
Bola.net - Seluruh pertandingan pekan ke-8 Premier League 2019/20 sudah tuntas digelar. Ada banyak kejutan yang terjadi selama pertandingan pada akhir pekan kemarin.
Liverpool saat ini unggul 8 poin dari Manchester City. Hal itu terjadi setelah The Reds menang atas Leicester City, sedang City takluk dari Wolves.
Sementara itu, Manchester United belum keluar dari krisis. Mereka takluk saat berkunjung ke markas Newcastle.
Nasib yang sama juga dialami Tottenham. Tim asuhan Mauricio Pochettino itu menelan kekalahan dari Brighton.
Berikut ini tiga hal yang bisa dipelajari dari pertandingan Premier League pada akhir pekan kemarin seperti dilansir AFP.
Liverpool Tunjukkan City Cara untuk Menang

Manchester City sebenarnya punya peluang untuk memangkas jarak lima poin atas Liverpool pada akhir pekan ini. Sebaliknya, mereka sekarang justru tertinggal delapan poin dan punya tantangan berat untuk mempertahankan gelar mereka.
Bukan untuk pertama kalinya dalam beberapa pekan terakhir, Liverpool menemukan cara untuk menang. Kali ini berkat penalti pada menit ke-95 yang dicetak oleh James Milner sehingga bisa menaklukkan Leicester 2-1 di Anfield.
Jurgen Klopp mengingatkan penantang gelarnya pekan lalu, lebih baik memenangkan delapan pertandingan dengan skor 1-0 dari pada satu pertandingan 8-0 setelah City mengalahkan Watford dengan skor itu dua pekan lalu.
City mendapat masalah besar setelah Aymeric Laporte dan John Stones mengalami cedera. Hal itu membuat lini belakang mereka kurang tangguh.
Dan dengan Laporte yang belum akan kembali sampai tahun baru, jarak antara Liverpool dengan City bisa semakin besar dalam beberapa bulan mendatang.
Liverpool menjamu sang juara bertahan di Anfield pada 10 November di mana hal itu menjadi pertandingan yang wajib dimenangkan oleh City.
Krisis Man Utd Semakin Dalam

Manchester United kembali menelan kekalahan di pentas Premier League. Kali ini yang berhasil mengalahkan mereka adalah Newcastle dengan skor 1-0.
Gol tunggal Matty Longstaff membuat United mendekam di posisi ke-12. Mereka hanya terpaut dua poin dari zona degradasi dan ini merupakan start terburuk mereka sejak 1989.
United belum pernah menang dalam laga tandangan sejak bulan Maret. Satu-satunya kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi adalah melawan tim divisi 3 Rochdale dengan adu penalti di Piala Liga.
Solskjaer adalah legenda United. Namun, status itu mungkin tidak cukup untuk menyelamatkannya dari pemecatan kecuali jika hasilnya membaik dengan cepat.
"Ini adalah tanggung jawab saya. Saya harus memperbaiki isi kepala mereka. Anak muda kekurangan kepercayaan diri - mereka butuh beberapa bantuan dari pemain berpengalaman serta staf," kata Solskjaer.
Namun, tidak mudah bagi Solskjaer untuk membalikkan keadaan. Sebab, mereka akan menghadapi pimpinan klasemen Liverpool setelah jeda internasional.
Oktober yang Buruk untuk Spurs

Musim buruk Tottenham sepertinya mencapai titik terendah saat mereka dibantai 7-2 oleh Bayern Munchen di Liga Champions. Namun, keadaan mereka menjadi lebih buruk setelah takluk dari tim gurem Brighton.
The Seagulls tidak pernah menang dan hanya mencetak dua gol dalam enam pertandingan terakhir mereka di Premier League. Namun, mereka layak menang sehingga membuat finalis Liga Champions musim lalu itu harus mencari jawabannya.
Mauricio Pochettino menegaskan ia tidak khawatir kehilangan pekerjaannya. Pelatih Argentina itu akan diberi waktu lebih banyak untuk mengubah situasi setelah lima musim bertugas di klub.
Tetapi ada banyak bukti bahwa pada musim keenamnya, Spurs sudah usang. Mungkin diperlukan perombakan skuat atau pergantian manajer untuk menemukan kesuksesan mereka.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meme Bahagia Fans Liverpool Bertebaran Usai Manchester United dan City Tumbang
Bolatainment 7 Oktober 2019, 23:51
-
Peringatan untuk Liverpool: Kompetisi Masih Panjang dan City Masih Bisa Menyalip
Liga Inggris 7 Oktober 2019, 23:20
-
Redknapp: Ini Tahunnya Liverpool Juara Liga
Liga Inggris 7 Oktober 2019, 22:18
-
Milner hengkang dari City ke Liverpool Karena Ingin Juara Liga Champions
Liga Champions 7 Oktober 2019, 20:24
-
Gary Neville Akui Liverpool Bisa Juara Premier League Musim Ini
Liga Inggris 7 Oktober 2019, 19:23
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR