Bola.net - Bola.net - Musim panas kemarin, Neymar memutuskan hengkang ke PSG dari . Penyerang bintang 25 tahun Brasil itu meninggalkan Camp Nou salah satunya demi mengejar mimpi untuk jadi yang terbaik di dunia.
Neymar mungkin merasa kalau impian itu bakal sulit diwujudkan selama masih ada Lionel Messi di Barcelona. Selama ada bintang 30 tahun Argentina itu, Neymar maksimal bakal tetap jadi nomor dua di Barcelona.
Ketika release clause-nya yang senilai €222 juta ditebus oleh PSG, Neymar pun hijrah ke Paris sebagai pemain termahal dunia. Dia meninggalkan Barcelona (dan Messi) menuju tim yang di mana dia bisa menjadi bintang utama.
Di PSG, Neymar diberi jersey nomor 10. Itu sendiri adalah satu hal yang sepertinya tak mungkin dia dapatkan di Camp Nou. Dia menjadi idola baru.
Namun sejauh ini, berkaca pada beberapa statistik penting, Neymar ternyata belum bisa lepas sepenuhnya dari bayang-bayang Messi. Untuk beberapa hal, dia masih berada di bawah Messi.

DRIBBLING SKILL
Dribbling skill adalah salah satu atribut utama yang sama-sama dimiliki oleh Neymar dan Messi.
Di Ligue 1 musim ini, Neymar telah mencatatkan 96 attempted dribbles dalam delapan penampilan. Rasio kesuksesan dribelnya mencapai 63%.
Sementara itu, Messi telah melancarkan 113 dribel dalam 11 penampilan di La Liga. Messi unggul atas Neymar dengan tiga pertandingan lebih banyak. Messi juga merupakan satu-satunya pemain yang total dribelnya di lima liga top Eropa musim ini telah menembus tiga digit.
Untuk rasio kesuksesan, Messi (60%) hanya kalah tipis dari Neymar.
113 - Lionel Messi is the only player to have attempted more than 100 dribbles in Europe's top five leagues this season. Magic. pic.twitter.com/9LBPB2Had8
— OptaJose (@OptaJose) November 6, 2017

Neymar sudah mencetak tujuh gol untuk PSG di Ligue 1 musim ini. Sementara itu, Messi telah mengukir 12 gol bersama Barcelona dan memimpin daftar top scorer sementara La Liga.
Di lima liga top Eropa, Messi hanya kalah dari Ciro Immobile (Lazio), Radamel Falcao AS Monaco), dan partner Neymar di PSG, yakni Edinson Cavani.
Gol terbanyak 5 liga top Eropa:
14 - Ciro Immobile (Lazio)
13 - Edinson Cavani (PSG)
13 - Radamel Falcao (AS Monaco)
12 - Lionel Messi (Barcelona)
11 - Mauro Icardi (Inter Milan)
11 - Paulo Dybala (Juventus)
11 - Nabil Fekir (Lyon)
11 - Robert Lewandowski (Bayern Munchen).
Neymar mengungguli Messi di Liga Champions. Sama-sama sudah memainkan empat pertandingan, Neymar mengukir empat gol dan dua assist, sedangkan Messi tiga gol dan satu assist.
Di kompetisi elit Eropa ini, mereka berdua sama-sama kalah dari Cristiano Ronaldo yang sejauh ini sudah mengemas enam gol bersama Real Madrid.


Neymar sudah mengukir dua buah brace (sepasang gol dalam satu laga) bersama PSG. Dia melakukannya ketika PSG menang atas Toulouse dan Bordeaux di Ligue 1 dengan skor identik 6-2. Namun Neymar belum mencetak hattrick.
Sementara itu, Messi sudah mencetak tiga brace saat mengalahkan Alaves 2-0 dan Las Palmas 3-0 di La Liga, serta ketika menumbangkan Juventus 3-0 di Liga Champions.
Messi pun sudah mencetak satu hattrick, yakni kala membawa Barcelona menang 5-0 dalam derby melawan Espanyol di Camp Nou.
Saat Barcelona menang 6-1 menjamu Eibar, Messi bahkan memborong empat gol.

Untuk urusan kartu, Neymar unggul atas Messi. Namun ini jelas bukan statistik yang positif.
Selain tiga kartu kuning dari laga melawan Celtic, Lyon dan Dijon, Neymar juga sudah diusir sekali oleh wasit. Kartu merah itu didapatkannya ketika bermain imbang 2-2 melawan Marseille.
Sementara itu, Messi menerima masing-masing satu kartu kuning ketika melawan Real Madrid di Supercopa, Juventus di Liga Champions dan Sevilla di La Liga.
Neymar - Messi (semua kompetisi 2017/18)
Gol: 11 - 16
Assist: 7 - 4
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah: 1 - 0.

Neymar musim ini memang mengungguli Messi dalam beberapa hal, terutama jumlah assist di semua kompetisi. Namun dia masih kalah dalam beberapa hal lain.
Sejauh ini, Neymar belum bisa lepas sepenuhnya dari bayang-bayang Lionel Messi.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSG Berambisi Untuk Datangkan Morata
Liga Inggris 7 November 2017, 21:59
-
Nama Allegri Masuk Dalam Daftar Incaran PSG
Liga Italia 7 November 2017, 19:44
-
Inter Milan Ingin Tukar Joao Mario dengan Pastore
Liga Italia 7 November 2017, 19:05
-
PSG Sudah Hubungi Jose Mourinho
Liga Inggris 7 November 2017, 14:30
-
Italia Membawa Dua Pengendali Bola Terbaik Eropa
Editorial 7 November 2017, 14:30
LATEST UPDATE
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
-
Barcelona Siapkan Solusi dari La Masia untuk Atasi Krisis Bek Kanan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 19:41
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR