3 Pemain Asing BRI Super League Masuk Radar Naturalisasi, Siapa Paling Siap Bela Timnas Indonesia?

3 Pemain Asing BRI Super League Masuk Radar Naturalisasi, Siapa Paling Siap Bela Timnas Indonesia?
Selebrasi Ciro Alves usai mencetak gol perdananya sebagai pemain Malut United (c) dok.malutunitedfc.com

Bola.net - Daftar pemain naturalisasi di skuad Timnas Indonesia mungkin akan bertambah. Sebab, paling tidak ada tiga pemain asing di BRI Super League 2025/2026 yang dikabarkan siap atau sedang menjalani proses naturalisasi.

Naturalisasi pemain sepak bola bukan hal baru di Indonesia. Kebijakan ini kerap menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas Timnas Indonesia dalam persaingan regional maupun internasional. Jalur yang ditempuh pun beragam, mulai dari garis keturunan hingga proses tinggal jangka panjang di Tanah Air.

Dalam konteks terbaru, isu naturalisasi kembali mencuat seiring bergulirnya BRI Super League 2025/2026. Beberapa pemain asing yang tampil menonjol disebut masuk radar dan tengah menjalani proses menuju status Warga Negara Indonesia.

Setidaknya ada tiga nama yang ramai dibicarakan. Ketiganya memiliki rekam jejak kuat di level klub, pengalaman panjang di Indonesia, serta kualitas teknis yang sudah teruji di kompetisi domestik.

Siapa saja pemain tersebut? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Jordy Wehrmann dan Jalur Keturunan

Duel Madura United vs Persebaya Surabaya di BRI Super League, Sabtu (3/1/2025) (c) Dok. Persebaya Surabaya

Duel Madura United vs Persebaya Surabaya di BRI Super League, Sabtu (3/1/2025) (c) Dok. Persebaya Surabaya

Nama Jordy Wehrmann sejatinya sudah lama dikaitkan dengan rencana naturalisasi. Pada 2023, gelandang berdarah Belanda ini sempat masuk daftar pemain yang diproyeksikan memperkuat Timnas Indonesia karena memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang lahir di Jakarta.

Jordy Wehrmann merupakan produk akademi Feyenoord, salah satu pusat pembinaan pemain terbaik di Belanda. Sejak musim 2024/2025, pemain berusia matang itu memperkuat Madura United dan langsung menjadi figur penting di lini tengah.

"Sekarang jika PSSI menghubungi saya, saya siap. Ya, semoga saya bisa bergabung dengan Timnas Indonesia dan membantu mereka juga karena saya pikir saya dapat membawa kualitas yang menurut saya mereka butuhkan ke tim," jelas Wehrmann pada Bola.com.

2 dari 3 halaman

Ciro Alves, Pengalaman dan Ikatan Emosional

Starting XI Malut United pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. I.League

Starting XI Malut United pada laga BRI Super League 2025/2026 (c) Dok. I.League

Ciro Alves memiliki latar belakang unik. Winger asal Brasil ini pernah memperkuat Timnas Brasil U-20, namun belum pernah tampil di level senior. Kondisi itu membuka peluang baginya untuk membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

Di level klub, kontribusi Ciro Alves sulit diperdebatkan. Ia menjadi bagian penting dari kesuksesan Persib Bandung meraih dua gelar juara liga, dengan peran vital di sektor sayap melalui kecepatan, kreativitas, dan naluri menyerang.

Meski sudah berusia 36 tahun, Ciro Alves menegaskan kedekatan emosionalnya dengan Indonesia. "Saya bermain di sini dan telah jatuh cinta kepada negara Indonesia," ujar eks pemain Persib itu seperti dilansir dari Antara.

3 dari 3 halaman

David da Silva, Predator yang Masih Tajam

Selebrasi David Da Silva usai membobol gawang Borneo FC di lanjutan BRI Super League, Minggu (28/12/2025) (c) Dok. Malut United

Selebrasi David Da Silva usai membobol gawang Borneo FC di lanjutan BRI Super League, Minggu (28/12/2025) (c) Dok. Malut United

David da Silva menjadi nama ketiga yang disebut tengah menjalani proses naturalisasi. Striker asal Brasil ini dikenal sebagai salah satu penyerang paling mematikan yang pernah bermain di Liga Indonesia dalam satu dekade terakhir.

Bersama Persib Bandung, David da Silva berperan besar dalam membawa tim meraih gelar juara. Pada musim 2023/2024, ia bahkan menyabet gelar top skor, bukti bahwa insting golnya masih berada di level tertinggi.

Kini membela Malut United, David da Silva tetap menunjukkan konsistensi meski usia sudah menyentuh 36 tahun. Jika proses naturalisasi rampung, pengalamannya bisa menjadi aspek penting, terutama untuk kebutuhan jangka pendek Timnas Indonesia yang membutuhkan striker siap pakai di level internasional.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL