Bola.net - Bola.net - Hari terakhir babak kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan ibarat telenovela. Drama, tawa, hingga air mata; semuanya ada.
Uruguay, Argentina dan Kolombia memastikan diri lolos ke Rusia di laga pemungkas. Sementara itu, mimpi Peru untuk tampil di Piala Dunia pertamanya sejak 1982 tetap terjaga.
Ada yang bahagia, ada pula yang merana. Di matchday penutup ini, Chile dan Paraguay harus meratapi kegagalan mereka.
Hari penutupan kualifikasi wilayah CONMEBOL benar-benar dramatis. Tiga tiket lolos otomatis terakhir berhasil diamankan oleh Uruguay, Argentina dan Kolombia.
Uruguay mengawali matchday pemungkas ini dengan berada di posisi dua, setingkat di bawah Brasil yang sudah lolos terlebih dahulu sejak jauh-jauh hari. Uruguay sukses mempertahankan posisi itu berkat kemenangan 4-2 atas Bolivia di Estadio Centenario, Montevideo.
Martin Caceres dan Edinson Cavani masing-masing menyumbang satu gol, sedangkan Luis Suarez memborong dua. Gol-gol tim tamu lahir dari bunuh diri Gaston Silva dan Diego Godin. Enam gol dalam laga ini semua dicetak oleh pemain-pemain Uruguay.
Argentina melompat dari peringkat enam ke peringkat tiga berkat kemenangan atas tuan rumah Ekuador dan hasil laga-laga lainnya. Namun pemegang dua gelar juara dunia ini butuh semua power yang ada pada diri sang kapten Lionel Messi untuk bangkit dari keterpurukan.
Bagi Argentina, ini adalah partai hidup-mati. Ancaman kegagalan semakin terasa setelah Ekuador mencetak gol pembuka lewat Romario Ibarra di menit pertama. Gol itu rupanya melecut semangat Argentina, terutama Messi yang kerap dihujani kritik. Messi lantas mencetak hat-trick di menit 11, 18 dan 62 untuk membawa negaranya berbalik menang 3-1.
Di Estadio Nacional, Lima, tuan rumah Peru bermain imbang 1-1 melawan Kolombia. James Rodriguez membawa Kolombia unggul terlebih dahulu di menit 56, dan Peru membalas lewat Paolo Guerrero di menit 74.
Hasil ini membuat Kolombia sukses mempertahankan posisi empat, spot terakhir untuk kelolosan otomatis ke Rusia. Sementara itu, Peru finis peringkat lima dan akan melakoni play-off inter-konfederasi melawan Selandia Baru (pemenang putaran tiga babak kualifikasi zona Oseania).
Nasib tragis dialami Chile. Bertandang ke Brasil di hari terakhir ternyata menjadi mimpi buruk bagi Alexis Sanchez dan rekan-rekannya.
Meski sudah lolos, Brasil tak memberi mereka ampun. Brasil menang 3-0 lewat satu gol Paulinho dan dua gol Gabriel Jesus. Chile finis peringkat enam, kalah selisih gol dari Peru.
Kisah Paraguay tak kalah menyesakkan. Menjamu Venezuela, kemenangan berapapun skornya sebenarnya cukup bagi Paraguay untuk merebut tempat di play-off dari Peru. Namun Paraguay justru kalah 0-1 oleh gol tunggal Yangel Herrera pada menit 84.
Brasil, Uruguay, Argentina dan Kolombia adalah empat wakil CONMEBOL yang lolos ke Rusia. Sementara itu, Peru masih harus melakoni play-off melawan Selandia Baru yang merupakan wakil Oseania.
Hari terakhir kualifikasi Amerika Selatan pun ditutup dengan kebahagiaan Uruguay, Argentina dan Kolombia, serta kesedihan Chile dan Paraguay.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Drama, Tawa, dan Air Mata di Amerika Selatan
Editorial 11 Oktober 2017, 15:35
-
Suarez: Piala Dunia Membutuhkan Messi
Piala Dunia 11 Oktober 2017, 14:35
-
Bantu Barca, Luis Suarez Ikut-ikut Hubungi Coutinho
Liga Spanyol 10 Oktober 2017, 11:30
-
Dokter Timnas Uruguay Klaim Suarez Tak Butuh Operasi
Liga Spanyol 8 Oktober 2017, 23:07
-
Jalani Operasi Kista, Luis Suarez Absen Bulan November
Liga Spanyol 6 Oktober 2017, 17:46
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR