
Bola.net - Seorang pelatih mempunyai peran yang sangat penting di sebuah tim. Karena itu, tak sedikit klub atau negara yang berani membayar mereka dengan mahal, termasuk di Piala Dunia 2022 ini.
Sebanyak 32 pelatih beradu taktik di Qatar. Kiprah mereka tentu saja sangat menarik untuk disimak, bukan cuma performa para pemain saja.
Demi meraih prestasi di Piala Dunia 2022 federasi suatu negara rela menggelontorkan banyak uang untuk mempekerjakan pelatih jempolan. Sayang, tidak semua pelatih mampu membawa timnya melangkah jauh di turnamen ini.
Namun, pelatih mahal ternyata tidak menjamin bisa memberikan prestasi bagus di lapangan. Beberapa di antaranya gagal membawa timnya lolos dari fase grup.
Berikut ini lima pelatih dengan bayaran termahal yang gagal meloloskan timnya ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
5. Carlos Queiroz

Carlos Queiroz memiliki catatan panjang dalam mengampu timnas Iran. Dirinya mendapatkan bayaran sebesar 1,5 juta pounds per tahun saat bertarung di Piala Dunia 2022.
Meski begitu, Queiroz gagal membawa Iran lolos ke babak gugur. Mehdi Taremi dan kolega hanya mampu finis di posisi ketiga Grup B.
Iran hanya mengumpulkan tiga poin hasil dari sekali menang dan dua kali kalah. Mereka kalah dari Inggris dan Amerika Serikat.
4. Herve Renard

Arab Saudi sempat menggemparkan dunia kala berhasil membungkam Argentina di laga perdana Grup C. Wakil Asia ini mengalahkan Lionel Messi dan kawan-kawan dengan come back ciamik 2-1.
Namun, itu adalah satu-satunya kemenangan yang berhasil diraih Arab Saudi. Mereka gagal lolos ke fase gugur karena sisanya kalah dari Meksiko dan Polandia.
Herve Renard sendiri telah menjadi pelatih Arab Saudi sejak 2019. Dirinya mendapatkan bayaran sebesar 2 juta pounds per tahun.
3. Felix Sanchez

Meski berstatus tuan rumah, Qatar tidak bisa berbicara banyak di Piala Dunia 2022. Mereka harus menelan tiga kekalahan dari tiga pertandingan.
Qatar menempati dasar klasemen Grup A dan tidak mendapatkan poin. Mereka kalah 0-2 dari Belanda, 1-3 dari Senegal dan 0-2 dari Ekuador.
Tak heran jika Qatar dicap menjadi tuan rumah terburuk sepanjang Piala Dunia. Padahal sang pelatih Felix Sanchez mendapat bayaran 2,5 juta pounds per tahun.
2. Roberto Martinez

Hasil mengejutkan diperoleh Belgia sepanjang turnamen. Menempati Grup F bersama Kanada, Maroko dan Kroasia, Belgia ternyata tak mampu lolos ke 16 besar.
Belgia finis di peringkat ketiga dengan koleksi empat poin. Mereka menang 1-0 atas Kanada, imbang 0-0 lawan Kroasia dan menyerah 0-2 dari Maroko.
Roberto Martinez pun mengundurkan diri setelah Belgia terhenti di fase grup. Padahal Martinez mendapat bayaran 3 juta pounds per tahun.
1. Hansi Flick

Hansi Flick meraup bayaran sebesar 5 juta pounds per tahun sebagai pelatih Jerman. Hal ini membuatnya keluar sebagai pelatih dengan bayaran tertinggi dalam catatan Piala Dunia 2022.
Meski begitu, Flick termyata tidak mampu membawa Jerman lolos ke babak 16 besar. Hal ini lantaran Jerman menempati posisi ketiga di klasemen Grup E, dengan perolehan skor akhir empat poin.
Meski perolehan poin akhirnya sama dengan saingan ketatnya, Spanyol, tapi Jerman tetap tidak bisa melanjutkan ke fase gugur karena selisih gol. Dalam jumlah gol, Jerman kalah dari Spanyol.
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Baca Juga:
- 7 Pemain Berbanderol 100 Juta euro Plus di Piala Dunia 2022
- 5 Pemain Chelsea yang Mencetak Gol di Piala Dunia 2022, Termasuk Kai Havertz
- 5 Pemain Termahal di Grup H Piala Dunia 2022, Tak Ada Ronaldo
- 5 Pemain Termahal di Grup G Piala Dunia 2022, Vinicius Nomor Satu!
- Termasuk Takehiro Tomiyasu, 7 Bintang Premier League Pada Laga Jepang vs Spanyol di Piala Dunia 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal TV: 6 - 9 Desember 2022
Jadwal Televisi 5 Desember 2022, 22:00
-
Kisah Perseteruan Van Gaal vs Johan Cruyff, Bisakah Belanda Juara Piala Dunia 2022?
Piala Dunia 5 Desember 2022, 21:45
-
Olivier Giroud Ungkap Makna Selebrasinya dengan Kylian Mbappe
Piala Dunia 5 Desember 2022, 18:55
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR