Bola.net - AC Milan kontra seolah sudah menjadi agenda wajib di Liga Champions belakangan ini. Sejak edisi 2011/12, keduanya selalu dipasangkan dan harus berhadapan satu sama lain.Saat menjamu sang raksasa Catalan di San Siro pada matchday 3 musim ini, Rabu (23/10), Milan bermain imbang 1-1 dan mengamankan satu poin krusial. Hasil ini membuat Rossoneri tetap di peringkat dua klasemen sementara Grup H dengan selisih dua angka dari Blaugrana.Milan unggul terlebih dahulu lewat gol cepat hasil error Javier Mascherano dan kombinasi manisnya dengan sang kompatriot, . Pasukan Gerardo Martino mendominasi laga dan mendapatkan gol balasan melalui Lionel Messi tak lama berselang.Apa saja kesimpulan yang bisa diambil dari bentrokan antara juara tujuh kali dan pengoleksi empat gelar di kompetisi elit Eropa tersebut? Berikut lima di antaranya. (br/gia)
Kaka Belum Habis

Kaka yang beraksi di San Siro dini hari tadi sekilas hampir menyerupai Kaka yang pernah membuat para Milanisti 'jatuh cinta' kepadanya bertahun-tahun silam.
Tak hanya mengirm assist untuk gol pembuka Robinho, Kaka juga bermain brilian meski oleh Massimiliano Allegri ditempatkan di kiri, bukan di posisi aslinya sebagai trequartista.
Di sektor itu, Kaka diberi peran lebih defensif. Berulang kali dia turun membantu pertahanan timnya di tengah gelombang serangan sayap kanan Barcelona sambil sesekali menusuk ke ruang kosong yang ditinggalkan Dani Alves.
Kaka bahkan disebut sebagai pemain terbaik Milan dalam laga tersebut.
Robinho Buat Tidur Galliani Tak Nyenyak

Petinggi Milan Adriano Galliani mengatakan setelah laga bahwa dia takkan bisa tidur dengan nyenyak setelah melihat Robinho melewatkan sebuah peluang emas di depan gawang Barcelona.
Robinho gagal menerima operan silang dari sayap kiri dengan sempurna dan membiarkan bola lewat di antara kakinya.
Padahal, itu adalah salah satu kesempatan terbaik Milan untuk melukai Barcelona.
Milan Cocok Dengan 4-3-3

Allegri menerapkan kembali formasi 4-3-3 atas rekomendasi Galliani dan presiden Silvio Berlusconi.
Dengan kaka di posisi Stephan El Shaarawy dan Robinho memerankan 'false 9', serangan Milan hidup, khususnya sepanjang babak pertama.
Kalau bisa mempertahankan ritme ini, Milan mungkin bisa menciptakan comeback hebat di ajang domestik seperti yang mereka tunjukkan musim lalu.
Serangan Barcelona Terbaca

Barcelona sering kesulitan saat bertandang ke markas tim-tim Italia. Kali ini pun hal tersebut kembali terulang.
Barcelona adalah salah satu tim dengan serangan paling mematikan di dunia. Namun, ketika dihadapkan pada lawan yang bermain taktis dan mengandalkan kolektivitas, kreativitas lini serang Barcelona seolah memudar.
Allegri membacanya dengan sempurna. Para winger Milan diberi instruksi untuk turun membantu pertahanan saat diserang. Milan sukses meredam dua dari sekian sumber ancaman Barcelona, yaitu Neymar di kiri dan Alexis Sanchez di kanan. Lionel Messi pun sampai seperti bekerja sendirian di depan.
Neymar serta Sanchez kesulitan masuk ke belakang back-four Milan dan Barcelona pun jadi lebih sering melepas tembakan dengan jarak agak jauh dari gawang, yang membuat Marco Amelia lebih mudah menetralisirnya.
Di Eropa, Milan Punya Wajah Berbeda

Sepertinya, Liga Champions memang mengalir di dalam DNA Milan.
Meski cukup berantakan di Serie A, Milan tetap mampu mengimbangi salah satu raksasa Eropa era modern, Barcelona, dan belum terkalahkan hingga matchday 3.
Keputusan Allegri untuk menurunkan pemain-pemain kaya pengalaman di kompetisi ini seperti Nigel de Jong dan Kaka, ditambah game plan yang tepat, telah memberi Milan hasil positif.
Ganti bertandang ke Camp Nou adalah ujian berat yang menunggu Rossoneri pada matchday 4.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rijkaard: Deco Dan Ronaldinho Cinta Messi
Liga Spanyol 23 Oktober 2013, 23:38
-
El Clasico, Barca Siapkan Mozaik Khusus di Camp Nou
Bolatainment 23 Oktober 2013, 23:10
-
Pique: Laga El Clasico Bisa Jadi Titik Balik
Liga Champions 23 Oktober 2013, 22:49
-
Kaka: Madrid Akan Menangkan El Clasico 2-1
Liga Champions 23 Oktober 2013, 22:23
-
Liga Spanyol 23 Oktober 2013, 21:33

LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR