Bola.net - Bola.net - Memphis Depay adalah salah satu prospek paling cemerlang di Eropa saat ini. Pada usia 24 tahun, dia sudah menjadi pemain favorit penggemar untuk Belanda dan tentu saja menjadi pemain masa depan mereka.
Di Lyon, duetnya dengan Fekir sangat luar biasa. Sebab, mereka berhasil mengalahkan Manchester City di Etihad di Liga Champions musim ini.
Depay mampu memberikan kontribusi besar untuk Lyon maupun Belanda dalam beberapa kesempatan. Yang terbaru, Depay menjadi bintang Belanda saat mengalahkan Jerman dengan skor 3-0 pada laga UEFA Nations League.
Depay mencetak satu gol dan membuat satu assist dalam pertandingan tersebut. Dia juga memainkan peran kunci dalam menyiksa para pemain belakang Jerman.
Penampilan impresif Depay itu membuatnya punya kesempatan pindah ke klub besar pada bursa transfer musim dingin atau musim panas mendatang. Kesempatannya untuk kembali berkarir di Premier League juga terbuka lebar.
Berikut ini tiga alasan Memphis Depay sangat layak kembali ke Premier League seperti dilansir Sportskeeda.
Meningkat Pesat Sejak Bermain di Lyon

Manchester United mendapatkan tanda tangan Memphis Depay pada tahun 2015. Dia adalah bintang PSV Eindhoven tetapi kesempatan bermain di klub besar membuatnya pindah ke Old Trafford.
Namun, Depay tidak lama menjadi bagian dari keluarga The Red Devils karena dijual ke klub Prancis Lyon pada musim dingin 2017 setelah gagal tampil mengesankan. Dia hanya berhasil mencetak tujuh gol dalam 53 penampilan untuk Man Utd dan akibatnya dia dijual.
Tapi bermain untuk Lyon membuatnya lebih baik dan membantunya mengembalikan performanya yang hilang. Pemain asal Belanda itu mencetak 28 gol selama tiga musim dengan membuat 28 assist.
Penampilan Depay di PSV Eindhoven sangat impresif dan dia sepertunya sudah menemukan performa terbaiknya di bawah pelatih Lyon Bruno. Sang pelatih memainkan peran penting dalam memoles Depay menjadi pemain kelas dunia.
Penyerang Serba Bisa

Fleksibilitas Memphis Depay membuat pemain lawan kesulitan menjaganya. Depay bisa melepas umpan silang dari sayap, menggiring bola melewati pemain lawan dan juga mencetak gol.
Depay menjadi pencetak gol terbanyak Eredivisie pada musim 2014-15 dengan 6 assist juga. Gol-gol yang dicetak Depay itu memainkan peran penting bagi PSV dalam meraih gelar.
Pemain asal Belanda itu bisa bermain sebagai striker, pemain sayap, atau bahkan sebagai fasle nine, meski mungkin butuh waktu untuk beradaptasi dengan peran yang terakhir. Performa yang ditunjukkan Depay membuatnya layak memperkuat klub yang lebih besar dari Lyon.
Kualitasnya pasti akan dipertimbangkan oleh pelatih top dari seluruh dunia dan dia sangat mungkin pindah ke klub yang lebih besar di musim dingin atau musim panas mendatang.
Belum Selesai Dengan MU

Depay dijual ke Lyon dalam waktu kurang dari dua tahun setelah memulai debutnya untuk Manchester United. Itu pasti punya dampak besar pada kepercayaan diri dan keyakinan sang pemain. Dia meninggalkan Old Trafford pada tahun 2017 untuk menghidupkan kembali kariernya yang bersinar di Inggris.
Depay akhirnya berhasil membungkam semua kritik dan menjadi sebagai salah satu pemain sayap paling mematikan di Prancis saat ini.
Depay tidak bisa menunjukkan performa yang konsisten selama bersama Setan Merah. Tapi dia sudah meningkat seiring berjalannya waktu dan sekarang tidak mengherankan jika fans MU menginginkan Depay untuk bermain di klub lagi.
Menurut Daily Express, suporter Manchester United sangat ingin melihat Memphis Depay kembali ke Old Trafford dan mengenakan jersey merah.
Memphis Depay mungkin akan senang kembali ke United juga, tetapi Lyon pasti tidak ingin kehilangan dia setelah menampilkan performa yang bagus.
Video Pilihan
Video atlet para atletik Indonesia, Karisma Evi Tiarani meraih medali emas pada nomor lari 100 meter putri T42/T63, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/10/2018).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Arsenal Diyakini Bakal Bisa Finis di Empat Besar EPL
Liga Inggris 16 Oktober 2018, 23:28
-
Kane Ogah Bahas Isu Transfernya ke Madrid
Liga Inggris 16 Oktober 2018, 22:53
-
Tak Bisa Jaga Mulutnya, Mourinho Didakwa Bersalah Oleh FA
Liga Inggris 16 Oktober 2018, 21:08
-
MU Segera Perpanjang Kontrak Ander Herrera
Liga Inggris 16 Oktober 2018, 19:00
-
Bertahan, Eden Hazard Akan Jadi Legenda Terbesar Chelsea
Liga Inggris 16 Oktober 2018, 18:40
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR