Bola.net - Bola.net - Cesare Prandelli merupakan salah satu pelatih asal Italia yang cukup berpengalaman. Ia pernah menangani sejumlah klub Italia seperti Atalanta, Lecce, Verona, Venezia, Parma, AS Roma dan Fiorentina.
Kiprahnya yang cukup bagus bersama Fiorentina membuatnya mendapat kesempatan untuk menjadi pelatih timnas Italia. Ia mampu membawa Azzurri menembus final Euro 2012 meski pada akhirnya kalah di partai final melawan Spanyol.
Prandelli mengundurkan diri dari timnas Italia setelah gagal menembus babak 16 besar di Piala Dunia 2014 lalu. Setelah itu ia sempat singgah ke Turki dengan menangani Galatasaray.
Semasa menjadi pemain, Prandelli meraih kesuksesan besar ketika memperkuat Juventus. Ia memenangkan tiga gelar Serie A, satu Coppa Italia, satu Piala Eropa dan satu Piala Winners selama enam tahun di Turin.
UEFA memberikan kehormatan kepada Prandelli sebagai salah satu panelis yang berhak menyusun Team of The Year 2015 versinya sendiri. Penasaran siapa sajakah sebelas pemain terbaik tahun ini versi Prandelli? Simak dalam rangkuman berikut.
Kiper

Usia: 37
Klub: Juventus
Negara: Italia
Kata Prandelli: Dia memiliki musim yang luar biasa dengan Juventus dan tampaknya telah menemukan motivasi lagi - bahkan lebih kuat dari sebelumnya. Dia adalah contoh untuk semua orang - dia tidak pernah berhenti meningkatkan diri.
Bek Kiri

Usia: 23
Klub: Bayern Munchen
Negara: Austria
Kata Prandelli: Dia sangat muda, tapi terus berkembang dari tahun ke tahun. Dia memiliki kepribadian yang kuat dan pemain serbaguna.
Bek Tengah

Usia: 31
Klub: Juventus
Negara: Italia
Kata Prandelli: Dia memiliki semangat dan sikap yang hebat. Dia selalu memainkan peran penting sebagai bek dan memberikan kepercayaan diri untuk seluruh garis pertahanan.
Bek Tengah

Usia: 27
Klub: Bayern Munchen
Negara: Jerman
Kata Prandelli: Memiliki kekuatan fisik dan kepribadian yang bagus. Dia tahu cara bermain bola dan memiliki duel udara yang sangat bagus.
Bek Kanan

Usia: 32
Klub: Barcelona
Negara: Brasil
Kata Prandelli: Seorang bek yang selalu ingin merangsek ke sayap kanan; Anda bisa menyebutnya gelandang ekstra.
Gelandang

Usia: 28
Klub: Bayern Munchen
Negara: Chile
Kata Prandelli: Pemain serba bisa yang cocok dengan teknis dan taktik di Bayern Munchen.
Gelandang

Usia: 29
Klub: Juventus
Negara: Italia
Kata Prandelli: Dia seperti kartu joker di lini tengah - dia bisa bermain bagus di setiap posisi.
Gelandang

Usia: 22
Klub: Juventus
Negara: Prancis
Kata Prandelli: Memiliki potensi yang luar biasa. Dalam dua tahun, dia akan menjadi gelandang terbaik di dunia.
Gelandang

Usia: 31
Klub: Barcelona
Negara: Spanyol
Kata Prandelli: Seorang jenius dalam sepak bola. Dia bisa bermain di setiap area lapangan dan memiliki kepribadian yang hebat. Mungkin gelandang paling tak terduga untuk dihadapi.
Penyerang

Usia: 34
Klub: PSG
Negara: Swedia
Kata Prandelli: Seorang striker kelas dunia yang tidak pernah takut untuk memikul tanggung jawabnya, dan dia mencetak banyak gol.
Penyerang

Usia: 28
Klub: Barcelona
Negara: Argentina
Kata Prandelli: Messi adalah sepak bola. Dia adalah apa yang ingin ditonton penggemar sepakbola: teknik, kreativitas, skill, kelas, kegembiraan - masih banyak.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Coret CR7, Ini Team of The Year 2015 Versi Cesare Prandelli
Editorial 29 Desember 2015, 12:07
-
Analisis Peluang Juventus dan Roma di 16 Besar
Editorial 16 Desember 2015, 08:43
-
Prandelli: Inter dan Juve Sama-sama Takut
Liga Italia 20 Oktober 2015, 14:11
-
Prandelli: Milan Masih Dihantui Rasa Takut
Liga Italia 5 Oktober 2015, 21:05
-
Prandelli Masih Favoritkan Juventus Raih Scudetto
Liga Italia 7 September 2015, 20:00
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR