Bola.net - Masa depan Ivan Rakitic di Barcelona sedang menjadi bahan perbincangan. Ia merupakan salah satu pemain yang memiliki peluang tinggi untuk meninggalkan Barcelona pada musim panas ini.
Rakitic sebelumnya sempat dikaitkan dengan Manchester United. Namun, Barcelona tengah berusaha meyakinkan Rakitic untuk menjadi bagian dari transfer Neymar.
Gelandang Kroasia itu sepertinya menolak untuk dijual ke klub lain. Dia berpikir masih bisa tampil bagus di Barcelona dan ingin tetap tinggal di Spanyol.
Kedatangan Frenkie De Jong membuat masa depan Rakitic diragukan. Selain De Jong, sang pemain juga harus bersaing dengan Carles Alena, Rafinha, Arthur Melo, Sergi Roberto, Arturo Vidal, dan Sergio Busquets di lini tengah Barcelona.
Rakitic sudah tidak muda lagi. Dia sudah menjalani sebagian besar karirnya di Spanyol dan sudah saatnya mencari tantangan lainnya.
Berikut ini limat alasan Ivan Rakitic harus tinggalkan Barcelona seperti dilansir Ronaldo.com.
Sudah Menang Segalanya di Klub

Pada musim pertamanya di Barcelona, Ivan Rakitic datang sebagai pengganti Cesc Fabregas dan ia membuat dampak yang instan.
Sekarang, Rakitic sudah bermain selama lima musim di klub Catalan. Dia ikut memenangkan treble dan merengkuh tiga gelar La Liga lainnya sejak saat itu.
Secara harfiah tidak ada lagi yang bisa dimenangkan oleh Ivan Rakitic sebagai pemain Barcelona. Ini mungkin saat yang tepat untuk mulai memikirkan tantangan baru di kompetisi yang berbeda.
PSG menginginkan Rakitic pada musim panas ini. Namun, masih ada beberapa detail yang perlu diselesaikan sebelum transfer tersebut terjadi.
Barcelona sudah punya banyak gelandang berkualitas. Karena itu, Rakitic tidak perlu khawatir apabila ingin meninggalkan klub.
Sudah Tidak Muda

Barcelona tidak segan menyingkirkan pemain yang sudah mencapai usia tertentu, terutama yang tidak dianggap sebagai simbol di klub. Namun, Gerard Pique, Sergio Busquets, atau Lionel Messi adalah kasus yang berbeda.
Rakitic adalah salah satu pemain veteran yang ada di skuat Barcelona. Namun, dia masih bisa menghasilkan uang baik untuk klub jika dijual pada musim panas ini.
Bahkan, Rakitic masih bisa digunakan sebagai alat tukar jika Barcelona memutuskan untuk memasukkannya dalam negosiasi untuk mendapatkan kembali Neymar.
Sayangnya, tidak ada pemain yang bisa mengendalikan situasi seperti ini. Musuh besar Rakitic dengan semua drama ini adalah usianya sendiri, tidak peduli jika dia masih berada di puncak permainannya.
Masih Bisa Bermain Bagus di Liga Eropa Lainnya

Ivan Rakitic sudah dianggap sebagai pemain veteran di Barcelona. Namun, dia masih bisa bermain di level tertinggi setidaknya untuk tiga musim lagi.
Gelandang asal Kroasia ini sudah terbukti menjadi salah satu pemain paling andal untuk klub Catalan selama lima musim terakhir. Usianya tidak akan menjadi masalah.
Klub mana pun yang berhasil memboyong Rakitic pasti beruntung. Sebab, mereka mendapatkan salah satu gelandang terbaik yang ada saat ini.
Pelatih Ernesto Valverde tidak menurunkan Rakitic dalam dua pertandingan awal La Liga. Hal itu mengindikasikan bahwa sang pemain sudah dipersilakan mencari klub baru.
Tidak Punya Tempat Lagi di Skuat

Barcelona sudah melakukan beberapa transfer yang sangat spesifik sejak musim lalu. Ivan Rakitic adalah salah satu pemain yang bisa terkena dampaknya.
Kedatangan Arthur Melo musim lalu dan Frenkie de Jong musim panas ini merupakan sinyal buat pemain asal Kroasia tersebut.
Saat ini stok gelandang di Barcelona sudah padat. Setidaknya salah satu dari mereka harus hengkang dan klub cukup senang dengan penampilan Arturo Vidal dari musim lalu.
Selain itu, klub Catalan sedang berusaha membantu pemain akademi mereka berkembang di klub. Pemain muda seperti Carles Alena atau Riqui Puig seharusnya bisa mendapat kesempatan yang lebih banyak tahun ini jika Rakitic pergi.
Tak Dapat Perlakuan Layak

Ivan Rakitic saat ini tidak mendapat perlakuan yang layak dari Barcelona. Padahal, sang pemain adalah finalis Piala Dunia bersama Kroasia.
Rakitic pantas mendapat rasa hormat dan apabila meninggalkan Barcelona harus dengan keputusannya sendiri. Namun, ia diperlakukan seperti sampah oleh dewan klub.
Akan tetapi, hal itu tidak mengejutkan. Barcelona punya sejarah tidak memperlakukan legenda mereka dengan baik.
Rakitic sepertinya masih belum punya keinginan hengkang dari klub. Namun, dia dipaksa untuk meninggalkan klub dengan menjadi alat tukar untuk Neymar.
Sumber: Ronaldo.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Frenkie de Jong Terpilih Sebagai Gelandang Terbaik Liga Champions 2018-19
Liga Champions 29 Agustus 2019, 23:59
-
Victor Valdes: Ansu Fati, Anarki Total!
Liga Spanyol 29 Agustus 2019, 18:54
-
Ivan Rakitic Merapat ke Juventus
Liga Spanyol 29 Agustus 2019, 18:20
-
Rivaldo Dukung Tukar Tambah Neymar dan Ousmane Dembele
Liga Spanyol 29 Agustus 2019, 17:40
-
Rivaldo: Neymar Tidak Akan Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 29 Agustus 2019, 17:20
LATEST UPDATE
-
Benarkah Luke Vickery Tengah Dinaturalisasi Timnas Indonesia?
Tim Nasional 8 April 2026, 09:03
-
Kemenangan di Markas Sporting jadi Pembuktian Arsenal
Liga Champions 8 April 2026, 09:01
-
Seven Speed Motorsport Bidik Sapu Bersih Podium di Kejuaraan Nasional 2026
Otomotif 8 April 2026, 09:00
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 8-9 April 2026
Liga Champions 8 April 2026, 08:48
-
Peluru Pengganti yang Membawa Arsenal Menang di Sporting
Liga Champions 8 April 2026, 08:40
-
Kata-Kata Harry Kane Usai Bawa Bayern Munchen Menang di Bernabeu
Liga Champions 8 April 2026, 07:59
-
Harry Kane Puas Bayern Bungkam Madrid di Bernabeu: Selalu Sulit!
Liga Champions 8 April 2026, 07:48
-
Kompany Puji Penampilan Spesial Manuel Neuer: Konsistensi!
Liga Champions 8 April 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR