
Bola.net - PSIM Yogyakarta tampil kompetitif pada musim 2025/2026 dan masih menjaga peluang berada di jalur papan atas BRI Super League. Performa ini menempatkan PSIM sebagai salah satu tim yang konsisten di tengah persaingan ketat liga.
Hingga pekan ke-17, PSIM berada di peringkat keenam klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 33 poin. Catatan tersebut berasal dari delapan kemenangan, enam hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Manajer tim Razzi Taruna menjelaskan bahwa capaian ini tidak lepas dari keputusan strategis klub sejak awal musim. Ia menilai ada dua faktor utama yang menopang daya saing PSIM sepanjang kompetisi berjalan.
Pemilihan Pelatih yang Tepat

Razzi menegaskan bahwa keputusan menunjuk Jean-Paul van Gastel menjadi fondasi penting performa tim. Menurutnya, pengalaman sang pelatih memberikan arah kerja yang jelas bagi seluruh elemen klub.
"Alhamdulillah, kami senang. Kalau merefleksikan ke belakang, menurut saya, kunci paling utama memang memilih pelatih yang tepat, sih. Karena saya pun di sini juga pengalamannya masih sangat minim," ujar Razzi.
Ia mengakui proses belajar berlangsung setiap hari bersama pelatih asal Belanda tersebut. Akan tetapi, situasi ini justru mendorong manajemen dan tim bekerja lebih disiplin.
"Tapi dengan adanya coach Jean-Paul, kami setiap hari belajar. Saya juga dituntut untuk enggak bisa nyantai," kata Razzi. Ia menilai pendekatan tersebut membuat PSIM berkembang secara struktural.
Manajemen klub bahkan mulai merancang kerja sama jangka panjang dengan Jean-Paul van Gastel. Langkah ini ditempuh demi menjaga kesinambungan prestasi PSIM pada musim-musim berikutnya.
"Harapannya, kami juga mau menjalin kerja sama yang lebih panjang lagi untuk ke depannya," ujar Razzi. Ia juga meminta dukungan publik agar pelatih diberi ruang bekerja secara optimal.
Kontribusi Pemain Asing Berpengalaman

Selain faktor pelatih, PSIM mendapat dorongan besar dari kualitas pemain asing. Mayoritas legiun impor di dalam skuad telah memiliki jam terbang di kompetisi Indonesia.
"Terus, yang kedua, mungkin pemain asing yang kami punya sekarang kan mayoritas pernah main di Indonesia. Sudah terukurlah kemampuannya," ucap Razzi.
Ia menjelaskan proses penyusunan tim dilakukan dengan pendekatan kecocokan peran. Namun, perjalanan musim masih panjang dan konsistensi tetap menjadi pekerjaan utama PSIM.
Dari sembilan pemain asing, enam di antaranya telah akrab dengan atmosfer liga nasional. Mereka adalah Ezequiel Vidal, Deri Corfe, Ze Valente, Rakhmatsho Rakhmatzoda, Nermin Haljeta, dan Yusaku Yamadera.
Kehadiran pemain-pemain tersebut membuat adaptasi berjalan lebih cepat. PSIM pun mampu menjaga stabilitas performa di tengah padatnya jadwal Super League.
Dengan kombinasi pelatih berpengalaman dan pemain asing yang tepat guna, PSIM memiliki fondasi kuat untuk bertahan di papan atas. Tantangan selanjutnya adalah menjaga konsistensi hingga akhir musim.
Disadur dari: Bola.com/Ana Dewi/Rizki Hidayat, 22 Januari 2026
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- BRI Super League: Persib vs PSBS Biak dan Catatan Pertemuan yang Berpihak ke Maung Bandung
- BRI Super League: Menebak Starting XI Persija untuk Hadapi Madura United Tanpa 5 Pemain Absen
- Jadwal BRI Super League 2025/2026 Pekan Ini: Putaran Kedua Dimulai, Persija vs Madura United Jadi Pembuka Panas
- Prediksi BRI Super League: Persija vs Madura United 23 Januari 2026
- Prediksi BRI Super League: Persis Solo vs Borneo FC 23 Januari 2026
- Gubernur DKI Usai Bisik-bisik dengan Erick Thohir: Kalau Diizinkan, Persija Mau Beli Banyak Pemain agar Juara pada HUT ke-500 Jakarta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
2 Kunci PSIM Bersaing di Papan Atas BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Januari 2026, 20:36
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
LATEST UPDATE
-
2 Kunci PSIM Bersaing di Papan Atas BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 22 Januari 2026, 20:36
-
Marseille vs Liverpool: Ini Penjelasan Arne Slot soal Chiesa dan Konate
Liga Champions 22 Januari 2026, 20:01
-
Live Streaming Braga vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Celta Vigo vs LOSC - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Roma vs VfB Stuttgart - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 20:00
-
Persib Bandung dan Peluang Pemainnya di Timnas Indonesia Era John Herdman
Tim Nasional 22 Januari 2026, 19:10
-
Timnas Indonesia Wajib Waspadai Kebangkitan Timnas Singapura di Piala AFF 2026
Tim Nasional 22 Januari 2026, 18:30
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Masters 2026, 20-25 Januari 2026
Bulu Tangkis 22 Januari 2026, 18:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Madura United 23 Januari 2026
Bola Indonesia 22 Januari 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06























KOMENTAR