
Bola.net - Luka Jovic kerap mendapat kritik setelah pindah ke Real Madrid. Namun, sang pemain masih tetap mendapat pembelaan dari Zinedine Zidane.
Pemain Serbia itu direkrut Los Blancos dari Eintracht Frankfurt pada musim panas. Bahkan, Madrid harus mengeluarkan 60 juta euro untuk sang pemain.
Dengan biaya transfer sebesar itu, Jovic diharapkan bisa menyumbang banyak gol untuk Madrid. Namun, pemain berusia 22 tahun itu belum mampu melakukannya.
Tidak sedikit media Spanyol yang menuntut Jovic agar tampil lebih baik lagi. Namun, Zidane tidak pernah meragukan kemampuan sang pemain.
Ada laporan yang mengatakan kalau Madrid ingin melepas Jovic di bursa transfer. Namun, akan lebih baik jika Los Blancos tetap memberi kesempatan kepada Jovic.
Berikut ini lima alasan Jovic harus tetap bertahan di Madrid seperti dilansir Ronaldo.com.
Usia

Di usianya yang baru 21 tahun, Luka Jovic memiliki masa depan yang cerah. Ia tidak perlu mendengarkan kritik apa pun.
Jovic adalah striker yang sangat berbakat. Ia memiliki potensi untuk menjadi salah satu yang terbaik di dunia.
Florentino Perez mendatangkan Jovic untuk menjadi striker masa depan Los Blancos. Tidak ada yang memperkirakan Jovic langsung menjadi striker top pada tahun pertamanya.
Jovic membutuhkan beberapa tahun ke depan untuk menjadi pemain kunci Los Blancos. Kesabaran adalah kunci.
Kemampuan Mencetak Gol

Jovic mampu mencetak 27 gol di semua kompetisi untuk Eintracht Frankfurt musim lalu. Karena itulah, Real Madrid mengontraknya.
Tidak banyak striker yang mempunyai kemampuan seperti Jovic sebagai penyerang. Dia adalah penyerang yang berbahaya.
Striker kelas dunia harus bisa menghubungkan bola pada sentuhan pertama dan mengirimkannya ke bagian belakang gawang.
Jovic melakukan ini secara rutin di Eintracht Frankfurt. Real Madrid bahkan tidak memiliki striker yang melakukan pekerjaan spesifik ini, Karim Benzema sangat berbeda.
Pengganti Karim Benzema yang Sempurna

Banyak yang percaya Luka Jovic akan bermain di sebelah Karim Benzema.
Striker Serbia itu bisa tampil di dalam kotak penalti dan memberi pemain Prancis itu lebih banyak kebebasan untuk bermain di pinggiran.
Tetapi yang lebih penting, Jovic adalah striker berbakat yang seharusnya bisa menggantikan Benzema pada saat dia pensiun.
Benzema masih bisa bermain beberapa tahun lagi. Itu merupakan waktu sempurna bagi Jovic untuk mendapatkan kepercayaan yang ia butuhkan.
Masih Terlalu Cepat untuk Tinggalkan Madrid

Jovic banyak mendapatkan kritik atas penampilannya pada musim ini, terutama dari media.
Para penggemar melontarkan kritik kepada Jovic karena sang pemain masih belum sesuai harapan. Namun, Jovic memang belum mendapat kesempatan yang cukup selama berseragam Los Blancos.
Madrid harus memberinya kesempatan, setidaknya memberinya waktu untuk beradaptasi dengan liga yang baru.
Jovic harus mengabaikan semua energi negatif dan tetap fokus pada perkembangannya. Jovic pasti akan punya kesempatan untuk bersinar.
Harganya

Transfer Luka Jovic memakan biaya lebih dari 60 juta euro. Itu bisa dibilang harga yang cukup mahal untuk pemain.
Jovic baru mencetak satu gol untuk Los Blancos sejauh ini. Namun, Madrid tidak perlu melepasnya setelah satu musim.
Sang striker juga tidak perlu meninggalkan klub dengan status pinjaman. Jovic terlalu mahal untuk itu.
Sebaliknya, Jovic harus fokus pada peningkatan performanya dan belajar lebih banyak dari rekan satu timnya.
Sumber: Ronaldo.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neymar Minta Publik Bersabar Dengan Rodrygo dan Vinicius
Liga Spanyol 8 Januari 2020, 21:27
-
MU Hidupkan Minat untuk Donny van de Beek
Liga Inggris 8 Januari 2020, 21:00
-
Zinedine Zidane: Real Madrid Bukan Unggulan di Supercopa De Espana
Liga Spanyol 8 Januari 2020, 17:20
-
Meski Dihantam Badai Cedera, Real Madrid Pede Tumbangkan Valencia
Liga Spanyol 8 Januari 2020, 17:00
-
Valencia Siap Jegal Real Madrid di Supercopa de Espana
Liga Spanyol 8 Januari 2020, 16:40
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR