Bola.net - Oleh: Gia Yuda Pradana
Tampil di panggung megah Piala Dunia merupakan impian semua pesepakbola. Butuh jiwa kesatria untuk melepas kesempatan itu dan mengubur ambisi pribadi demi kepentingan yang lebih besar, kepentingan negara. Namun, gelandang Hellas Verona pinjaman dari Fiorentina dan striker klub Ligue 1 AS Monaco sanggup melakukannya.
Romulo (27 tahun) dan Falcao (28 tahun) adalah dua orang yang berbeda, satu di dan satu di , tapi mereka punya sebuah kesamaan. Mereka sama-sama menolak kesempatan masuk skuat final tim nasional masing-masing untuk Piala Dunia 2014 di Brasil karena merasa takkan bisa memberikan performa terbaiknya.
Arsitek Italia Cesare Prandelli telah mengumumkan 23 pemain yang akan dibawanya ke Brasil 2014. Romulo termasuk satu dari enam pemain selain Riccardo Montolivo (patah tulang tibia) yang tak lolos seleksi akhir dari skuat sementara Azzurri. Ternyata, ada satu kisah tersendiri di baliknya.
Prandelli sebenarnya memasukkan Romulo dalam skuat final. Lalu, kenapa nama gelandang kelahiran Brasil tanpa satu pun international caps itu tak tercantum?
"Prandelli sebenarnya memasukkan saya dalam daftar 23 pemain untuk skuat final," papar Romulo seperti dikutip Corriere della Sera.
"Namun, saya mengatakan kepadanya kalau kondisi saya hanya 70 persen. Tak pantas rasanya saya terpilih, padahal ada rekan lain yang kondisinya jauh lebih prima," imbuhnya.
Di Serie A 2013/14, Romulo bermain gemilang dengan mencetak enam gol serta delapan assist dalam 32 pertandingan untuk Verona. Hasil tesnya di base camp Italia pun memuaskan hingga Prandelli sampai mau membawanya ke Brasil.
Hanya saja, Romulo tahu pasti kalau kondisi fisiknya sedang terganggu. Dia bisa saja bungkam dan ikut Azzurri dengan tenang ke Negeri Samba. Namun, dia melihat ada sebuah kepentingan lain yang jauh lebih besar daripada mimpi Piala Dunianya. Dia rela melepasnya.
Situasi serupa juga dialami Falcao di Kolombia.
Ketika Falcao mengalami cedera lutut dalam sebuah pertandingan bersama Monaco bulan Januari 2014 lalu, publik dunia, terutama warga Kolombia, cemas kalau eks bintang Atletico Madrid yang berjasa besar di babak kualifikasi itu justru harus absen pada putaran utama.
Seiring berjalannya waktu, kondisi Falcao membaik dan pelatih Kolombia Jose Pekerman memutuskan memasukkannya ke skuat sementara. Para suporter Kolombia berharap Falcao bisa fit tepat waktu agar dapat bersaing melawan bintang-bintang papan atas di Brasil 2014 dan membantu negara mereka bersaing dengan Pantai Gading, Yunani dan Jepang di Grup C.
Harapan itu tak terwujud karena Falcao kalah berpacu melawan waktu dalam proses pemulihannya. Kebugarannya tidak bisa maksimal sebelum deadline 2 Juni untuk penyerahan daftar skuat final seluruh kontestan.
Pekerman awalnya berniat menyertakan Falcao dalam skuat Kolombia, tak peduli apa pun peran dia nanti. Kehadirannya mungkin dianggap dapat memicu moral tim sambil bertaruh akan peningkatan kebugaran sang mesin gol.
Namun, Falcao berkata dalam konferensi pers: "Saya tidak ingin mengambil tempat rekan setim yang tengah berada di dalam kondisi 100 persen, kondisi yang jauh lebih baik daripada saya."
Sama seperti Romulo, Falcao memilih menyerahkan tempat kepada pemain lain yang lebih fit, lebih siap dan dirasa akan jauh lebih berguna bagi tim di turnamen besar serta mahapenting selevel Piala Dunia.
Bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Namun, Romulo dan Falcao sanggup melakukannya.
Salut dan respek buat mereka berdua. [initial]
Klik Juga:
- Nomor Punggung Skuat Italia di Piala Dunia 2014
- Skuat Kolombia Untuk Piala Dunia 2014, Tanpa Falcao
- Fabiola Martinez, Calon Perebut Takhta Larissa Riquelme
- WAGs XI Piala Dunia 2014
- Daniella Ocoro, Mahasiswi Cantik Miss World Cup Brasil
- Andrea, si Seksi Pengidola Barcelona, Neymar dan Belanda
- Forza Azzurri Dari Tifosi Seksi Napoli
- Piala Dunia Lingerie di Amsterdam
- Poster Bintang & Julukan Tim Piala Dunia 2014
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Milan Masih Ngebet Gaet Taarabt
Liga Italia 3 Juni 2014, 23:22
-
Jeremy Menez Merapat ke Milan?
Liga Italia 3 Juni 2014, 23:12
-
EDITORIAL: Jiwa Kesatria Romulo dan Falcao
Editorial 3 Juni 2014, 16:03
-
Casemiro Selangkah Lagi Gabung Inter
Liga Italia 3 Juni 2014, 15:13
-
Tawaran Napoli Untuk Ayew Ditolak Marseille
Liga Italia 3 Juni 2014, 14:50
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Qarabag FK vs Newcastle - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 18 Februari 2026, 17:45
-
Benteng Es Bodo/Glimt, Simbol Kejatuhan Lawan-lawan Elite
Liga Champions 18 Februari 2026, 17:04
-
Prediksi Brann vs Bologna 20 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 18 Februari 2026, 17:03
-
Prediksi Fenerbahce vs Nottm Forest 20 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 18 Februari 2026, 17:02
-
Prediksi PAOK vs Celta Vigo 20 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 18 Februari 2026, 17:01
-
Mau Iliman Ndiaye, MU Harus Setor Segini ke Everton
Liga Inggris 18 Februari 2026, 16:37
-
Wayne Rooney Tegas Tolak Luis Enrique, Dukung Michael Carrick Jadi Manajer Man United
Liga Inggris 18 Februari 2026, 16:31
-
Barcelona Siapkan Program Bertahap demi Segera Kembalikan Pedri ke Level Terbaiknya
Liga Spanyol 18 Februari 2026, 16:27
-
Kontroversi Girona vs Barcelona, Ofisial VAR Dijatuhi Hukuman Berat
Liga Spanyol 18 Februari 2026, 16:16
-
Diincar MU, Ivan Toney Buka Kans Kembali ke Inggris?
Liga Inggris 18 Februari 2026, 16:03
-
Ketika MU Ingin Potong Gajinya, Klub Arab Saudi Goda Harry Maguire dengan Gaji Selangit!
Liga Inggris 18 Februari 2026, 15:33
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48


























KOMENTAR