Bola.net - Tirai perhelatan Piala Konfederasi 2013 baru saja ditutup dini hari tadi (01/07). Brasil telah keluar sebagai juara di kandang sendiri usai mengalahkan Spanyol dengan skor meyakinkan 0-3 di Stadion Maracana.
Total telah tersaji 12 pertandingan di perhelatan Piala Konfederasi kali ini, hampir semuanya merupakan pertandingan berkelas yang mampu memicu adrenalin penonton baik melalui jumlah gol maupun kualitas pertandingan yang memikat.
Mutu sebuah pertandingan tersebut juga bisa kita lihat melalui statistik pertandingan. Berikut Bolanet sajikan sejumlah statistik tim-tim yang berlaga di ajang Piala Konfederasi 2013. Statistik tersebut telah dipisahkan dengan beberapa aspek sesuai dengan data resmi yang dihimpun FIFA.
Tim mana saja yang terbaik? Dan siapa yang terburuk? Simak dalam rangkuman statistik berikut. [initial]
Gol yang Tercipta

Produktivitas gol
Terbaik: Spanyol (mencetak 15 gol)
Terburuk: Tahiti (mencetak1 gol)
Jumlah kebobolan
Terbaik: Brasil (kebobolan 3 gol)
Terburuk: Tahiti (kebobolan 24 gol)
Cetak Gol di dalam kotak penalti terbanyak: Spanyol (14 gol)
Kebobolan gol di dalam kotak penalti terbanyak: Tahiti (22 gol)
Cetak Gol dari luar kotak penalti terbanyak: Brasil (3 gol)
Kebobolan Gol dari luar kotak penalti terbanyak: Tahiti, Spanyol, Italia, Jepang (2 gol)
Gol set piece terbanyak: Italia (6 gol)
Bunuh diri terbanyak: Tahiti (2 gol)
Tembakan ke Gawang

Total Tembakan
Terbaik: Spanyol (100 kali)
Terburuk: Tahiti (20 kali)
Tembakan ke Gawang
Terbaik: Spanyol (57 kali)
Terburuk: Tahiti (12 kali)
Tembakan ke Gawang Dalam Kotak Penalti
Terbanyak: Spanyol (39 kali)
Tersedikit: Tahiti (5 kali)
Tembakan ke Gawang Dari Luar Kotak Penalti
Terbanyak: Brasil (20 kali)
Tersedikit: Tahiti (7 kali)
Tembakan Melebar
Terbanyak: Spanyol (43 kali)
Tersedikit: Tahiti (8 kali)
Tembakan Melebar Dalam Kotak Penalti
Terbanyak: Spanyol (28 kali)
Tersedikit: Tahiti (2 kali)
Tembakan Melebar Dari Luar Kotak Penalti
Terbanyak: Italia (17 kali)
Tersedikit: Jepang (5 kali)
Presentase Tendangan Akurasi Tendangan ke Gawang
Terbaik: Uruguay (68%)
Terburuk: Nigeria & Meksiko (50%)
Tembakan tendangan bebas ke gawang terbanyak: Italia (11 kali)
Tembakan membentur tiang terbanyak: Spanyol (4 kali)
Penyerangan

Total Serangan
Terbaik: Spanyol (117 kali)
Terburuk: Tahiti (39 kali)
Serangan Lewat Sayap Kiri
Terbaik: Italia (40 kali)
Terburuk: Tahiti (15 kali)
Serangan Lewat Sayap Kanan
Terbaik: Italia (35 kali)
Terburuk: Tahiti (9 kali)
Serangan Lewat Tengah
Terbaik: Spanyol (43 kali)
Terburuk: Tahiti (15 kali)
Offside
Terbanyak: Nigeria (17 kali)
Tersedikit: Meksiko & Tahiti (4 kali)
Assist
Terbanyak: Spanyol (12 kali)
Tersedikit: Tahiti (1 kali)
Distribusi Bola ke Kotak Penalti
Terbaik: Nigeria (18 kali)
Terburuk: Brasil (2 kali)
Pertahanan

Clearance
Terbanyak: Brasil (42 kali)
Tersedikit: Nigeria (6 kali)
Presentase Clearance Bersih
Terbanyak: Brasil (57%)
Tersedikit: Nigeria (33%)
Jumlah Tackle
Terbanyak: Uruguay (58 kali)
Tersedikit: Nigeria (8 kali)
Tackle Yang Menjadi Possession
Terbanyak: Brasil (22 kali)
Tersedikit: Nigeria (4 kali)
Penyelamatan Kiper
Terbanyak: Italia (25 kali)
Tersedikit: Jepang (8 kali)
Kedisiplinan

Melakukan Pelanggaran
Terbanyak: Brasil (107 kali)
Tersedikit: Tahiti (19 kali)
Dilanggar
Terbanyak: Brasil (86 kali)
Tersedikit: Tahiti (31 kali)
Handballs
Terbanyak: Italia (5 kali)
Tersedikit: Nigeria (0 kali)
Kartu Kuning
Terbanyak: Uruguay (11 kali)
Tersedikit: Nigeria (3 kali)
Kartu Merah Dari 2 Kartu Kuning: Uruguay, Italia & Tahiti (1 kali)
Kartu Merah Langsung Terbanyak: Spanyol (1 kali)
Umpan

Jumlah Umpan
Terbanyak: Spanyol (3520 kali)
Tersedikit: Tahiti (629 kali)
Prosentase Umpan Sukses
Terbanyak: Spanyol (85%)
Tersedikit: Tahiti (69%)
Jumlah Crossing
Terbanyak: Italia (118 kali)
Tersedikit: Tahiti (4 kali)
Prosentase Crossing Sukses
Terbanyak: Tahiti (50%)
Tersedikit: Italia (24%)
Jumlah Corner
Terbanyak: Spanyol (31 kali)
Tersedikit: Tahiti (2 kali)
Prosentase Corner Sukses
Terbanyak: Jepang (70%)
Tersedikit: Brasil (38%)
Lemparan ke Dalam
Terbanyak: Uruguay (149 kali)
Tersedikit: Tahiti (51 kali)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Neymar dan Jordi Alba Akan Jalani Operasi Amandel
Liga Spanyol 1 Juli 2013, 22:00
-
Catatan Yang Tersisa Dari Final Piala Konfederasi 2013
Editorial 1 Juli 2013, 21:20
-
Keluarga Alcantara Terpecah Akibat Brasil-Spanyol
Bolatainment 1 Juli 2013, 20:32
-
Thiago Silva: Vilanova Ajak Saya Gabung Barca
Liga Champions 1 Juli 2013, 20:24
-
Antara Messi, CR7 dan Neymar, Siapa Terbaik Menurut Maradona?
Piala Dunia 1 Juli 2013, 19:03
LATEST UPDATE
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
-
Pelatih Top Liga Prancis Ini Masuk Bursa Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:53
-
Prediksi Crystal Palace vs Aston Villa 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:43
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR