Premier League musim lalu bisa dibilang musim yang mengecewakan bagi Chelsea, Arsenal dan Manchester United. Mereka gagal menjadi pesaing Manchester City dan Liverpool dalam perebutan gelar liga.
Sementara itu, Tottenham Hotspur masih bernasib cukup baik. Meski tidak membeli pemain dalam dua bursa transfer terakhir, mereka masih mampu lolos ke Liga Champions dengan finis di peringkat keempat.
Namun, keempat tim itu harus meningkatkan kekuatan skuat mereka selama musim panas jika mereka ingin bersaing dengan City dan Liverpool pada musim depan. Mereka bisa menambah pemain berkualitas di skuatnya.
City dan Liverpool unggul 26 dan 25 poin di depan tim urutan ketiga Chelsea. Sementara itu, sang juara unggul 32 poin di depan rival sekota Manchester United yang finis di urutan keenam di liga.
Agar tim-tim ini dapat mengejar ketinggalan dengan dua tim teratas di liga, mereka tidak hanya harus merekrut beberapa pemain kelas dunia. Namun, mereka juga berharap pemain-pemain yang penampilannya kurang maksimal pada musim 2018-19 kemarin bisa melakukan yang lebih baik.
Berikut ini tiga bintang Premier League yang harus bangkit pada musim depan seperti dilansir Madaboutepl.
Mesut Ozil

Mesut Ozil merupakan pemain Arsenal dengan bayaran tertinggi dalam sejarah klub setelah menandatangani kontrak baru dengan The Gunners pada tahun 2018. Ia mendapat gaji sebesar 350.000 pounds per minggu, yang secara signifikan lebih tinggi daripada pemain lainnya di skuat The Gunners saat ini.
Tetapi penampilan Ozil belum sesuai dengan gaji besar yang ia dapatkan di Arsenal karena sangat mengecewakan pada musim 2018-19, sebagian besar karena sang pemain tidak terlalu cocok dengan sistem Unai Emery. Gelandang serang asal Jerman ini tampil dalam 34 pertandingan untuk The Gunners tetapi hanya mencetak 6 gol dan membuat 3 assist sepanjang musim.
Sistem Emery tidak memungkinkan pemain seperti Ozil untuk berkembang tetapi semuanya tergantung kepada pemain Jerman itu untuk mengubah permainannya dan menunjukkan rasa lapar dan tekad untuk sukses di Arsenal. The Gunners tidak punya dana transfer yang besar dan harus puas dengan mayoritas pemain yang mereka miliki di skuat mereka saat ini.
Jorginho

Salah satu pembelian besar yang dilakukan Chelsea pada musim lalu adalah Jorginho. Sang pemain pindah dari Napoli ke Chelsea bersama manajer Maurizio Sarri. Sarriball tidak melakukan keajaiban di Premier League dan Jorginho mendapat kritik karena tidak memiliki dampak apa pun dalam serangan atau pertahanan.
Para penggemar Chelsea dan pandit sangat kritis terhadap kinerja pemain internasional Italia itu, sementara banyak yang bingung dengan keputusan Sarri untuk memainkan Jorginho pada posisi N'Golo Kante. Gelandang asal Italia itu datang ke Chelsea dengan transfer 50 juta pounds dari Napoli dan dia harus meningkatkan permainannya dan menunjukkan kepada Chelsea bahwa dia bisa memberikan dampak pada musim depan.
Anthony Martial

Pada harinya, penyerang Prancis Anthony Martial bisa menjadi teror bagi para pemain belakang lawan, berkat skill dan kecepatannya yang luar biasa. Tapi, seperti kebanyakan pemain di skuad Manchester United, Martial juga mendapat kritik karena penampilannya tidak memuaskan di musim 2018-19.
Pemain Prancis itu memiliki bakat dan kemampuan untuk menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. Namun, sampai sejauh ini Martial belum bisa memaksimalkan potensi yang dimilikinya.
Jika Romelu Lukaku meninggalkan Manchester United, Marcus Rashford akan menjadi penyerang utama. Martial bisa bermain di sebelah kiri sehingga berpeluang membentuk kombinasi yang mematikan bersama sriker Inggris itu pada musim depan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Prematur, Frank Lampard Diyakini Bisa Sukses di Chelsea
Liga Inggris 28 Juni 2019, 22:00
-
Klopp Diklaim Tak Ingin Pemain Macam De Bruyne dan David Silva
Liga Inggris 28 Juni 2019, 21:56
-
Arsenal Kesulitan Depak Shkodran Mustafi
Liga Inggris 28 Juni 2019, 21:25
-
Wilfried Zaha Sudah Cukup Dewasa Untuk Gabung Tim Empat Besar
Liga Inggris 28 Juni 2019, 21:00
-
MU dan Arsenal Diramalkan Gagal Finish Empat Besar Lagi Musim Depan
Liga Inggris 28 Juni 2019, 20:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR