
Bola.net - Arne Slot harus menerima kekalahan di final pertamanya sebagai manajer Liverpool. Timnya tumbang 1-2 dari Newcastle di Wembley dalam final Carabao Cup 2024/2025.
Meski begitu, Liverpool masih unggul nyaman di puncak klasemen Premier League. Mereka berpeluang menebus kegagalan ini dengan meraih gelar liga musim ini.
Kekalahan di final pertama bukan akhir segalanya bagi seorang manajer. Beberapa pelatih top justru bangkit dan meraih kesuksesan besar setelahnya.
Mereka belajar dari kekalahan dan menjadikan pengalaman itu sebagai motivasi. Hasilnya, mereka berhasil memenangkan trofi bergengsi di level klub maupun internasional.
Berikut adalah empat manajer hebat yang sukses bangkit setelah kalah di final Carabao Cup pertama mereka.
1. Rafael Benitez

Jose Mourinho meraih trofi pertamanya di Inggris dengan menjuarai Carabao Cup 2005 bersama Chelsea. Pada final itu, timnya mengalahkan Liverpool yang juga ditangani pelatih baru, Rafael Benitez.
Musim pertama Benitez di Premier League tidak terlalu mengesankan dengan Liverpool finis 37 poin di belakang Chelsea. Namun, kekecewaan di final Carabao Cup itu segera terbayar lunas beberapa bulan kemudian.
Di Istanbul, Liverpool memenangkan Liga Champions setelah laga dramatis melawan AC Milan. Kemenangan itu menjadi awal kejayaan Benitez bersama The Reds.
2. Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino mungkin tidak meraih trofi selama lima tahun di Tottenham, tetapi pengaruhnya tidak bisa diremehkan. Ia membawa Spurs dari tim medioker menjadi pesaing serius di Premier League dan Eropa.
Di musim debutnya, Pochettino gagal mengulang kejayaan Juande Ramos di Carabao Cup setelah kalah 0-2 dari Chelsea. Namun, di musim-musim berikutnya, Tottenham berkembang menjadi kekuatan baru, termasuk finis kedua di Premier League dengan 86 poin pada 2016/2017.
Puncak eranya adalah membawa Spurs ke final Liga Champions 2019, meski akhirnya kalah. Timnya mungkin hanya akan dikenang sebagai tim nyaris juara, tetapi hingga kini, Tottenham belum mampu membangun tim sebaik era Pochettino.
3. Jurgen Klopp

Jurgen Klopp merasakan kekecewaan besar saat Liverpool kalah di final Carabao Cup 2016 dari Manchester City. Musim itu berlanjut dengan kekalahan di final Liga Europa sehingga menambah luka bagi The Reds.
Namun, Klopp tidak menyerah dan terus membangun timnya. Liverpool finis di empat besar musim berikutnya, lalu mencapai final Liga Champions, sebelum akhirnya menjuarainya pada 2019.
Kesuksesan terus berlanjut dengan gelar Premier League pertama dalam 30 tahun, serta trofi FA Cup dan dua League Cup. Klopp mengubah Liverpool menjadi tim juara yang disegani di Eropa.
4. Eddie Howe

Eddie Howe menjadi manajer Inggris pertama yang memenangkan trofi besar sejak Harry Redknapp pada 2008. Ia membawa Newcastle United meraih trofi domestik pertama mereka sejak 1955.
Dua tahun setelah kalah dari Manchester United di final League Cup 2023, Newcastle akhirnya juara. Mereka mengejutkan Liverpool di final dan menulis sejarah baru di Wembley.
Howe mengungkap perubahan kecil yang mungkin berdampak besar. Newcastle menginap di luar London, menghindari tekanan Wembley lebih awal. Kini, ia telah menjadi legenda Newcastle.
Sumber: Planet Football
Baca Juga:
- 5 Pengganti Realistis Virgil van Dijk di Liverpool, Siapa yang Bisa Mengisi Posisinya?
- 9 Pemain Man Utd yang Langsung Kembali ke Performa Terbaik Setelah Tinggalkan Old Trafford
- Di Mana Mereka Sekarang? 5 Kiper Terbaik Dunia 2022 Versi Gianluigi Buffon
- 6 Wonderkid Premier League dengan Gaji Lebih Tinggi dari Kobbie Mainoo
- 4 Pemain Liverpool yang Bisa Hengkang Usai Kandas di Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bakal Tergoda? PSG Tawarkan Duit Segepok untuk Virgil van Dijk
Liga Inggris 18 Maret 2025, 21:30
-
Deretan Puasa Gelar Terlama di Inggris dan Momen Berakhirnya
Editorial 18 Maret 2025, 15:56
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR