Bola.net - Beberapa pihak mulai menyuarakan keraguan mereka mengenai duet Lionel Messi dengan . Banyak tokoh yang menilai dua pemain hebat ini akan sulit disatukan dalam satu tim.
Barcelona FC membayar 57 juta euro untuk menarik Neymar ke Camp Nou. Tujuan awal mereka sudah pasti adalah untuk mengurangi Messidependencia yang selama ini menjadi salah satu momok Blaugrana.
Tak ada yang meragukan kualitas Messi dan Neymar (kecuali mungkin Joey Barton yang menyebut Neymar sebagai Justin Bieber-nya sepakbola). Namun juga tak bisa dibantah bahwa menyatukan dua talenta tidaklah semudah membalik telapak tangan.
Johan Cruyff adalah yang paling lantang dalam menyuarakan keraguannya. Ia menyebut pembelian Neymar merupakan perjudian besar yang bisa saja merusak harmoni Barca. Namun Cruyff juga mengakui bahwa duet Neymar-Messi bisa jadi tandem paling menakutkan di seantero Eropa.
Berikut adalah beberapa alasan yang membuat sebagian kalangan berpikir Messi dan Neymar tak akan bisa akur. (sun/hsw)
Negara

Neymar adalah orang Brasil sedangkan Messi adalah orang Argentina. Dalam sejarahnya, Brasil dan Argentina tak pernah bisa akur dalam sepakbola.
Contoh paling mudahnya seperti ini: Bayangkan jika Pele dan Diego Maradona berada dalam satu ruangan untuk membahas siapa pemain terbaik sepanjang masa. Secara umum, Brasil dan Argentina merupakan rival klasik dalam sepakbola dunia.
Meski demikian, rivalitas antar negara itu tak bisa dijadikan patokan sepenuhnya mengenai hubungan pemain di level klub. Messi sendiri bisa sangat akur dengan para penggawa Barca dari Brasil seperti Dani Alves dan Adriano.
Jika merunut lebih jauh lagi, dua mentor pertama Messi adalah pemain-pemain asal Brasil; Ronaldinho dan Deco. Jadi, rivalitas antar negara sepertinya tak akan menjadi alasan buat Messi dan Neymar untuk tidak akur.
Bola Mati

Neymar adalah eksekutor tendangan bebas yang lihai. Jika tak percaya, silahkan tanya kepada Gianluigi Buffon yang gawangnya baru dibobol dengan cantik di Piala Konfederasi.
Di lain pihak, Messi juga merupakan penendang bola mati yang piawai. Ia sudah menunjukkannya musim lalu dengan mencetak beberapa gol cantik lewat tendangan bebas.
Para pemain dengan skill seperti ini biasanya punya ego cukup tinggi untuk menjadi eksekutor. Messi dan Neymar juga demikian. Namun tak serta merta mereka bakal bertengkar untuk berebut menjadi penendang.
Masalah seperti ini biasanya akan diselesaikan oleh pelatih. Seorang pelatih bisa saja membagi tugas menendang dan para pemain diberi kesempatan secara bergantian. Karenanya, jika kedua pemain memang berebut untuk menjadi eksekutor bola mati, maka Tito Vilanova yang harus menjadi penengah dan berperan sebagai pembuat keputusan.
Gaya Bermain

Masalah utama Messi dan Neymar adalah mereka terlalu mirip. Bukan soal gaya, tetapi soal cara mencetak gol. Messi dan Neymar senang masuk dari samping, melakukan tusukan ke tengah lalu mencetak gol.
Bedanya, Neymar suka mempermainkan lawannya dengan trik-trik yang memukau. Messi, di sisi lain, lebih bermain efektif. Ia melewati lawan dengan gerakan 'seperlunya' tanpa banyak pamer skill.
Masalahnya adalah, dua pemain ini menempati posisi yang sama di lapangan. Lagi-lagi keputusan akan berada di tangan Vilanova. Ia bisa memilih menempatkan Messi dan Neymar di sisi sayap yang berbeda atau mengorbankan salah satu untuk menempati posisi baru di tengah.
Sponsor

Messi adalah salah satu pemain utama milik Adidas sedangkan Neymar adalah poster boy Nike. Persaingan Nike vs Adidas adalah perseteruan dua produsen apparel paling menggurita di dunia olahraga.
Selain itu, Nike merupakan partner Barca. Publik juga sudah tahu bahwa sponsor tim juga bisa memiliki peran yang besar dalam menentukan transfer pemain. Yang ditakutkan adalah jika terjadi friksi antara Messi dan Neymar, akan ada campur tangan dari sponsor-sponsor tersebut.
Selain itu uang penghasilan Neymar dan Messi juga berpotensi mendapatkan masalah. Jika sampai ada salah satu pemain yang iri, bisa jadi akan ada perang dingin antar pemain. Meski demikian, Barca pastinya tak akan begitu saja merelakan dua pemain itu pergi hanya karena uang.
Sejarah

Untuk mengeluarkan potensi maksimal Messi, sudah banyak pemain depan yang harus dikorbankan. Messi adalah prioritas Barca dalam beberapa tahun terakhir, ia harus mendapatkan semua ruang yang dibutuhkannya.
Ronaldinho, Samuel Eto'o, Zlatan Ibrahimovic dan David Villa kehilangan posisi mereka ketika disandingkan dengan Messi. Villa dan Ibra yang sebelumnya menjadi ujung tombak di tim masing-masing harus rela menjadi 'pembantu' Messi di Barca.
Kemungkinan besar Nasib Neymar akan sama. Ia tak akan menjadi ujung tombak lagi dan akan ditempatkan untuk lebih banyak membantu Messi. Neymar mengaku tak keberatan untuk menjalani peran itu.
Dalam konferensi pers pengenalan dirinya, Neymar mengatakan dirinya datang ke Barca untuk membantu Messi menjadi lebih hebat lagi. Masalahnya adalah; sampai kapan?
Setiap pemain pasti memiliki impian untuk menjadi yang terbaik, tak terkecuali Neymar. Patut diingat bahwa Neymar sudah menjadi salah satu kandidat penerima Ballon d'Or dalam beberapa tahun terakhir.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
10 Pemain Inggris di Spanyol: Sebuah Pertimbangan Bagi Rooney
Editorial 28 Juni 2013, 17:17
-
Barcelona Hargai Marquinhos 28 Juta Euro
Liga Champions 28 Juni 2013, 17:15
-
Barca Relakan Thiago, United Tinggal Hadapi Bayern
Liga Inggris 28 Juni 2013, 15:20
-
Messi Harap Neymar Berikan Yang Terbaik di Barca
Liga Spanyol 28 Juni 2013, 14:31
-
Peran 'Nomor 10' Menanti Franck Ribery
Liga Eropa Lain 28 Juni 2013, 08:55
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52





















KOMENTAR