Arsenal Jangan Nyerah Dulu! Ini Deretan Selisih Poin Terbesar yang Berhasil Dikejar di Premier League

Bola.net - Arsenal tertinggal cukup jauh dari Liverpool di puncak klasemen. Perburuan gelar tampak hampir usai, tetapi sejarah mencatat keajaiban bisa terjadi.
Saat musim 2024/2025 dimulai, Arsenal diprediksi menjadi pesaing utama Manchester City. Mereka nyaris juara dalam dua musim sebelumnya, sehingga banyak yang optimis.
Namun, memasuki akhir Februari, justru Liverpool yang unggul 13 poin di puncak. City sudah keluar dari persaingan, sementara Arsenal terancam tertinggal lebih jauh.
Peluang memang tipis, tetapi bukan tidak mungkin Liverpool terpeleset dan Arsenal kembali ke jalur perebutan gelar. Semua masih bisa berubah dalam beberapa bulan ke depan.
Arsenal sendiri pernah membalikkan keadaan sebelumnya. Berikut beberapa selisih poin terbesar yang berhasil dikejar dalam sejarah Premier League.
1. Manchester City 2018/2019 (Defisit 10 Poin)

Manchester City mengalami defisit 10 poin pada musim 2018/2019. Mereka bersaing ketat dengan Liverpool yang tampil luar biasa sepanjang musim itu.
Pada 29 Desember, Liverpool belum terkalahkan di Premier League. Mereka menang 18 kali dalam 20 pertandingan dan hanya kebobolan delapan gol.
City sebenarnya mencetak lebih banyak gol tetapi sudah kalah tiga kali dalam 19 laga. Kekalahan itu terjadi pada Desember, membuat mereka tertinggal 10 poin dari Liverpool.
Namun, City bangkit dengan 18 kemenangan dari 19 laga setelah Boxing Day. Mereka akhirnya merebut gelar dengan selisih satu poin, sementara Liverpool finis dengan 97 poin, rekor tertinggi bagi tim yang gagal juara.
2. Manchester United 2008/2009 (Defisit 10 Poin)

Manchester United tertinggal 10 poin dari Liverpool pada 18 Desember 2008. Namun, mereka punya tiga laga tunda akibat keikutsertaan di Piala Dunia Antarklub.
United tampil stabil sepanjang musim tanpa mengalami penurunan performa besar. Di paruh kedua musim, mereka hanya kehilangan poin tiga kali.
Liverpool sempat menyalip setelah United kalah beruntun pada Maret. Namun, gol Cristiano Ronaldo dan Federico Macheda melawan Aston Villa membawa United kembali ke puncak.
Setelah itu, United hanya kehilangan dua poin dan menjuarai liga dengan selisih empat angka dari Liverpool. Pernyataan kontroversial Rafael Benítez disebut-sebut sebagai salah satu penyebab penurunan Liverpool.
3. Manchester United 2002/2003 (Defisit 10 Poin)

Manchester United memulai musim 2002/2003 dengan lambat. Mereka hanya menang dua kali dalam enam laga pertama.
Pada November 2002, United tertinggal 10 poin dari Arsenal. Saat itu, tidak banyak yang menduga mereka bisa mengejar ketertinggalan.
Namun, setelah kalah 3-1 dari Middlesbrough pada Boxing Day, performa United meningkat pesat. Mereka tak terkalahkan dalam 18 laga tersisa.
Arsenal masih unggul delapan poin pada Maret, tetapi mulai kehilangan momentum. Hasil imbang di Highbury dan kekalahan dari Leeds membuat United mengambil alih dan menjuarai liga.
4. Manchester United 1996/1997 (Defisit 10 Poin)

Manchester United tertinggal 10 poin dari Liverpool pada 17 Desember 1996. Mereka berada di peringkat enam klasemen saat itu.
United memang punya dua laga tunda, tetapi tetap tertinggal cukup jauh. Tidak ada jaminan mereka bisa menang di pertandingan sisa.
Mereka akhirnya bangkit dan menang 3-1 di Anfield pada April. United kemudian menjuarai liga dengan selisih tujuh poin dari pesaing terdekat.
Meski juara, United hanya mengumpulkan 75 poin. Itu menjadi perolehan poin terendah bagi tim juara di era Premier League.
5. Manchester United 1995/1996 (Defisit 12 Poin)

Manchester United tertinggal 12 poin dari Newcastle pada 21 Januari 1996. Saat itu, kedua tim sudah bermain 23 pertandingan.
United mulai bangkit dengan enam kemenangan beruntun. Mereka kemudian mengalahkan Newcastle 1-0 pada 4 Maret lewat gol Eric Cantona.
Persaingan gelar berlangsung hingga pekan-pekan terakhir. Sir Alex Ferguson menggunakan taktik psikologis untuk menekan Newcastle.
Newcastle gagal menang dalam dua laga terakhir, sementara United menang 3-0 atas Middlesbrough. United akhirnya menjadi juara dengan selisih empat poin.
6. Manchester United 1992/1993 (Defisit 12 Poin)

Manchester United tertinggal 12 poin dari Norwich pada 5 Desember 1992. Mereka berada di peringkat ketujuh saat itu.
Kehadiran Eric Cantona dari Leeds sebulan sebelumnya menjadi kunci kebangkitan United. Pada pertengahan Januari, mereka sudah naik ke puncak klasemen.
United sempat turun ke posisi kedua dan ketiga hingga awal April. Namun, tujuh kemenangan beruntun membuat mereka juara dengan selisih 10 poin dari Aston Villa.
Saat itu, Premier League masih diikuti 22 tim, sehingga United punya lebih banyak laga untuk mengejar ketertinggalan. Gelar ini mengakhiri penantian 26 tahun dan menjadi awal dominasi mereka.
7. Arsenal 1997/1998 (Defisit 13 Poin)

Arsenal tertinggal 13 poin dari Manchester United pada akhir Desember 1997. Mereka mengalami periode buruk dengan hanya dua kemenangan dalam delapan laga.
Setelah Natal, performa Arsenal meningkat drastis. Mereka tidak terkalahkan hingga dua laga terakhir musim ini.
Kemenangan beruntun dalam 10 pertandingan menjadi kunci. Dalam periode itu, mereka hanya kebobolan tiga gol.
Arsenal masih tertinggal 12 poin pada Februari, tetapi akhirnya juara dengan selisih satu poin. Ini menjadi gelar pertama Arsene Wenger di musim penuh pertamanya.
Sumber: Opta
Baca Juga:
- 6 Pesepak Bola yang Berusaha Keluar dari Bayang-Bayang Sang Kakak
- 6 Pundit yang Meramal Liverpool Gagal Tembus Empat Besar di Musim 2024/2025
- 6 Pemain yang Bisa Buat Man United Rugi Besar di Bursa Transfer
- 6 Pemain Bayern Munchen yang Kontraknya Habis di 2026, Dipertahankan atau Dijual?
- 5 Mantan Pemain Premier League yang Bermain di Liga Yunani: Martial, Macheda, Siapa Lagi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kuy Sini! Atletico Madrid Tawarkan Jalan Keluar Bagi Darwin Nunez Dari Liverpool
Liga Inggris 27 Februari 2025, 23:52
-
Satu Laga Lagi, Liverpool Samai Rekor Berusia 90 Tahun
Liga Inggris 27 Februari 2025, 23:25
-
Seriusan? Liverpool Coba Rekrut Mason Greenwood di Musim Panas 2025
Liga Inggris 27 Februari 2025, 22:01
-
Lemes di Liverpool, Darwin Nunez Kena Semprot Arne Slot
Liga Inggris 27 Februari 2025, 19:34
-
Lepas Nunez, Liverpool Bakal Rekrut Pemain Brighton Ini?
Liga Inggris 27 Februari 2025, 19:33
LATEST UPDATE
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR