
Bola.net - Manchester United menjalani tahun yang kacau balau. Penampilan Setan Merah sangat bagus setelah lockdown, tetapi mereka menjalani start yang buruk pada musim ini.
Manajer Ole Gunnar Solskjaer tengah berada di bawah tekanan besar setelah mendapat beberapa hasil buruk. Ada rumor yang mengatakan dia akan dipecat.
Setan Merah bisa kemenangan mengesankan melawan tim seperti PSG dan RB Leipzig. Namun, mereka takluk dari klub seperti Crystal Palace dan Arsenal.
Beberapa orang masih percaya Solskjaer bisa membalikkan keadaan jika diberi waktu di Old Trafford. Namun, rumor kedatangan Mauricio Pochettino masih terus berhembus.
Lalu, apa yang harus dilakukan Solskjaer agar Manchester United bisa mendapatkan konsistensi? Berikut ini tiga hal di antaranya seperti dilansir Madaboutepl.
Temukan Formasi yang Tepat untuk Beri Keseimbangan Tim

Satu kritik yang ditujukan kepada Solskjaer adalah seringnya mengganti formasi. Dia telah memainkan 3/5 pemain belakang dalam pertandingan penting menghadapi lawan yang tangguh, memainkan sistem 4-2-3-1, dan baru-baru ini lini tengah diamond, dengan berbagai tingkat kesuksesan.
Sementara manajer harus beradaptasi dan berubah sesuai dengan taktik lawan, tim asuhan Solskjaer juga harus menunjukkan kekuatan mereka. Pelatih asal Norwegia itu harus menemukan formasi yang tepat yang akan memberikan keseimbangan bagi timnya, terutama melindungi lini belakang yang rentan musim ini.
Setan Merah memiliki pemain menyerang yang fantastis dengan kecepatan dan visi, dan beberapa gelandang pekerja keras. Dia harus bermain dengan kekuatan dan mengaturnya sedemikian rupa sehingga dia mendapatkan yang terbaik dari para pemain ini.
Identifikasi Pemain Terbaiknya

Solskjaer juga belum mengidentifikasi starting XI terbaiknya sejak dia memimpin klub. Ambil contoh juara Premier League, Liverpool, misalnya. Ketika semua orang fit, cukup mudah untuk menyusun starting XI kecuali satu atau dua pemain.
Manajer Manchester United harus mengidentifikasi 11-13 pemain terbaiknya yang akan bermain setiap saat ketika mereka fit dan dalam performa terbaiknya.
Ini akan menumbuhkan pemahaman antara para pemain dan mengembangkan kemitraan di lapangan.
Tetapkan Pola Permainan

Manchester United memiliki sejarah yang kaya dalam memainkan sepak bola menyerang, yang telah menjadi bagian dari DNA mereka selama beberapa dekade. Tapi, dengan pertahanan yang lemah, United terpaksa bermain di belakang dan menggunakan kecepatan dan kekuatan mereka di lapangan untuk memukul lawan melalui serangan balik.
Agar United benar-benar bisa mendominasi permainan, mereka perlu menetapkan pola permainan di lapangan. Kadang-kadang, para pemain terlihat kurang memiliki pengetahuan bagaimana membongkar lawan dan tampaknya hanya melakukan hal-hal di luar kualitas individu daripada ditempa dalam metode latihan.
Para pendukung di Old Trafford tidak akan terkesan dengan filosofi serangan balik dan Solskjaer harus menemukan strategi berbeda untuk mengancam lawan.
Sumber: Madaboutepl
Baca Juga:
- 3 Calon Pengganti David Alaba di Bayern Munchen, Salah Satunya Target MU
- Anthony Martial dan 3 Bomber MU asal Prancis
- 5 Pelatih di Premier League yang Terancam Dipecat, Termasuk Solskjaer
- 8 Pemain Top yang Kontraknya Habis pada 2021, Dari Messi Hingga Ramos
- 3 Pemain yang Pantas Dapat Kesempatan di Arsenal Setelah Jeda Internasional
- 5 Pemain yang Bersinar Setelah Meninggalkan Barcelona, Nomor 5 Sekarang di Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kisah Paul Scholes, Legenda Manchester United yang Hampir Membelot ke Everton
Liga Inggris 16 November 2020, 21:02
-
Gak Nyangka, Marcus Rashford Main di Posisi Ini Sebelum Gabung Man United
Liga Inggris 16 November 2020, 20:53
-
Legenda Liverpool: MU Harus Dukung Penuh Ole Gunnar Solskjaer!
Liga Inggris 16 November 2020, 20:43
-
Dua Pemain Ini Jadi Kunci Manchester United Rekrut David Carmo
Liga Inggris 16 November 2020, 20:32
-
Kapan Facundo Pellistri Debut di Tim Utama Manchester United?
Liga Inggris 16 November 2020, 20:20
LATEST UPDATE
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Real Madrid vs Athletic Bilbao 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR