
Bola.net - menjamu dalam partai play-off kualifikasi Piala Dunia 2014 leg pertama di Lisbon, Jumat (15/11). Dengan keunggulan dalam serangan sayap dan kreativitas dalam menciptakan peluang, pasukan Paulo Bento sukses membungkus kemenangan. Namun, lemahnya penyelesaian akhir membuat Selecao das Quinas hanya menutup laga dengan skor tipis 1-0.
Tajuk utama play-off Portugal kontra Swedia adalah Cristiano Ronaldo vs Zlatan Ibrahimovic, yang sama-sama sedang berada dalam form terbaik. Ronde pertama di Estadio da Luz ini dimenangi Cristiano Ronaldo, yang mencetak gol tunggal kemenangan timnya dengan diving header meneruskan crossing Miguel Veloso pada menit 82.
Ronaldo kembali ke starting line-up Portugal setelah bintang Real Madrid itu sebelumnya absen melawan Luksemburg di laga terakhir kualifikasi Grup F zona Eropa. Namun, Bento tak bisa memainkan gelandang serang Danny dan kiper Anthony Lopes yang cedera. Sementara itu, Zlatan Ibrahimovic juga baru kembali dari skorsing. Pelatih Erik Hamren memilih skema yang cukup defensif dengan menempatkan sang mesin gol PSG sendirian di lini depan.
Portugal, yang mengincar kemenangan perdana atas Swedia di kandang sendiri, mendominasi penguasaan bola sepanjang babak pertama. Namun, justru tim tamulah yang punya peluang terbaik lewat shot Sebastian Larsson yang dimentahkan kiper Rui Patricio serta tendangan bebas Kim Kallstrom dari jarak sekitar 22 meter yang masih meleset dari sasaran.
Portugal bermain jauh lebih baik setelah jeda dan menekan Swedia habis-habisan. Dengan operan-operan pendek, sejumlah through pass dan bombardir crossing dari sayap, yang dipadu kreativitas para gelandangnya, Portugal sampai menghasilkan shot tiga kali lipat lebih banyak daripada Swedia.

Namun, finishing yang tidak maksimal membuat Portugal hanya sanggup mencatatkan tiga shot on target atas nama , Nani dan Ronaldo. Satu-satunya shot on target Ronaldo itulah yang berujung pada gol kemenangan Portugal. Dari total tujuh shot, Ronaldo sebenarnya berpeluang mencetak dua, tapi sundulannya yang lain lima menit jelang bubaran menerpa mistar.
Ibrahimovic tak sanggup berbuat banyak. Lebih sering melepas bola-bola panjang, serangan Swedia mudah terbaca oleh para pemain bertahan Portugal. Ibrahimovic tak mendapatkan suplai operan yang memadai sehingga hanya bisa sekali melepas tembakan.
Pepe (9 clearance) dan Bruno Alves (8 clearance) bermain solid di jantung pertahanan untuk meminimalkan potensi ancaman dari Ibrahimovic. Sementara itu, gelandang serang AS Monaco Joao Moutinho dan Veloso (Dynamo Kiev) tampil gemilang di lini tengah. Moutinho membukukan key pass terbanyak (4) dan paling sering melepas umpan silang (20), sedangkan Veloso aktif membantu serangan maupun pertahananan. Ronaldo, meski beberapa kali terbentur penjagaan Sebastian Larsson dan Mikael Lustig, tetap mampu menunjukkan keistimewaannya sebagai pencipta perbedaan.
Ronaldo jadi pemenang ronde pertama dalam pertarungannya melawan Ibrahimovic. Ronaldo 1, Ibrahimovic 0.
Namun, Ronaldo dan Portugal tak boleh lupa bahwa masih ada ronde kedua di Solna 20 November mendatang. Dengan agregat yang ada sekarang, segala kemungkinan tetap terbuka.
Kalau nanti Swedia ternyata bisa membalikkan agregat dan Portugal terpaksa mengubur mimpi tampil di Brasil 2014, Selecao das Quinas pasti akan sangat menyesali lemahnya finishing mereka di leg pertama.
*Data serta statistik via WhoScored. [initial]
Baca Analisis Pertandingan Lainnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
ANALISIS: Portugal 1-0 Swedia, Menang Sayap dan Kreativitas
Editorial 16 November 2013, 11:25
-
EDITORIAL: Berkuasa Dengan 4-3-3
Editorial 15 November 2013, 16:57
-
Selimut Rumor Cedera Panjang Messi
Editorial 15 November 2013, 02:33
-
Verratti Tepis Rumor Mendarat di Juve
Liga Champions 15 November 2013, 00:45
-
Opini Zlatan Soal Messi, Ronaldo, dan Ribery
Liga Champions 14 November 2013, 16:34
LATEST UPDATE
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR