bahwa Zinedine Zidane adalah idolanya. Kebetulan legenda asal Prancis itu sekarang sudah kembali menjadi pelatih Real Madrid.
Kurang dari setahun setelah meninggalkan Santiago Bernabeu, Zidane akhirnya kembali ke klub. Meski belum terbukti bisa mengembangkan pemain seperti Josep Guardiola, Zidane punya prestasi yang bagus setelah memenangkan Liga Champions tiga musim secara beruntun
Superstar Prancis seperti Mbappe pasti tidak akan menolak kesempatan untuk bekerja di bawah Zidane. Kombinasi Zidane dengan Mbappe pasti akan membuat Real Madrid kembali berjaya di Eropa.
Lepas dari Bayang-Bayang Neymar

Dengan asumsi Real Madrid tidak akan merekrut Neymar dan Mbappe, kepindahan striker Prancis ke Santiago Bernabeu akan menjadi langkah yang cerdas. Itu akan menjauhkannya dari politik yang muncul di antara mereka dan memungkinkan Mbappe untuk menjadi pemain terbaik di dunia dengan caranya sendiri.
Hubungan Neymar dengan Mbappe masih berjalan sangat baik. Namun, ada laporan yang mengatakan bahwa Neymar tidak senang dengan kemunculan Mbappe dan ingin menjadi bintang utama PSG.
Saat ini Real Madrid tidak punya bintang utama setelah Cristiano Ronaldo meninggalkan klub. Gareth Bale mungkin akan hengkang juga dan Karim Benzema sudah melewati masa jayanya.
Dengan pindah ke Madrid, Mbappe akan langsung menjadi ikon baru Los Blancos. Dan dia akhirnya akan keluar dari bayang-bayang Neymar, dan sebaliknya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
MU Pede Pertahankan Ander Herrera
Liga Inggris 28 Maret 2019, 16:00
-
Tolak Madrid, Ini Alasan Mbappe Bertahan di PSG
Liga Eropa Lain 28 Maret 2019, 14:30
-
3 Alasan Kylian Mbappe Harus Pindah ke Real Madrid
Editorial 28 Maret 2019, 14:14
-
Disebut akan Gabung PSG, Begini Komentar Ander Herrera
Liga Inggris 27 Maret 2019, 16:20
-
Selangkah Lagi ke PSG, Ander Herrera Cari Rumah di Paris?
Liga Inggris 27 Maret 2019, 12:21
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58























KOMENTAR