
Bola.net - I Putu Gede angkat bicara ihwal alasannya tak lagi mempercayakan satu posisi di bawah mistar gawang timnya kepada Adilson Maringa. Pelatih Arema FC ini menyebut pemilihan pemain di timnya tak lepas dari performa mereka dalam latihan.
Putu mengakui bahwa Maringa merupakan pemain berkualitas. Namun, dalam menentukan komposisi pemain yang akan diturunkan dalam sebuah pertandingan, ia memakai hukum prestasi.
"Siapa yang bagus di latihan, ia yang main. Nggak peduli siapa," tegas Putu.
"Saya pernah jadi pemain. Kalau saya bagus pada sesi latihan, terus nggak dilibatkan di pertandingan, saya akan marah," sambungnya.
Sebelumnya, muncul sebuah pertanyaan soal nasib Adilson Maringa. Pasalnya, sudah dalam empat pertandingan, di bawah kepemimpinan Putu Gede, Maringa tak lagi menjadi pilihan utama. Posisinya diisi oleh Teguh Amiruddin.
Dicadangkannya Maringa sendiri sangat kontras dengan peran kiper asal Brasil tersebut sebelumnya, termasuk musim lalu. Maringa seakan tak tergantikan, bahkan menjadi salah seorang bintang utama Arema FC waktu itu.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Tak Mau Pilih Kasih
Putu menegaskan tak mau pilih kasih dalam menetapkan pemain yang masuk ke starting eleven timnya. Semua pemain, sambung eks pelatih PSMS Medan tersebut, memiliki kesempatan yang sama untuk bermain maupun diparkir.
"Ini pembelajaran. Bukan hanya Maringa, siapa pun. Jhon Alfarizi juga saya perlakukan sama. Itu memang filosofi saya," tegas Putu.
"Percaya dan yakin, saya nggak akan like and dislike dan lihat nama besar," ia menandaskan.
Klasemen BRI Liga 1 2022-2023
(Dendy Gandakusumah/Bola.net)
Jangan lewatkan ya, Bolaneters!
- BRI Liga 1: Deretan Fakta & Momen Menarik Usai Persib Bekuk Arema
- PSM Makassar Ogah Hanya Bergantung pada Ramadhan Sananta untuk Bobol Gawang Persebaya
- Demi Persib Makin Dekat ke Puncak, Luis Milla Dukung Persebaya Kalahkan PSM
- Datang ke Markas Persebaya, PSM Makassar Ingin Ubah Jalan Sejarah
- Putu Gede Soroti Kepemimpinan Wasit Laga Persib Bandung vs Arema FC
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
VIDEO: Pelatih Arema FC Sindir Daisuke Sato Sebagai Pemain Sinetron
Open Play 24 Februari 2023, 14:16
-
Luis Milla Tertarik Boyong Evan Dimas ke Persib Bandung?
Open Play 24 Februari 2023, 11:30
-
Adilson Maringa Tak Lagi Jadi Pilihan Utama Arema FC, Ini Alasannya
Bola Indonesia 24 Februari 2023, 02:43
-
BRI Liga 1: Deretan Fakta & Momen Menarik Usai Persib Bekuk Arema
Bola Indonesia 24 Februari 2023, 01:09
-
Putu Gede Soroti Kepemimpinan Wasit Laga Persib Bandung vs Arema FC
Bola Indonesia 23 Februari 2023, 21:48
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR