
Bola.net - Luka Jovic seharusnya bertindak sebagai pengganti Karim Benzema dan mencetak banyak gol. Namun, sang pemain justru menjadi penghangat bangku cadangan Real Madrid.
Setelah start yang lambat di Bundesliga, Jovic mencetak 27 gol dalam 48 penampilan kompetitif. Reputasinya melambung tinggi sepanjang musim dan Eintracht Frankfurt memutuskan untuk mengambil keuntungan dari sang pemain di bursa transfer.
Frankfurt kemudian melepas Jovic ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas kemarin. Pemain berusia 22 tahun itu membuat Los Blancos mengeluarkan uang sebesar 60 juta euro.
Klub Jerman itu menghasilkan keuntungan sebesar 53 juta euro dari penjualan Jovic. Padahal, sang pemain dulunya direkut dari Benfica cuma seharga 7 juta euro.
Jovic diharapkan bisa mencetak banyak gol ketika Benzema melempem di atas lapangan. Namun, penampilan Jovic sejauh ini justru sangat jauh dari harapan.
Berikut ini tiga alasan mengapa Luka Jovic gagal di Real Madrid seperti dilansir Ronaldo.com.
Menit di Lapangan

Seorang pemain membutuhkan waktu di lapangan untuk membuat dampak. Namun dalam kasus Jovic, kebugaran pemain adalah metrik yang tidak dipertimbangkan Zinedine Zidane dalam perkembangannya.
Dengan tiga perempat musim berlalu, pemain depan asal Serbia itu hanya berhasil berlari selama 770 menit. Ini adalah seperlima dari apa yang ditorehkannya pada akhir musim lalu.
Penampilan Tidak Teratur

Inilah yang harus dihadapi Luka Jovic di Santiago Bernabeu. Mantan pemain Red Star Belgrade ini sudah membuat 24 penampilan untuk Real Madrid, tetapi sering kali terjadi di akhir pertandingan.
Pemain perlu menit reguler untuk memberikan dampak di lapangan. Sesuatu yang belum didapat Jovic pada musim ini.
Musim menjadi kemunduran dalam perkembangan Jovic sebagai pemain tetapi hal itu pasti akan membuatnya dewasa.
Nilai Transfernya

Jovic datang ke Real Madrid dengan nilai transfer yang cukup besar. Hal itu tentu saja akan menambah tekanan di pundak sang pemain. Jovic harus melipatgandakan usahanya agar bisa membenarkan nilai transfernya.
Ini adalah alasan mengapa banyak bintang yang sudah mapan gagal memenuhi harapan di ibukota Spanyol. Bahkan Eden Hazard mengalami kesulitan untuk bersinar.
Jovic seharusnya tidak menganggap musim pertamanya bersama Real Madrid sebagai kegagalan tetapi sebagai kekecewaan dalam skema yang lebih besar. Pada usia 22 tahun, Jovic masih memiliki banyak waktu untuk menjadi bintang di Real Madrid.
Sumber: Ronaldo.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dua Alasan Ini Buat MU Semakin Pede Pertahankan Paul Pogba
Liga Inggris 26 Maret 2020, 19:20
-
Striker Flop Real Madrid Masuk Daftar Belanja Chelsea?
Liga Inggris 26 Maret 2020, 18:40
-
13 Momen Terbaik Sepak Bola Sebelum Virus Corona Lumpuhkan Segalanya
Liga Champions 26 Maret 2020, 15:20
-
3 Alasan Luka Jovic Gagal di Real Madrid
Editorial 26 Maret 2020, 15:12
LATEST UPDATE
-
Manchester United Diprediksi Bawa Pulang 3 Poin dari Kandang Hull City
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:45
-
Manchester City Masih Minati Enzo Fernandez, Chelsea Tak Bergeming!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:30
-
Arsenal Tutup Pintu untuk Real Madrid, Martin Zubimendi Tak Akan Dijual
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:24
-
Yan Diomande: Saya Terbebani Label Harga di Madrid? Ngapain!
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 20:15
-
Michael Carrick Pastikan MU Belum Berhenti Belanja Pemain Baru!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:00
-
Youri Tielemans Dinilai Belum Layak Main untuk Manchester United
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:48
-
Carlos Baleba Dikabarkan Merapat ke MU, Begini Kata Pihak Brighton
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:45
-
Liverpool Ingin Adam Wharton, Crystal Palace: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


















KOMENTAR