
Bola.net - Duel Borneo FC vs Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2021-2022 bakal menjadi adu cerdik antara pelatih Mario Gomez dengan Aji Santoso. Kedua pelatih sudah pernah bertemu sebelumnya. Terakhir pada musim 2019 ketika Mario Gomez melatih Borneo FC dan Aji Santoso masih menangani Persela Lamongan.
Kali ini, mereka akan kembali beradu. Borneo FC ditemani Mario Gomez dijadwalkan berjumpa dengan Persebaya Surabaya arahan Aji Santoso dalam pekan pertama BRI Liga 1 2021/2022, Sabtu (4/9/2021).
Bicara soal latar belakang, keduanya berasal dari negara yang berbeda. Aji merupakan pelatih lokal yang malang melintang sejak masih berkarier sebagai pemain. Dia pernah membawa Arema FC dan Persebaya menjuarai turnamen pramusim sebagai arsitek tim.
Sedangkan Mario Gomez terhitung sebagai pelatih yang belum lama berkarier di sepak bola Indonesia. Dia mengawali kiprah di Tanah Air menjadi pelatih Persib Bandung sebelum ke Samarinda. Tapi, pelatih asal Argentina itu punya rejam jejak panjang sebagai pelatih di negara lain.
Mario Gomez tercatat pernah menjadi asisten pelatih Inter Milan membantu kinerja kompatriotnya, Hector Cuper, pada 2001-2003. Sebelumnya, dia sebagai asisten pelatih juga membantu Cuper yang menangani Valencia (klub Spanyol) pada 1999-2001.
Setelah itu, pelatih yang kini berusia 64 tahun itu mengembara ke berbagai klub negara asalnya, Yunani, hingga Ekuador. Prestasi gemilangnya justru lahir saat dia membesut klub asal Negeri Jiran, yaitu Johor Darul Ta’zim (JDT).
Dua musim menangani JDT, pada 2015 dan 2016, Gomez sukses mempersembahkan dua gelar Malaysia Super League. Tak ketinggalan, gelara Piala Malaysia 2016 juga diraihnya. Prestasi puncaknya lahir saat membawa JDT menjuarai Piala AFC 2015.
Persebaya Mimpi Buruk Buat Mario Gomez

Jika menilik pada duel kedua pelatih ini, Aji Santoso lebih inferior dibanding Mario Gomez. Sebab Gomez sudah mempersembahkan trofi ajang Asia, sedangkan Aji malah belum pernah menjuarai kompetisi domestik sekalipun.
Dari segi strategi, Gomez bisa dibilang cukup ciamik meramunya dengan mengandalkan formasi 4-4-1-1. Dia gemar memasang dua striker dengan tipikal yang berbeda dan dibantu suplai dari sisi sayap.
Tapi, Gomez seolah kurang beruntung saat berjumpa Persebaya. Empat kali bertemu, dia hanya pernah menang sekali, tepatnya pada Liga 1 2018. Itu pun saat masih menangani Persib dengan situasi Persebaya sedang tak stabil.
Selama menangani Borneo FC, Gomez belum sekalipun menundukkan Bajul Ijo di Liga 1 2019. Dua kali berhadapan, Persebaya berhasil sekali menang dan sekali meraih hasil imbang 0-0.
Siapa Bakal Unggul

Aji Santoso sendiri senang menurunkan talenta muda di starting eleven timnya. Gaya bermain bola pendek dan kecepatan pemain sayap sudah menjadi ciri khas tim.
Kedua pelatih ini tentu sama-sama menginginkan tiga poin dalam mengawali kiprah di BRI Liga 1. Dengan latar belakang dan gaya yang berbeda, siapakah yang akan membawa pulang poin di laga ini?
Disadur dari: Bola.com (Aditya Wani/Hendry Wibowo; 2/9/2021)
JANGAN LEWATKAN INI BOLANETERS
- Madura United Bebas dari Cedera Jelang Duel Kontra Tira Persikabo
- 2 Kekalahan dari Persija Jadi Pelajaran Buat Tira Persikabo untuk Lakoni Laga Perdana BRI Liga 1
- Supardi Nasir Absen Pada Laga Perdana Persib di BRI Liga 1 2021/2022
- Eduardo Almeida Beber Target Arema FC pada BRI Liga 1 2021/2022
- Persib Bandung Punya 4 Penjaga Gawang Top di BRI Liga 1, Siapa yang Jadi Pemain Inti?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Adu Taktik Borneo FC vs Persebaya Surabaya di BRI Liga 1: Mario Gomez vs Aji Santoso
Bola Indonesia 4 September 2021, 09:00
-
Borneo FC vs Persebaya: Aji Santoso Memotivasi Ernando Sutaryadi
Bola Indonesia 3 September 2021, 18:37
-
Kehadiran Boaz Solossa di Kubu Borneo FC Bikin Persebaya Kian Waspada
Bola Indonesia 3 September 2021, 18:26
-
BRI Liga 1: Aji Santoso Tunjuk Rachmat Irianto Jadi Kapten Persebaya
Bola Indonesia 3 September 2021, 14:24
-
BRI Liga 1: Tanpa Pemain Asing, Persebaya Siap Rebut Tiga Poin
Bola Indonesia 3 September 2021, 14:14
LATEST UPDATE
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
-
FIFA Series 2026: Pelatih Bulgaria Sebut Sepak Bola Layaknya Agama di Indonesia
Tim Nasional 20 Februari 2026, 03:28
-
Klaim Sensasional Eks Arsenal: Mikel Arteta Bakal ke Barcelona
Liga Inggris 20 Februari 2026, 01:34
-
Kiper Tottenham Terbuka Gabung Inter pada Bursa Transfer Musim Panas
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:34
-
6 Pemain Juventus Tak Masuk Rencana Luciano Spalletti Musim Depan
Liga Italia 20 Februari 2026, 00:23
-
Bukayo Saka Resmi Perpanjang Kontrak Jangka Panjang Bersama Arsenal
Liga Inggris 19 Februari 2026, 23:24
-
Dusan Vlahovic Ingin ke Barcelona, Siap Isi Pos Robert Lewandowski
Liga Italia 19 Februari 2026, 22:17
-
Manchester United Bidik Bek Barcelona, Bersaing dengan Inter
Liga Inggris 19 Februari 2026, 22:09
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39

























KOMENTAR