LCR Honda Sebut Johann Zarco Sedih Tabrak Pecco Bagnaia dan Luca Marini di MotoGP Catalunya 2026

LCR Honda Sebut Johann Zarco Sedih Tabrak Pecco Bagnaia dan Luca Marini di MotoGP Catalunya 2026
Pembalap LCR Honda Castrol, Johann Zarco (c) LCR Honda

Bola.net - Team Principal LCR Honda, Lucio Cecchinello, menyatakan bahwa Johann Zarco merasa sedih soal kecelakaannya dalam balapan MotoGP Catalunya, Minggu (17/5/2026), yang juga menyeret serta Pecco Bagnaia dan Luca Marini.

Dalam balapan itu, yakni pada restart pertama, Zarco hilang kendali pada Lap 1, tepatnya di Tikungan 1 di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Montmelo. Dalam insiden itu, ia menyenggol Marini, sebelum juga menyenggol Bagnaia.

Ketiga rider ini langsung berjatuhan. Mirisnya, kaki kiri Zarco terjepit di antara ban dan ekor motor Ducati milik Bagnaia. Balapan dihentikan kembali demi mempermudah evakuasi Zarco menuju Hospital General de Catalunya.

Setelah diperiksa, Zarco mengalami cedera pada ligamen krusiatum anterior (ACL) dan posterior (PCL), serta meniskus medial. Ada pula retakan kecil pada tulang fibula di area pergelangan kaki.

1 dari 2 halaman

Ingin Lihat Tayangan Ulang Kecelakaannya

Pembalap LCR Honda Castrol, Johann Zarco (c) LCR Honda

Pembalap LCR Honda Castrol, Johann Zarco (c) LCR Honda

Kepada MotoGP.com, yakni di sela tes tengah musim di Catalunya, Senin (18/5/2026), Cecchinello menyatakan bahwa Zarco berkali-kali ingin melihat tayangan ulang kecelakaannya, karena sedih atas kecelakaan itu.

"Sejak kemarin dia terus berkata, 'Aku ingin lihat rekamannya dari awal. Aku tak tahu persis apa yang terjadi, tapi aku yakin aku tiba di titik pengereman dengan kecepatan sedikit lebih tinggi. Mungkin seharusnya aku mengerem lebih awal,' dan seterusnya," ujarnya.

"Dia terus mengatakan hal-hal ini, yang berarti dia sangat sedih atas apa yang terjadi, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk para pembalap lainnya," lanjut Cecchinello, yang juga mantan pembalap GP125.

2 dari 2 halaman

Semangat untuk Pulih dan Balik Balapan

Juga pada Senin, Zarco akhirnya diizinkan pulang ke Prancis. Ia pun akan menemui dokter spesialis lutut di Lyon pada Selasa (19/5/2026). Meski begitu, Cecchinello yakin pemulihan cedera ridernya itu bakal butuh lama.

"Dia sudah dalam kondisi mental yang baik dengan mengatakan, 'Oke, itu sudah terjadi, kini aku ingin melakukan yang terbaik untuk pulih dan kembali secepat mungkin'," ungkap pria asal Italia ini.

"Saya bisa bilang Mugello dan Hungaria pada dasarnya mustahil. Keajaiban selalu bisa terjadi, tapi saya rasa Johann takkan kembali ke trek dalam dua seri ke depan. Kami akan tahu lebih banyak besok (Selasa) sore ketika spesialis memberi tahu kami hasilnya," tutupnya.

Sumber: MotoGP


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL