Bola.net - Bola.net - Tengah pekan kemarin, muncul kabar bahwa Pedro Rodriguez resmi menjadi milik . melepasnya dengan bandrol mencapai 21 juta Pounds.
Transfer pemain berusia 28 tahun itu memang biasa-biasa saja. Sah-sah saja. Yang membuatnya menarik adalah berbagai rumor dan cerita sebelum transfer itu terjadi.
Pedro awalnya kerap dikait-kaitkan dengan rival Chelsea, Manchester United. Ia diincar oleh Setan Merah untuk menggantikan Angel Di Maria yang pergi ke PSG.
Semua pihak bahkan sudah merasa Pedro bakal segera menjadi bagian skuat Man United pada Agustus 2015 ini. Namun secara tiba-tiba nama Chelsea muncul dan disebut meminati penyerang 28 tahun tersebut. Dan secara dramatis, Pedro pun akhirnya resmi memperkuat The Blues.
Kasus pembajakan transfer seperti Pedro ini bukan pertama kalinya terjadi di bursa transfer pemain. Sudah ada cukup banyak kasus yang sebelumnya memiliki kisah yang sama dan membuat satu klub sakit hati.
Berikut kami sajikan beberapa kasus pembajakan transfer yang pernah terjadi di ranah Eropa sejauh ini.
Roy Keane

Namun hal yang konyol menggagalkan transfer itu. Hanya karena kurangnya staf yang bertugas pada hari Jumat, Blackburn tak bisa menuntaskan transfer tersebut seperti yang diminta oleh Dalglish.
Celakanya, pada hari Senin saat Blackburn berusaha menuntaskan transfer itu, Keane justru telah resmi gabung dengan Manchester United. Setan Merah membayar Forrest dengan transfer sebesar 3.75 Pounds. Hal itu membuat Dalglish murka pada Keane. "Tak ada yang berani melakukan hal seperti ini pada Kenny Dalglish!" seru legenda Liverpool tersebut.
Ronaldinho

Saat itu, kepindahannya ke Old Trafford tinggal menuntaskan beberapa detil kecil saja dalam kontraknya. Namun sesaat sebelum negosiasi kontrak itu tuntas, Barcelona datang dan langsung memutus negosiasi tersebut. Hal ini diungkapkan langsung oleh Ronaldinho.
"Saya berada di ambang pintu untuk gabung United. Hanya perlu ada beberapa detik yang harus dituntaskan. Namun Sandro Rosell (Presiden Barca saat itu) menelpon saya di menit-menit akhir untuk mengatakan pada saya bahwa mereka akan memenangkan pemilihan presiden di klub tersebut. Hal itu membuat segalanya terjadi begitu cepat."
Jackson Martinez

Namun, ternyata pemain haus gol berusia 28 tahun ini justru tak membela Rossoneri. Selepas memperkuat Porto, ia justru pindah ke Spanyol untuk memperkuat Atletico Madrid.
John Obi Mikel

Akan tetapi, kemudian muncul klaim dari Chelsea bahwa mereka juga telah mencapai kesepakatan dengan Mikel dan agennya. Namun kabar itu dibantah oleh Lyn. Walau demikian Mikel sempat berpose dengan jersey United dengan nomor 21. Setelah itu keadaan menjadi kacau balau dan masalah ini bahkan sampai menyita perhatian pihak kepolisian Norwegia karena ia sempat dikabarkan hilang.
Mikel sendiri akhirnya mengaku bahwa ia telah dipaksa untuk meneken kontrak dengan MU tanpa didampingi oleh agennya. Ia juga mengaku sebenarnya ingin membela Chelsea. Masalah itu akhirnya sampai ke meja FIFA. Walau demikian, pada akhirnya The Blues mencapai persetujuan dengan Setan Merah dan Lyn untuk merekrutnya ke Stamford Bridge. Chelsea menuntaskan transfer itu dengan biaya 16 juta Pounds. 12 juta untuk United dan 4 juta untuk Lyn.
Dimitar Berbatov

Namun performanya dianggap merosot saat ia memasuki tahun keempat kontraknya. Berbatov pun akhirnya tersingkir dari Old Trafford. Awalnya, ia sempat bakal pindah ke Italia dan gabung Fiorentina. Akan tetapi ia kemudian justru menetap di Inggris dan gabung Fulham pada hari terakhir bursa transfer di bulan Agustus 2012.
Hal ini kabarnya membuat La Viola merasa sangat marah. Saking marahnya, mereka sampai meminta Berbatov mengembalikan uang yang telah mereka keluarkan untuk membeli tiket pesawat untuk mengurus transfer tersebut.
Willian

Akan tetapi, pada akhirnya Willian justru berbelok ke London, tepatnya ke klub Tottenham Hotspur. Ia bahkan langsung melakoni tes medis bersama Spurs kala itu. Ia pun tinggal selangkah lagi gabung ke White Hart Lane.
Namun, senyum Spurs berubah menjadi kekecewaan dan amarah setelah Willian ternyata justru membelot, lagi. Ia justru berlabuh ke Stamford Bridge, markas Chelsea, pada Agustus 2013 lalu.
Robinho

Madrid kemudian dikabarkan bakal melepas Robinho ke Chelsea setelah ia menolak meneken kontrak baru di Bernabeu. Pihak The Blues, melalui Chief Executive-nya, Peter Kenyon, bahkan merasa yakin pemain lincah itu baka segera merapat ke Stamford Bridge. Apalagi Robinho sebelumnya juga menyatakan ingin pindah ke klub London tersebut.
Namun pada akhirnya, Robinho menjilat ludahnya sendiri. Ia memilih untuk menerima tawaran dari City pada hari terakhir bursa transfer EPL pada September 2008 lalu.
Geoffrey Kondogbia

Kondogbia akhirnya diberitakan mulai mengadakan komunikasi dengan AC Milan pada musim panas 2015 ini. Namun ketika sudah ada kesepakatan yang terjadi di antara pihak Kondogbia dan Rossoneri, seperti yang diutarakan Adriano Galliani, gelandang itu tiba-tiba menghilang dan tak mengadakan kontak sama sekali dengan Milan.
Singkat cerita, Kondogbia akhirnya justru gabung dengan Inter Milan.
Cristiano Ronaldo

Liverpool mundur karena tak memiliki dana yang cukup kala itu. Lalu, pemain asal Portugal itu diklaim Arsene Wenger nyaris merapat ke klub asuhannya. Bahkan The Gunners sudah menyiapkan jersey nomor 9 untuknya. Namun, pada akhirnya CR7 justru menjadi milik Setan Merah.
Menurut Wenger, transfer Ronaldo ke Arsenal gagal gara-gara Carlos Queiroz. "Yang terjadi adalah Queiroz gabung ke Manchester United dan mereka (MU) merebut Ronaldo dari kami karena ia mengenalnya sejak masih berada di Sporting," ungkap Manajer asal Prancis ini.
Queiroz menjadi asisten manajer di MU pada tahun 2002. Setahun kemudian, Ronaldo menyusulnya gabung di Old Trafford.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
John Stones Minta Dijual ke Chelsea atau MU
Liga Inggris 25 Agustus 2015, 23:30
-
Juan Cuadrado Resmi Merapat ke Juventus
Liga Italia 25 Agustus 2015, 21:40
-
Eks Spurs Sebut Azpilicueta Miliki Insting Layaknya Striker
Liga Inggris 25 Agustus 2015, 18:54
-
Parade Kasus 'Pembajakan' Transfer di Sepakbola Eropa
Editorial 25 Agustus 2015, 17:15
-
Lukaku: Sungguh Menyakitkan Tak Pernah Dimainkan Chelsea
Liga Inggris 25 Agustus 2015, 15:17
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR