
Bola.net - Arsenal sukses melibas Tottenham dengan skor telak 4-1 dalam Derby London Utara. Kemenangan ini diraih di markas sang rival abadi. Hasil tersebut sekaligus mengukuhkan posisi The Gunners di puncak klasemen sementara Liga Inggris.
Dua gol dari Eberechi Eze dan Viktor Gyokeres menjadi sorotan utama laga itu. Lini serang asuhan Mikel Arteta tampil militan sejak menit pertama. Mereka langsung menekan dan mendominasi pada laga Tottenham vs Arsenal tersebut.
Kemenangan ini juga menjadi ajang pembuktian bagi beberapa pemain yang sebelumnya diragukan. Mereka menjawab kritik dengan performa meyakinkan. Arteta pun memberikan pujian tinggi atas karakter juara yang ditunjukkan timnya.
Ruang ganti Arsenal dipenuhi rasa bangga usai pertandingan. Mereka berhasil membungkam publik tuan rumah dengan skor mencolok. Mikel Arteta melihat respons emosional yang positif, terutama dari para penyerang yang tampil sangat lapar gol.
Motivasi Tersembunyi Eberechi Eze

Eberechi Eze tampil gemilang dengan dua gol krusial ke gawang rival bebuyutan. Ia mencetaknya di hadapan pendukung lawan. Aksinya terasa seperti jawaban atas keraguan yang sempat muncul.
Arteta mengakui Eze sempat kecewa karena tidak menjadi starter di laga sebelumnya. Rasa kesal itu tak dipendam terlalu lama. Di atas lapangan, frustrasi tersebut berubah menjadi energi yang meledak saat menghadapi Spurs.
"Eze telah mencetak lima gol dalam dua pertandingan terakhir melawan mereka, yang merupakan hal sangat sulit dilakukan," ujar Mikel Arteta.
Menurut Arteta, ada dorongan besar dalam diri Eze sore itu. Sang pemain ingin membuktikan sesuatu kepada semua orang. Ia ingin menunjukkan bahwa dirinya bagian penting dari rencana besar klub.
"Dia sempat kesal, bahkan dengan saya, karena saya tidak memainkannya sejak awal pada laga sebelumnya," lanjutnya.
Chemistry Mematikan di Lini Depan

Arteta kini semakin paham cara memaksimalkan potensi para pemain kreatifnya. Ia melihat kepuasan terpancar jelas di ruang ganti. Senyum lebar para pemain menjadi tanda kebanggaan tersendiri.
"Anda cukup melihat wajahnya dan caranya berada di ruang ganti dengan senyum lebar tersebut," kata Arteta.
Menurutnya, setiap pemain yang datang ke Arsenal punya alasan untuk menciptakan momen besar. Viktor Gyokeres juga mendapat pujian khusus. Ketajamannya di depan gawang dinilai sangat menentukan.
"Saya pikir dia dan para pemain depan hari ini telah melakukan apa yang kami harapkan dari mereka," jelasnya.
Seluruh penyerang menunjukkan kerja sama yang padu. Mereka mampu membongkar pertahanan rapat Tottenham. Setiap peluang dimaksimalkan dengan efektif menjadi gol.
Dominasi Mutlak Bukayo Saka

Bukayo Saka tetap menjadi figur sentral meski tak mencetak gol. Pengaruhnya terasa kuat di sisi sayap. Kehadirannya memaksa lawan bertahan lebih dalam.
"Saya menyukai sikapnya, kehadirannya, dan betapa dominannya dia dalam permainan sejak awal pertandingan," puji Arteta.
Bintang muda Inggris itu baru saja menandatangani kontrak jangka panjang. Ia langsung menunjukkan mentalitas kelas atas. Saka ingin mengendalikan permainan dan terus menyuplai bola matang bagi rekan-rekannya.
"Reaksi pertamanya segera saja ingin merebut kendali permainan dan dia benar-benar ingin mengatakan, 'Saya di sini'" tambahnya.
Pembuktian di Saat Tekanan Memuncak
Para penyerang Arsenal menjawab keraguan dengan performa impresif. Mereka tampil tajam di laga krusial. Tekanan tinggi justru memunculkan versi terbaik mereka.
"Para penyerang memiliki beberapa momen yang sangat, sangat bagus melalui jumlah gol dan kemenangan yang kami raih," ungkap Arteta.
Kemenangan ini menjadi peringatan bagi para pesaing gelar. Arsenal menunjukkan kedalaman skuad yang solid. Mentalitas untuk bangkit saat diragukan menjadi fondasi penting musim ini.
"Tetapi Anda harus menunjukkannya saat itu sangat penting, ketika orang-orang meragukan, di sanalah Anda harus bangkit," tuturnya.
Arteta merasa puas dengan perkembangan lini depannya. Para pemain mampu memikul ekspektasi besar tanpa gentar. Mampukah Arsenal mempertahankan performa terbaiknya hingga akhir musim nanti?.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
LATEST UPDATE
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09















KOMENTAR