
Bola.net - Arsenal memutuskan berpisah dengan Arsene Wenger pada musim panas 2018. Posisinya kemudian digantikan oleh Unai Emery.
Kedatangan Emery disambut sangat antusias oleh para penggemar Arsenal. Sebab, manajer asal Spanyol itu meraih kesuksesan di Sevilla dan PSG.
Setelah lebih dari 18 bulan memimpin Arsenal, Emery sepertinya belum banyak membuat perbaikan di klub. The Gunners masih punya masalah yang sama termasuk pertahanan yang rapuh.
Meski memiliki skuat yang mengesankan, Arsenal masih jauh untuk bisa bersaing dalam perebutan gelar Premier League. Mereka berada di posisi kelima dan tertinggal dari Leicester City dan Chelsea.
Penampilan Arsenal pada musim ini masih naik turun. Yang terbaru, mereka membuang keunggulan dua gol saat berhadapan dengan Crystal Palace di kandang.
Desakan agar Emery meninggalkan Arsenal sudah muncul di media sosial. Salah satu manajer top yang bisa menjadi suksesor Emery di Emirates adalah Jose Mourinho.
Berikut ini empat alasan Mourinho adalah sosok yang sempurna untuk menggantikan Emery di Arsenal seperti dilansir Sportskeeda.
Ahli Dalam Mengatur Pertahanan

Dengan Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette, Arsenal punya lini serang yang menakutkan. Namun, pertahanan mereka masih tetap rapuh.
Tidak peduli seberapa kuat serangan mereka, Arsenal akan selalu dirugikan oleh rapuhnya pertahanan mereka. Masalah di lini belakang selalu menghambat The Gunners untuk meraih prestasi.
Dengan situasi seperti ini, keahlian Jose Mourinho akan sangat berguna bagi Arsenal. Pria berusia 56 tahun itu terbukti mahir dalam seni mengatur pertahanan.
Tim-tim asuhan Mourinho punya pertahanan yang bagus. Dan tidak bisa dipungkiri bahwa lini belakang Arsenal akan jauh lebih baik jika Mourinho mengambil alih kursi kepelatihan di Emirates.
Pembuktian Mourinho

Tugas terakhir Jose Mourinho sebagai manajer bisa dibilang tidak sesuai dengan rencana. Meski mengeluarkan banyak uang di bursa transfer, Manchester United goyah di bawah asuhannya sehingga membuatnya dipecat Desember lalu.
Sebelum di MU, Mourinho juga dipecat oleh Chelsea. Serangkaian kegagalan itu membuat Mourinho dianggap sudah melewati masa jayanya sebagai manajer papan atas.
Tuduhan tidak lagi menjadi manajer elit pasti akan sangat mengganggu Mourinho. Dia pasti bertekad untuk kembali melatih untuk membungkam semua kritik.
Kesempatan itu bisa muncul dari Arsenal. Mourinho sangat suka tantangan dan kedatangan manajer Portugal itu pada akhirnya akan menguntungkan Arsenal.
Para Pemain Membutuhkan Disiplin yang Kuat

Granit Xhaka mendapat cemoohan dari suporter Arsenal saat melawan Crystal Palace. Pemain Swiss itu bereaksi dengan menaruh tangannya di kuping seperti menantang para fans.
Xhaka tak menghampiri pelatih Unai Emery dan langsung berjalan ke terowongan pemain sembari melepas jerseynya. Tindakan yang dilakukan Xhaka itu mendapat banyak kritik dan itu dianggap tak pantas dilakukan seorang kapten.
Jose Mourinho sangat terkenal dengan kedisiplinannya sehingga bisa menjaga ketertiban di ruang ganti. Meski hal itu mungkin menyebabkan gejolak di Real Madrid dan Manchester United, tetapi Arsenal tidak memiliki sosok yang kuat di skuat mereka saat ini.
Pemain Arsenal membutuhkan cinta dan juga cambukan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Mourinho bisa membawa sesuatu yang tidak dimiliki ruang ganti Arsenal.
Sudah Terbukti Juara

Tidak bisa dipungkiri kalau Jose Mourinho selalu memicu kontroversi ke mana pun ia pergi sebagai manajer. Kendati demikian, Mourinho selalu bisa menebusnya dengan trofi.
Dengan 25 gelar yang dimenangkan sepanjang karier kepelatihannya, Mourinho adalah salah satu manajer yang paling sukses dalam sejarah. Dia sepertinya merupakan jaminan bagi klub untuk meraih trofi.
Selama 15 tahun terakhir, Arsenal belum benar-benar berhasil mengakhiri puasa gelar mereka. Mereka hanya mampu meraih dua FA Cup dan sejak itu tidak ada lagi yang mampir ke Emirates.
Dilihat dari rekam jejaknya, Mourinho sudah terbukti bisa memenangkan gelar. Arsenal tengah kesulitan saat ini dan sebaiknya mengganti Emery dengen manajer yang sudah terbukti.
Sumber: Sportskeeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Granit Xhaka Berulah, Bagaimana Tanggapan Bos-bos Arsenal?
Liga Inggris 30 Oktober 2019, 23:03
-
Live Streaming Carabao Cup Liverpool vs Arsenal di Mola TV
Liga Inggris 30 Oktober 2019, 22:35
-
Jose Mourinho Tertarik Tangani Arsenal
Liga Inggris 30 Oktober 2019, 21:20
-
Umpat Fans, Granit Xhaka Dituntut Segera Minta Maaf
Liga Inggris 30 Oktober 2019, 16:40
-
Sekarang Arsenal Hanya Ingin Membuat Suporter Bahagia, Caranya?
Liga Inggris 30 Oktober 2019, 15:30
LATEST UPDATE
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR