Bola.net - Bola.net - Barcelona selama ini dikenal sebagai klub yang selalu mencetak serta mendatangkan banyak pemain bintang. Hal ini membuat klub yang bermarkas di Camp Nou ini rajin mengoleksi gelar juara serta memiliki banyak fans di penjuru dunia.
Pada era 90-an hingga kini, Barcelona silih berganti memiliki ikon klub yang juga menjadi pemain nomor wahid pada masanya. Sebut saja sosok tersebut pada diri Johan Cruyff, Rivaldo, Ronaldinho, Ronaldo, Xavi, Andres Iniesta hingga Lionel Messi.
Tapi, di balik gemerlap nama-nama tersebut juga terdapat beberapa nama yang justru seolah dilupakan. Mereka juga pemain dengan skill mumpuni. Bermain cemerlang, hanya saja nama mereka seolah tenggelam dan dilupakan.
Siapa sajakah pemain tersebut? simak selengkapnya.
Francesco Coco

Usia: 38
Penampilan di Barcelona apps: 23
Gol di Barcelona: 1
Karir: AC Milan, Vicenza (loan), Torino (pinjaman), Barcelona (pinjaman), Internazionale, Livorno (pinjaman), Torino (pinjaman).
Nama Francesco Coco melambung saat memperkuat AC Milan. Ia juga tampil cukup apik saat bergabung dengan Barcelona pada periode 2001-2002 dengan status pinjaman.
Talenta bek kiri yang memperkuat Italia pada Piala Dunia 2002 tersebut lantas menarik perhatian Inter Milan. Ia lantas dibarter dengan Clarence Seedorf dan dana senilai 28 juta euro oleh Inter dari rival sekotanya. Keputusan yang terbukti salah.
Karir Coco terjun bebas bersama Inter Milan. Cedera parah yang menghantam membuat karinya berantakan.
Luis Garcia

Usia: 37
Penampilan di Barcelona: 25
Jumlah Gol di Barcelona: 4
Karir: Atletico Madrid, Barcelona, Liverpool, Racing Santander, Panathinaikos, Puebla, UNAM, Atletico de Kolkata
Nama Luis Garcia mungkin lebih familiar bagi para fans Atletico Madrid atau Liverpool ketimbang Barcelona.
Meski demikian, Garcia sejatinya bukan pemain yang asing bagi Barca. Ia mulai menekuni sepakbola bersama tim junior Barca pada tahun 1994. Ia lantas bergabung dengan tim senior empat tahun kemudian.
Hanya bertahan semusim, Garcia kemudian dipinjamkan ke beberapa klub sebelum berlabuh ke Atleti pada tahun 2002. Tampil apik, Barca menariknya pulang pada tahun 2003 sebelum melepas kembali semusim kemudian ke Liverpool.
Garcia meniti sukses bersama Liverpool diantaranya dengan menjuarai Liga Champions. Tahun 2007 ia kembali ke Spanyol, namun bukan untuk membela Barca melainkan Atletico.
Geovanni

Usia: 35
Penampilan di Barcelona: 26
Jumlah Gol di Barcelona: 1
Karir: Cruzeiro, Barcelona, Benfica, Manchester City, Hull City, San Jose Earthquakes, Vitoria, America-MG, Bragantino
Barcelona mendatangkan Geovani dengan harga yang mahal pada tahun 2001. Dana senilai 18 juta euro harus mereka keluarkan untuk menerbangkan pemain asal Brasil dari Cruzeiro.
Pada saat yang sama, bakat khas Samba pada sosok Geovanni juga menarik minat Juventus dan Arsenal. Lebih memilih Barca, Geovanni mendapatkan kontrak selama lima tahun.
Tak mampu beradaptasi serta bersaing dengan para pemain lainnya, Geovanni lantas memutuskan untuk hijrah ke Benfica pada tahun 2003.
Robert Prosinecki

Usia: 46
Penampilan di Barcelona: 20
Jumlah Gol di Barcelona: 4
Karir: Dinamo Zagreb, Red Star Belgrade, Real Madrid, Oviedo, Barcelona, Sevilla, Hrvatski Dragovoljac, Standard Liege, Portsmouth, Olimpija, Zagreb.
Prosinecki bersinar bersama Red Star Belgrade sebelum membela Real Madrid di tahun 1991 hingga 1994. Sempat satu tahun membela Oviedo, Prosinecki berlabuh ke Barcelona pada tahun 1995.
Hanya bertahan satu musim, Prosinecki lantas melanjutkan karirnya bersama Sevilla pada musim selanjutnya. Selama membela Los Cules, Prosinecki mencetak empat gol dari 20 pertandingan.
Saat ini, Prosinecki sedang menekuni karir sebagai pelatih. Ia tercatat sebagai pelatih timnas Azerbaijan sejak tahun 2014 silam.
Jari Litmanen

Usia: 44
Penampilan di Barcelona: 21
Jumlah Gol di Barcelona: 3
Karir: Reipas, HJK, MyPa, Ajax, Barcelona, Liverpool, Lahti, Hansa Rostock, Malmo FF, Fulham, Lahti, HJK.
Jari Litmanen merupakan pemain pesanan langsung dari pelatih Barcelona pada saat itu (1999), Louis van Gaal. Ia datang dengan modal sederet gelar bersama Ajax Amsterdam.
Hanyas saja, playmaker asal Finlandia ini justru tenggelam bersama Barcelona. Ia hanya mampu bertahan hingga akhir musim 2001 saja. Karirnya terhambat karena belitan cedera. Selepas itu, ia mengembara ke Liverpool kembali Ajax dan membela beberapa klub lain di Eropa.
Juan Roman Riquelme

Usia: 37
Penampilan di Barcelona: 30
Jumlah Gol di Barcelona: 3
Karir: Boca Juniors, Barcelona, Villarreal, Argentinos Juniors
Sudah menjadi rahasia umum bahwa meredupnya pamor Roman Riquelme selama membela Barcelona terkait dengan tidak adanya kecocokan dirinya dengan LRoman Riquelme Louis van Gaal. Manajer Belanda tak pernah benar-benar percaya bahwa sosok asal Argentina itu merupakan playmaker jempolan.
Roman Riquelme lantas pindah ke Villarreal pada tahun 2003. Bersama The Yellow Submarines, Riquelme menemukan permainan terbaiknya. Ia sukses melambungkan nama Villarreal sebagai salah satu klub papan atas di Spanyol dan Eropa kala itu.
Simao Sabrosa

Usia: 36
Penampilan di Barcelona: 46
Gol di Barcelona: 3
Karir: Sporting CP, Barcelona, Benfica, Atletico Madrid, Besiktas, Espanyol, NorthEast United.
Talenta Simao ditangkap oleh para pemandu bakat Barcelona saat ia tampil apik sebagai winger muda di Sporting Lisbon pada periode 1997-1999. Ia disebut memiliki talenta yang sama hebatnya dengan seniornya, Luis Figo.
Sama seperti nasip Riquelme, Simao harus angkat kaki dari Camp Nou saat rezim Louis van Gaal berkuasa. Ia lantas melanjutkan karirnya di Benfica. Simao juga tercatat pernah memperkuat rival sekota Barca, Espanyol pada musim 2012 hingga 2014.
Ricardo Quaresma

Usia: 32
Penampilan di Barcelona: 22
Gol di Barcelona: 1
Karir: Sporting CP, Barcelona, Porto, Internazionale, Chelsea (pinjaman), Besiktas, Al Ahli, Porto, Besiktas.
Garis nasip Ricardo Quaresma nyaris sama dengan sosok Simao Sabrosa. Ia bersinar bersama Sporting Lisbon. Pindah ke Barcelona, namun gagal menemukan permainan terbaiknya. Quaresma bermain untuk Barca pada tahun 2003 hingga 2014.
Usai gagal mengukir tinta emas bersama Barcelona, Quaresma lantas kembali ke Portugal. Porto adalah klub yang ia pilih untuk melanjutkan karir. Ia lantas mengukir sukses bersama klub berjuluk Do Dragao ini.
Kini nama Quaresma masih eksis di belantika sepakbola Eropa. Pemain 32 tahun membela klub asal Turki, Besiktas.
Demetrio Albertini

Usia: 44
Penampilan di Barcelona: 5
Jumlah Gol di Barcelona: 0
Karir: Milan, Atlético Madrid, Lazio, Atalanta, Barcelona
Para pecinta AC Milan mungkin tidak ada yang mengira jika salah satu legenda kebanggaan mereka, Demetrio Albertini, pernah membela Barcelona pada penghujung karirnya.
Pun demikian dengan fans Barca, sedikit dari mereka yang ingat bahwa eks gelandang andalan timnas Italia ini pernah berseragam Los Cules.
Demetrio Albertini memang tidak begitu meninggalkan kesan selama membela Barca. Ia bergabung dengan Barca bukan pada usia emasnya. Ia membela Barca tepat di penghujung karirnya bersama sebelum pensiun sebagai pemain.
Edgar Davids

Usia: 42
Penampilan di Barcelona: 18
Gol di Barcelona: 1
Karir: Ajax, AC Milan, Juventus, Barcelona (loan), Internazionale, Tottenham Hotspur, Crystal Palace, Barnet
Davids bergabung dengan Barcelona pada Januari tahun 2004 dari Juventus dengan status pemain pinjaman. Saat itu, pelatih Barcelona adalah Frank Rijkaard.
Selama setengah musim bergabung dengan Barca, pemain yang identik dengan kaca mata ini total bermain selama 18 pertandingan dan membuat satu gol. Kontribusinya cukup besar dalam mengantar Barca pada musim tersebut.
Gelandang dengan tenaga kuda ini lantas tidak melanjutkan kebersamaan dengan Barca pada musim selanjutnya. Ia memilih untuk bergabung dengan Inter Milan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Demi Stones, Barcelona Rela Bayar 1 Triliun Rupiah
Liga Spanyol 11 Januari 2016, 19:05
-
Neymar Siapkan Potongan Rambut Baru untuk Ballon d'Or 2015
Liga Spanyol 11 Januari 2016, 15:20
-
Ronaldo & Neymar Berebut Runner-up Ballon d'Or
Liga Spanyol 11 Januari 2016, 14:22
-
Debut Barca Mulus, Vidal Kian Bergairah
Liga Spanyol 11 Januari 2016, 14:04
-
Inilah Para Peraih Ballon d'Or yang Berasal Dari Barcelona
Editorial 11 Januari 2016, 13:17
LATEST UPDATE
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Ezri Konsa Bikin Arsenal Tetap Kokoh Walau Tanpa William Saliba
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 22:25
-
Kinerja Jose Mourinho yang Memuaskan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:16
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Candaan Diktator Berujung Petaka, Kylian Mbappe Terancam Diboikot China!
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 20:45
-
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 27 Oktober 2026, 20:40
-
Bruno Fernandes Dicoret Carrick, Manchester United Mulai Siapkan Skenario Perpisahan
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 20:30
-
Terungkap, Ini 2 Alasan yang Membuat MU Tunda Pemecatan Michael Carrick
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:58
-
Tidak Gratis! MU Harus Bayar ke Newcastle untuk Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18






















KOMENTAR