
Bola.net - Ada banyak alasan yang membuat pesepak bola memilih mencari klub baru di bursa transfer. Salah satunya tentu saja menit bermain yang minim.
Jarang di era sepak bola modern seperti sekarang ada pemain yang memiliki loyalitas tinggi. Uang juga kerap menjadi faktor beberapa pemain harus hengkang ke klub lain.
Akan tetapi, uang ternyata bisa dikalahkan oleh kecintaan si pemain terhadap suatu klub. Bahkan ada pemain yang bertahan sejak menimba ilmu di akademi hingga masuk ke tim utama klub.
Beberapa pemain tersebut justru tetap bertahan hingga didapuk menjadi kapten timnya. Ada yang bertahan hingga pensiun, tapi ada pula yang harus pindah karena usia.
Siapa saja pemain tersebut? Berikut ini 5 pemain bola jebolan akademi yang bertahan hingga jadi kapten di klub.
Paolo Maldini

Paolo Maldini menghabiskan seluruh karier sebagai pemain bersama AC Milan. Maldini sudah sejak kecil menimba ilmu di akademi AC Milan atau yang biasa dikenal dengan Primavera pada 1978.
Maldini mulai bermain bersama skuat utama AC Milan sejak Juli 1985 hingga 2009. Bersama I Rossoneri, dia memainkan 902 laga dan mencetak 33 gol.
Dia mengakhiri kariernya dengan 23 gelar, lima di antaranya Liga Champions yang membuatnya sangat disegani pemain dan Milanisti di seluruh dunia.
Francesco Totti

Seperi halnya Paolo Maldini, Francesco Totti juga menghabiskan karier bersama satu klub. Sepanjang berkarier menjadi pemain Totti hanya memperkuat AS Roma.
Totti merupakan pemain akademi Giallorossi sejak 1989 hingga Januari 1993. Setelah itu ia memperkuat tim senior hingga menjadi kapten klub sampai pensiun pada 2017.
Totti tak memberikan banyak gelar seperti Maldini. Namun, dia tetap saja menjadi satu di antara pemain yang paling dihormati.
Dia dianggap istimewa berkat kesetiaannya bersama AS Roma. Padahal, Totti hanya mempersembahkan lima trofi untuk AS Roma.
Totti sejatinya bisa dengan mudah pergi ke klub lain yang berpotensi meraih banyak gelar. Namun dia malah memilih tetap bertahan dengan cinta.
Gary Neville

Gary Neville merupakan pemain jebolan akademi Manchester United pada Juli 1994. Setelah tiga tahun menimba ilmu, Neville kemudian masuk skuat utama Manchester United hingga menjadi kapten klub.
Pria berkebangsaan Inggris itu memutuskan pensiun pada Februari 2011. Selama memperkuat Setan Merah, pemain yang berposisi sebagai bek itu mencatatkan 599 penampilan dengan total menit bermain sebanyak 49.806.
Iker Casillas

Iker Casillas menimba ilmu di akademi Real Madrid sejak 1990. Perlahan tapi pasti Casillas masuk ke skuat Real Madrid kelompok umur hingga tim utama.
Bahkan, Casillas sampai didapuk menjadi kapten meski posisinya penjaga gawang. Namun, berbeda dengan cerita ketiga pemain di atas, Casillas tak mengakhiri karier bersama Real Madrid.
Pihak El Real memutuskan untuk melepasnya pada 2015. Casillas kemudian bergabung dengan klub Portugal, FC Porto.
Lionel Messi

Lionel Messi belum menyelesaikan kariernya sebagai pemain. Hingga kini, pemain berjuluk La Pulga itu masih aktif sebagai pemain Barcelona.
Lionel Messi menjadi satu di antara pemain terbaik dari jebolan La Masia. Bersama Barcelona, Messi sudah mencatatkan 711 penampilan dengan mengemas 622 gol.
Tak hanya itu, Messi berhasil mempersembahkan 34 trofi untuk klub yang bermarkas di Camp Nou itu. Raihan tersebut tentunya masih bisa bertambah karena Messi belum memutuskan pensiun.
Performa apiknya membuat ia didapuk menjadi kapten tim setelah Andreas Iniesta dan Xavi Hernandez pergi.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Faozan Tri Nugroho/Editor Yus Mei Sawitri
Published: 5 Februari 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Sudah Tentukan Jadwal Operasi Cedera Ousmane Dembele
Liga Spanyol 6 Februari 2020, 23:23
-
Moratti Pernah Coba Bajak Messi dari Barcelona ke Inter Milan
Liga Italia 6 Februari 2020, 22:18
-
Liverpool Disarankan Rekrut Kembali Philippe Coutinho
Liga Inggris 6 Februari 2020, 22:00
-
Neymar Ajak Lionel Messi Pindah ke PSG
Liga Spanyol 6 Februari 2020, 21:20
-
Sebelum ke Madrid, Beckham Nyaris Pindah ke Barcelona
Liga Inggris 6 Februari 2020, 18:23
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR