Bola.net - Bola.net - Pertandingan babak semifinal Liga Champions sudah resmi berakhir. Real Madrid akan berhadapan dengan di partai puncak.
Los Blancos menjadi tim pertama yang sampai di final setelah melewati hadangan Bayern Munchen. Sementara itu, The Reds berhasil mengalahkan perlawanan AS Roma.
Kedua tim kini akan menuju Kiev dengan tujuan untuk mengangkat trofi Si Kuping Besar. Baik Madrid atau Liverpool punya peluang yang sama kuat.
Berikut ini adalah lima hal yang bisa dipelajari dari babak semifinal Liga Champions seperti dilansir Squawka.
Zidane Terus Cetak Sejarah

Zidane meraih kesuksesan yang sangat besar dalam waktu yang sangat singkat. Mantan pemenang Ballon d'Or ini menjadi pelatih pertama sejak Arrigo Sacchi yang memenangkan Piala Eropa berturut-turut.
Zidane berpeluang melebihi prestasi tersebut, prestasi yang tidak pernah diraih pelatih sebelumnya dalam sejarah kompetisi. Namun, Zizou sekarang bergabung dengan Fabio Capello dan mantan mentornya Marcello Lippi sebagai satu-satunya pelatih yang pernah mencapai tiga final berturut-turut.
Capello, yang memimpin AC Milan, kalah pada tahun 1993 dan 1995 dari Marseille dan Ajax, tetapi kedua kekalahan itu menjepit kesuksesannya atas Barcelona.
Lippi bersama Juventus menjadi juara setelah mengalahkan Ajax pada tahun 1996. Namun, kesuksesan tersebut tidak berlanjut karena kalah dari Borussia Dortmund (1997) dan Real Madrid (1998).
Zidane, sekarang tak terkalahkan dalam tiga semifinal sebagai manajer, bisa mencatatkan namanya dalam buku sejarah Piala Eropa.
Salah dan Firmino Menggila

Salah dan Firmino Menggila
Liverpool tampil cukup produktif di leg pertama melawan AS Roma. The Reds sempat unggul 5-0. Namun, tim Serigala ibukota berhasil mencetak dua gol telat untuk menghidupkan peluang mereka ke final.Mohamed Salah dengan cepat membawa The Reds memimpin 2-0 melawan mantan klubnya, sebelum membuat assist untuk Sadio Mane dan Roberto Firmino.
Salah menjadi pemain pertama dalam sejarah Liga Champions yang berhasil mencetak dua gol dan dua assist di pertandingan semifinal. Namun, Salah tidak memegang rekor tersebut sendirian karena Firmino juga melakukan hal yang sama di pertandingan tersebut.
Bayern Tak Lagi Menakutkan

Bayern Tak Lagi Menakutkan
Belum lama ini Bayern (dan klub Jerman dalam hal ini) dianggap sebagai batu sandungan bagi Real Madrid. Tapi sekarang ceritanya berbeda karena untuk lima musim beruntun klub Spanyol berhasil menyingkirkan Bayern dari Liga Champions.Sejak mengangkat gelar kelima mereka pada tahun 2013, Bayern dieliminasi oleh tiga tim besar Spanyol di musim berikutnya: Real Madrid (2013/14, 2016/17, 2017/18), Barcelona (2014/15) dan Atletico Madrid (2015/16).
Banjir Gol

Banjir Gol
Kemenangan Liverpool di leg pertama melawan Roma adalah semifinal Liga Champions yang paling sarat gol dalam 23 tahun. Sejak leg kedua antara Ajax dan Bayern Munchen pada tahun 1995 tidak ada pertandingan yang menghasilkn tujuh gol.Jika ditotal, pertandingan antara Liverpool melawan Roma menghasilkan 13 gol. Liverpool lolos ke final dengan agregat 7-6, memecahkan rekor Liga Champions sebelumnya yang bertahan selama dua dekade (10 gol) antara Juventus dan AS Monaco pada 1997/98.
The Reds sudah mencetak 40 gol dalam 12 pertandingan di Liga Champions musim ini. Mereka bukan hanya tim Inggris tersubur dalam satu musim di pentas elit Eropa tapi juga hanya kurang satu gol untuk menyamai rekor Real Madrid (41) pada musim 2013/14.
Benzema Bagus

Benzema Bagus
Tidak ada pemain Real Madrid yang mendapat pujian lebih banyak dari Karim Benzema saat ini. Ia punya catatan gol yang tidak terlalu fantastis untuk pemain nomor sembilan, tapi tentu ada alasan mengapa manajer sebelumnya sangat percaya dengannya, termasuk Zidane saat ini.Sederhananya, pemain Prancis itu adalah rekan yang sempurna bukan hanya untuk predator seperti Cristiano Ronaldo, tapi juga untuk pemain-pemain seperti Gareth Bale, Marco Asensio dan Isco juga.
Tapi dia juga bisa mencetak gol dan itu terjadi di leg kedua saat Madrid menjamu Bayern. Ia mencetak brace sehingga Madrid ke final dan namanya masuk dalam daftar pencetak gol yang mengesankan di semifinal.
Benzema sudah mencetak lima gol di fase empat besar - yang menempatkannya sejajar dengan Alessandro Del Piero, Eusebio dan Jari Litmanen. Dia hanya kalah dari empat pemain: Cristiano (13), Alfredo Di Stefano (11), Ferenc Puskas (7) dan Robert Lewandowski (6).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Barca: Liga Champions Lebih Baik dari Dua Gelar Domestik
Liga Spanyol 3 Mei 2018, 22:06
-
Carvajal Sering Cedera, Bek Portugal Ini Jadi Pilihan Madrid
Liga Spanyol 3 Mei 2018, 21:32
-
Jelang El Clasico, Iniesta Absen di Sesi Latihan
Liga Spanyol 3 Mei 2018, 20:34
-
Kluivert Prediksi Barca Kalahkan Madrid dengan Skor 3-1
Liga Spanyol 3 Mei 2018, 20:04
-
Salah: Ini Bukan Final Antara Saya Dan Ronaldo
Liga Champions 3 Mei 2018, 18:42
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR