
Bola.net - Musim pertama Cristiano Ronaldo di Juventus memang tidak terlalu spektakuler seperti saat di Real Madrid. Namun, bintang Portugal itu masih mampu mencetak 28 gol.
Ronaldo meraih kesuksesan besar selama sembilan tahun membela Los Blancos. Ia mampu memenangkan banyak gelar termasuk dua gelar La Liga dan empat trofi Liga Champions.
Namun, Ronaldo memutuskan meninggalkan Santiago Bernabeu pada musim lalu. Ia kemudian melanjutkan kariernya di Serie A bersama Juventus.
Juventus harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk memboyong Ronaldo. Mantan pemain Manchester United itu ditebus dengan biaya 100 juta euro.
Selama satu musim bermain di Serie A, Ronaldo berhasil memecahkan beberapa rekor. Namun, ia siap melakukannya lagi pada musim ini.
Berikut ini tiga rekor yang bisa dipecahkan Cristiano Ronaldo seperti dilansir Fox Sports Asia.
Cetak Gol Terbanyak dalam Satu Musim Serie A

Di bawah Massimiliano Allegri, Juventus bermain dengan pendekatan pragmatis dan dikenal karena soliditas pertahanan mereka daripada permainan ofensif mereka. Meskipun demikian, Ronaldo mampu mencetak 28 gol untuk raksasa Serie A itu di musim debutnya.
Pemain internasional Portugal itu sekarang punya kesempatan untuk mencetak gol lebih banyak pada musim ini bersama Maurizio Sarri. Mantan manajer Chelsea itu dikenal menerapkan gaya sepak bola menyerang dan itu bisa menguntungkan Ronaldo secara signifikan.
Pada musim 2015/16, Gonzalo Higuain mencetak 36 gol di Serie A untuk Napoli bersama Sarri dan mencatatkan rekor gol terbanyak dalam satu musim. Ronaldo tidak diragukan lagi adalah pencetak gol yang lebih produktif daripada pemain Argentina itu dan dia sudah mencetak lebih dari 36 gol dalam musim liga tiga kali dalam kariernya.
Mencetak Hattrick Terbanyak di Liga Champions

Dengan 689 gol untuk klub dan negaranya hanya dalam 964 penampilan, Ronaldo mencetak gol lebih banyak daripada pemain aktif lainnya dan ia juga mengemas 53 hat-trick dalam karirnya.
Ronaldo sudah mencatatkan hattrick terbanyak di La Liga (34) dan juga berbagi rekor hattrick terbanyak di Liga Champions (8) dengan Lionel Messi.
Ronaldo hampir pasti akan kehilangan rekor hattrick terbanyak di La Liga dari Messi musim ini karena pemain Argentina itu hanya membutuhkan dua hat-trick lagi untuk mengungguli mantan pemain Real Madrid itu. Namun, Ronaldo bisa mengungguli rivalnya itu dengan mencetak hattrick lagi di Liga Champions dan menjadikannya sebagai rekor pribadi.
Menjadi Pemain Pertama yang Meraih Sepatu Emas di EPL, La Liga, dan Serie A

Ronaldo mencetak 21 gol di liga hanya dalam 31 pertandingan pada musim debutnya untuk Juventus dan itu sudah cukup bagi Nyonya Tua untuk memenangkan gelar liga kedelapan secara berturut-turut. Namun, Ronaldo hanya menjadi pencetak gol terbanyak keempat di liga di belakang Fabio Quagliarella, Duvan Zapata dan Krzysztof Piątek.
Superstar asal Portugal itu pasti bertekad memenangkan Sepatu Emas Serie A pada musim 2019/20 dan seperti yang sudah disebutkan, ia juga bisa memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim di Serie A.
Jika Ronaldo memenangkan Sepatu Emas Serie A yang dikenal sebagai Capocannoniere, ia akan menjadi pemain pertama yang memenangkan Sepatu Emas di kasta tertinggi sepak bola Inggris, Spanyol dan Italia.
Ronaldo memenangkan Sepatu Emas Premier League sekali pada 2007/08 dan Sepatu Emas La Liga yang dikenal sebagai trofi Pichichi tiga kali. Namun, ia belum memenangkan Sepatu Emas Eropa atau Sepatu Emas di liga sejak 2014/15!
Sumber: Fox Sports Asia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Coba Lagi Barter Paulo Dybala dan Mauro Icardi
Liga Italia 27 Agustus 2019, 21:20
-
Eden Hazard Tidak Akan Bisa Menggantikan Cristiano Ronaldo
Liga Spanyol 27 Agustus 2019, 20:40
-
Ernesto Valverde Restui Kepergian Ivan Rakitic
Liga Spanyol 27 Agustus 2019, 15:40
-
3 Rekor yang Bisa Dipecahkan Cristiano Ronaldo Musim Ini
Editorial 27 Agustus 2019, 14:43
-
Pelatih Timnas Belanda Ungkap Kesulitan De Ligt di Juventus
Liga Italia 26 Agustus 2019, 21:23
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 22 Februari 2026
Voli 22 Februari 2026, 04:00
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR