
Bola.net - Manchester United dan Tottenham akan bertemu di final Liga Europa 2024/2025. Ini menjadi final sesama klub Inggris yang langka di Eropa.
Kedua tim lolos setelah menang di leg kedua semifinal pada Jumat (9/5/2025) dini hari WIB. Setan Merah mengalahkan Athletic Bilbao dan Spurs menyingkirkan Bodo/Glimt.
Final akan digelar di San Mames, Bilbao pada 22 Mei mendatang. Pertemuan ini menjadi momen besar bagi sepak bola Inggris. Rivalitas domestik dibawa ke panggung Eropa.
Sebelumnya, hanya lima final Eropa yang mempertemukan klub Inggris. Momen-momen itu jadi bagian sejarah yang tak terlupakan.
Berikut lima final Eropa sesama klub Inggris yang pernah terjadi. Setiap laga penuh tensi dan gengsi tinggi.
1. Chelsea Bungkam Man City di Final Liga Champions 2021

Chelsea menghadapi Manchester City di Porto dalam final Liga Champions 2021. Laga ini merupakan final pertama bagi City, sedangkan Chelsea sudah berpengalaman.
Chelsea sempat kalah di final 2008 sebelum akhirnya juara pada 2012. Pada musim 2020/2021, mereka kembali mencapai final usai mengganti pelatih di tengah musim.
Thomas Tuchel menggantikan Frank Lampard dan membawa perubahan signifikan. Ia sukses mengalahkan tim asuhan Pep Guardiola dengan skor tipis 1-0.
Gol penentu dicetak oleh Kai Havertz di babak pertama. Ia melewati Ederson dan mencetak gol yang membawa Chelsea meraih gelar kedua mereka di ajang ini.
2. Liverpool Tundukkan Spurs di Final Liga Champions 2019

Final Liga Champions 2019 mempertemukan Liverpool dengan Tottenham di Madrid. Ini adalah final kesembilan Liverpool dan pertama bagi Spurs.
Spurs tampil mengejutkan dengan menyingkirkan Man City dan Ajax. Namun, mereka langsung tertinggal sejak menit kedua akibat penalti Mohamed Salah.
Gol tersebut mengubah arah pertandingan secara drastis. Divock Origi kemudian menambah gol kedua menjelang akhir pertandingan.
Liverpool akhirnya menang 2-0 dan meraih gelar keenam mereka di kompetisi ini. Bagi Spurs, ini menjadi akhir pahit dari perjalanan luar biasa mereka.
3. Chelsea Bantai Arsenal di Final Liga Europa 2019

Dua klub London, Chelsea dan Arsenal, bertemu di final Liga Europa 2019. Laga ini digelar di Baku, Azerbaijan, dan menjadi final antar kota yang pertama dalam sejarah kompetisi.
Chelsea sudah pernah menjadi juara pada 2013. Arsenal, meski pernah lolos ke final pada 2000, belum pernah juara di ajang ini.
Setelah babak pertama tanpa gol, Chelsea menggila di babak kedua. Olivier Giroud membuka skor, diikuti oleh gol Pedro dan dua gol dari Eden Hazard.
Arsenal sempat memperkecil kedudukan lewat Alex Iwobi. Namun, keunggulan Chelsea tetap tak tergoyahkan hingga peluit akhir berbunyi.
Ini juga menjadi laga terakhir bagi Hazard sebelum pindah ke Real Madrid. Pelatih Maurizio Sarri pun hengkang usai meraih trofi pertamanya.
4. MU Taklukkan Chelsea di Final Liga Champions 2008

Final Liga Champions 2008 menjadi yang pertama antar sesama klub Inggris. Manchester United menghadapi Chelsea di Moskow dalam laga penuh emosi.
MU berambisi meraih gelar Eropa ketiga mereka. Chelsea sendiri baru pertama kali mencapai babak final kompetisi ini.
Gol dari Cristiano Ronaldo dan Frank Lampard membuat skor imbang 1-1. Laga dilanjutkan ke adu penalti usai skor tak berubah hingga perpanjangan waktu.
Ronaldo gagal dalam penalti, memberi Chelsea keunggulan. Namun, John Terry terpeleset saat menendang penalti penentu dan gagal mencetak gol.
Kegagalan itu dimanfaatkan MU yang akhirnya menang 6-5. Kiper Edwin van der Sar menjadi pahlawan setelah menepis penalti Nicolas Anelka.
5. Spurs Juara Piala UEFA Perdana Usai Tundukkan Wolves

Final UEFA Cup 1972 mempertemukan Tottenham dan Wolverhampton Wanderers. Final ini digelar dua leg dan menjadi final Eropa pertama sesama klub Inggris.
Pada leg pertama di Molineux, Spurs menang 2-1. Dua gol Martin Chivers menjadi penentu kemenangan penting bagi tim tamu.
Leg kedua berlangsung di White Hart Lane dengan hasil imbang 1-1. Hasil itu cukup bagi Spurs untuk mengunci gelar dengan agregat 3-2.
Spurs pun menjadi juara Piala UEFA pertama sepanjang sejarah. Trofi ini kemudian berubah menjadi Liga Europa pada 2009.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kepemimpinan Martin Odegaard Diragukan Usai Kekalahan dari PSG
Liga Inggris 9 Mei 2025, 13:02
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR