
Bola.net - Masa depan Andrea Pirlo di Juventus sedang dipertanyakan. Laju kurang meyakinkan Bianconeri sepanjang musim ini bisa membuat Pirlo kehilangan pekerjaannya.
Juventus menunjuk Pirlo untuk membesut Cristiano Ronaldo dkk pada musim panas tahun lalu. Keputusan Bianconeri terbilang mengejutkan mengingat Pirlo tak memiliki pengalaman sebagai pelatih.
Meski sukses membawa Si Nyonya Tua juara Supercoppa Italiana dan melaju ke final Coppa Italia, Pirlo gagal membawa Juventus melaju lebih jauh di Liga Champions. Mereka juga kemungkinan besar tak akan mampu mempertahankan Scudetto.
Situasi ini jelas membuat Pirlo berada dalam tekanan besar. Tidak sedikit yang memprediksi bahwa mantan gelandang timnas Italia itu akan didepak dari kursi pelatih Juventus.
Dalam sejarahnya, Juventus memang tidak segan memecat pelatih yang gagal memenuhi ekspektasi. Pirlo bisa mengikuti jejak mereka apabila tak kunjung memperbaiki kinerja tim asuhannya.
Berikut ini lima pelatih terakhir yang dipecat oleh Juventus.
Maurizio Sarri

Maurizio Sarri menjadi pelatih terbaru yang dipecat Juventus. Mantan pelatih Chelsea itu hanya bertahan selama satu musim di Turin.
Sarri diangkat menjadi pelatih Juventus pada musim panas 2019. Ia berhasil mengantarkan Bianconeri meraih gelar Serie A pada musim lalu.
Namun, gelar Serie A itu ternyata tak cukup untuk menyelamatkan Sarri dari pemecatan. Sarri didepak setelah Juventus tersingkir dari Liga Champions.
Luigi Delneri
?????| "Voglio ragazzi motivati, domani test importante", Luigi Delneri alla vigilia della partita ???? @ascittadella73
— Brescia Calcio BSFC (@BresciaOfficial) October 3, 2020
?? https://t.co/0hi0MrdIzf#CITBRE#SerieBKT#crediAmoci#ForzaBrescia ????????? pic.twitter.com/qoobxOt0c9
Luigi Delneri datang ke Juventus pada musim panas 2010. Bianconeri merekrut Del Neri setelah sukses membawa Sampdoria finis di poisi 4 besar di Serie A.
Namun, penampilan Juventus di bawah asuhan Del Neri sangat buruk. Mereka hanya hanya mampu finis di posisi ketujuh di Serie A dan gagal berlaga di Eropa.
Alhasil, Juventus cukup satu musim saja menjalin kerja sama dengan Del Neri. Mantan pelatih Chievo tersebut akhirnya dipecat pada akhir musim.
Ciro Ferrara

Ciro Ferrara memegang kendali Juventus setelah Claudio Ranieri dipecat di pengujung musim 2008/09. Ia akhirnya ditunjuk sebagai pelatih permanen pada musim berikutnya.
Selama menjadi pelatih Juventus, Ferrara gagal mendongkrak peforma Juventus. Alhasil karier Ferrara bersana Si Nyonya Tua tidak bertahan lama.
Manajemen Juventus akhirnya memecat Ferrara pada bulan Januari. Posisi Ferrara kemudian digantikan oleh Alberto Zaccheroni.
Claudio Ranieri

Claudio Ranieri datang ke Juventus pada musim panas 2007. Ia menggantikan posisi Didier Deschamps yang hengkang setelah membawa Bianconeri promosi ke Serie A.
Musim pertama Ranieri sebagai pelatih Juventus terbilang cukup sukses. Ia membawa timnya finis di posisi ketiga hanya satu musim setelah bermain di Serie B.
Namun, Ranieri dipecat menyusul tujuh pertandingan tanpa kemenangan di pengujung musim 2008/09. Ia meninggalkan klub saat kompetisi Serie A menyisakan dua pertandingan lagi.
Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti pernah menangani Juventus pada 1999-2001. Mantan pelatih AC Milan itu mengambil alih Si Nyonya Tua dari tangan Marcelo Lippi.
Selama dua musim membesut Juventus, Ancelotti gagal mempersembahkan gelar Serie A. Satu-satunya gelar yang bisa diberikan Ancelotti hanyalah Piala Intertoto.
Kebersamaan Ancelotti bersama Juventus harus berakhir pada akhir musim 2000/2001. Ancelotti dipecat dan posisinya digantikan oleh Lippi.
Sumber: Berbagai Sumber
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Pastikan Cristiano Ronaldo dan Andrea Pirlo Bertahan
Liga Italia 24 Maret 2021, 21:33
-
Liverpool Ternyata Tidak Berminat Rekrut Aaron Ramsey
Liga Inggris 24 Maret 2021, 19:00
-
Zinedine Zidane Tangani Juventus Musim Depan?
Liga Italia 24 Maret 2021, 18:20
-
Cristiano Ronaldo Diklaim Hanya Jadi Beban di Juventus, Sepakat?
Liga Italia 24 Maret 2021, 17:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Arsenal Tidak Malu-Malu: Tampil Full Menyerang Demi Amankan Puncak Klasemen
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:47
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
-
Tewasnya Bos Kartel Meksiko Picu Masalah Keamanan, Piala Dunia 2026 Terancam?
Piala Dunia 23 Februari 2026, 17:17
-
Leverkusen vs Olympiacos: Di Ambang Kelolosan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:04
-
Newcastle vs Qarabag FK: Posisi Hampir Tak Tergoyahkan
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:03
-
Inter vs Bodo/Glimt: Nerazzurri Mengejar Mukjizat
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:02
-
Atletico Madrid vs Club Brugge: Penentuan di Metropolitano
Liga Champions 23 Februari 2026, 17:01
-
Arsenal Memang Terlalu Tangguh! Melihat Rahasia Kemenangan Telak di Derby London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:45
-
Persib vs Persita: Eliano Reijnders Ingin Juara Bersama Maung Bandung
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 16:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR