
Bola.net - Liverpool masih berada di posisi dua klasemen Premier League, tapi performa mereka mulai goyah. Arne Slot kini menghadapi tekanan besar untuk mengembalikan kestabilan tim.
Musim lalu, Slot membawa Liverpool menjuarai Premier League dengan gaya permainan menawan. Namun, perubahan besar di skuad musim panas lalu justru membuat keseimbangan tim terganggu.
Kemenangan dramatis di awal musim ternyata menutupi masalah mendasar. Setelah tujuh laga awal yang sempurna, The Reds kini menelan tiga kekalahan beruntun di semua ajang.
Kekalahan dari Crystal Palace, Galatasaray, dan Chelsea memperlihatkan betapa rapuhnya lini belakang Liverpool. Permainan agresif khas Slot tak lagi terlihat efektif menghadapi lawan yang terorganisasi dengan baik.
Berikut ini empat hal yang harus segera dibenahi Arne Slot di Liverpool.
1. Pertahanan Berantakan

Lini belakang Liverpool tampil jauh di bawah standar musim ini. Struktur pertahanan mereka tampak kacau dan sering kali kewalahan menghadapi serangan cepat lawan.
Dalam beberapa laga awal, The Reds bahkan berkali-kali kehilangan keunggulan meski sudah unggul dua gol. Mereka juga sempat tertinggal lebih dulu di tiga kekalahan terakhir, bahkan sebelum laga berjalan 20 menit.
Liverpool kini telah kebobolan sembilan gol di Premier League, catatan yang mengecewakan bagi tim papan atas. Angka tersebut menunjukkan betapa mudahnya pertahanan mereka ditembus, padahal musim lalu tampil sebagai yang paling tangguh.
Perubahan besar di sektor bek sayap membuat keseimbangan tim terganggu. Arne Slot kini dituntut untuk segera menemukan kombinasi terbaik agar Liverpool bisa kembali kokoh dan bersaing di papan atas klasemen.
2. Ibrahima Konate Tampil Mengecewakan

Musim ini menjadi mimpi buruk bagi Ibrahima Konate. Bek tengah Liverpool itu tampil di bawah standar dan sering jadi penyebab kebobolan yang merugikan tim.
Meski sempat dikaitkan dengan Real Madrid, performanya kini justru menurunkan minat klub-klub besar. Konate terlihat kehilangan konsentrasi dan kesulitan menjaga kestabilan permainan di lini belakang.
Beberapa kesalahan mendasar seperti posisi bertahan yang buruk dan penguasaan bola yang lemah sering dimanfaatkan lawan. Striker cepat seperti Mateta dan Osimhen membuatnya tampak tak berdaya di jantung pertahanan The Reds.
Arne Slot harus bertindak cepat untuk menyelamatkan situasi ini. Entah dengan mengembalikan performa terbaik Konate atau menyiapkan opsi lain sebelum pertahanan Liverpool semakin goyah.
3. Florian Wirtz Belum Sesuai Harapan

Florian Wirtz belum mampu menjawab ekspektasi besar setelah kepindahannya ke Liverpool. Gelandang serang asal Jerman itu justru membuat struktur permainan tim menjadi kurang seimbang.
Sejak didatangkan dari Leverkusen, Wirtz dipercaya mengisi posisi nomor 10 yang sangat ia sukai. Namun, kehadirannya membuat Liverpool kehilangan daya tekan dan kerja defensif yang sebelumnya dimiliki Dominik Szoboszlai.
Wirtz lebih sering berada di sekitar kotak penalti untuk mencari peluang mencetak gol atau memberi assist. Posisi menyerang itu membuat The Reds sering kekurangan pemain saat bertahan atau menghadapi serangan balik.
Arne Slot kini dihadapkan pada dilema besar: bagaimana memaksimalkan kreativitas Wirtz tanpa mengorbankan stabilitas tim. Tak ada solusi mudah, dan hanya waktu yang bisa membuktikan apakah investasi besar Liverpool ini akan terbayar.
4. Mohamed Salah Alami Penurunan

Mohamed Salah tampaknya belum mampu mengulangi performa spektakulernya dari musim lalu. Padahal, ia menjadi sosok penting yang membawa Liverpool bersaing di papan atas.
Musim ini, pemain berusia 33 tahun itu baru mengoleksi tiga gol dan tiga assist dari sembilan laga. Statistik tersebut masih tergolong baik, tetapi penampilannya di lapangan tampak kurang berpengaruh.
Salah sering membuang peluang emas dan gagal menembus pertahanan lawan dengan kecepatan khasnya. Efektivitasnya di kotak penalti menurun, membuat Liverpool kehilangan keunggulan tajam yang biasa mereka miliki.
Arne Slot tentu berharap Salah bisa segera bangkit dan kembali ke performa terbaiknya. Tanpa kontribusi maksimal dari sang kapten lini depan, Liverpool akan kesulitan mempertahankan ambisi besar mereka musim ini.
Sumber: Fotmob
Baca Juga:
- Robert Lewandowski Menua, 6 Penyerang Ini Bisa Jadi Solusi Barcelona
- Awal Musim Spektakuler! 7 Pemain Premier League Ini Bikin Semua Terpana!
- 6 Bintang Serie A 2025/2026 yang Bikin Publik Terkagum-kagum
- 6 Pemain yang Lebih Sering Cetak Hat-trick dari Messi dan Ronaldo
- 5 Pemain Premier League yang Mulai Musim 2025/26 dengan Performa Memukau
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
4 Hal Mendesak yang Harus Dibenahi Arne Slot Agar Liverpool Bangkit Lagi
Editorial 9 Oktober 2025, 10:59
-
Jurgen Klopp, Sosok di Balik Kebangkitan Besar Liverpool
Liga Inggris 9 Oktober 2025, 09:59
-
Mengapa Mohamed Salah Kesulitan Menemukan Performa Terbaiknya di Liverpool
Liga Inggris 8 Oktober 2025, 16:00
LATEST UPDATE
-
Jelang Derby Madrid, Jose Mourinho Sanjung Atletico Madrid
Liga Spanyol 20 September 2026, 12:26
-
Raphinha Sepakati Kontrak Baru di Barcelona, Begini Detailnya!
Liga Spanyol 20 September 2026, 09:30
-
Mantap! Seraf Naro Siregar Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Games 2026
Bola Indonesia 20 September 2026, 09:23
-
Manchester United Diprediksi Terpeleset Lagi di Kandang Fulham
Liga Inggris 20 September 2026, 09:00
-
Rodri Angkat Topi untuk Sevilla: Mereka Lawan Paling Menyusahkan untuk Barcelona Sejauh ini!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:30
-
Raphinha Cetak Hattrick Lagi, Hansi Flick: Gak Kaget Tuh!
Liga Spanyol 20 September 2026, 08:00
-
Roma Kena Comeback Inter, Gasperini: Hasil yang Adil!
Liga Italia 20 September 2026, 07:30
-
Comeback Lawan Roma, Chivu Puji Mental Baja Inter Milan
Liga Italia 20 September 2026, 07:00
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33




















KOMENTAR