Bola.net - Air Asia sempat menyatakan keinginannya untuk menjadi sponsor Persebaya Surabaya. Namun, mereka masih menunggu jawaban dari klub kebanggaan Arek-Arek Suroboyo itu serta kondisi sepak bola Indonesia.
Usai membawa Queens Park Rangers (QPR) ke Surabaya lalu, maskapai penerbangan asal Malaysia itu sudah melayangkan ketertarikan mereka untuk mensponsori Persebaya. Hanya saja, klub berjuluk Bajul Ijo itu masih berkutat dalam pembahasan MoU (Memorandum of Understanding) antara PT Pengelola Persebaya (PT PP) dan PT Persebaya Indonesia, (PT PI).
Tawaran dari Air Asia ini sempat diungkapkan Ram Surrahman saat menemui perwakilan Bonek kemarin. "Air Asia sudah masuk, tapi kita belum beri jawaban karena kita masih bahas kesepakatan MoU PT PP dan PT PI," terang media officer Persebaya itu.
Menurutnya, MoU baru ini juga akan menyangkut subsidi bagi klub-klub internal Persebaya. "Mereka kan menyumbang pemain untuk kita, sudah sepantasnya memang mereka juga diberi hak berupa subsidi," tambahnya.
Dikofirmasi terpisah, Direktur PT PI, Cholid Ghoromoah membenarkan kalau ada peluang bagi Andik Vermansyah dan kawan-kawan untuk memasang logo Air Asia seperti di jersey Park Ji-Sung cs. "Memang ada penawaran dari Air Asia. Tapi kita masih bahas MoU dengan PT PP. Sekali lagi, belum sepakat MoU. Bukan konflik dengan PT PP," tegasnya.
Chalid tak khawatir lambatnya proses penyelesaian MoU dengan PT PP membuat Air Asia urung meneruskan niatnya untuk mendanai Persebaya. "Justru kisruh sepak bola Indonesia yang belum juga reda ini bisa membuat investor asing seperti Air Asia mundur," tambah pria yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI Surabaya ini. (fjr/mac)
Usai membawa Queens Park Rangers (QPR) ke Surabaya lalu, maskapai penerbangan asal Malaysia itu sudah melayangkan ketertarikan mereka untuk mensponsori Persebaya. Hanya saja, klub berjuluk Bajul Ijo itu masih berkutat dalam pembahasan MoU (Memorandum of Understanding) antara PT Pengelola Persebaya (PT PP) dan PT Persebaya Indonesia, (PT PI).
Tawaran dari Air Asia ini sempat diungkapkan Ram Surrahman saat menemui perwakilan Bonek kemarin. "Air Asia sudah masuk, tapi kita belum beri jawaban karena kita masih bahas kesepakatan MoU PT PP dan PT PI," terang media officer Persebaya itu.
Menurutnya, MoU baru ini juga akan menyangkut subsidi bagi klub-klub internal Persebaya. "Mereka kan menyumbang pemain untuk kita, sudah sepantasnya memang mereka juga diberi hak berupa subsidi," tambahnya.
Dikofirmasi terpisah, Direktur PT PI, Cholid Ghoromoah membenarkan kalau ada peluang bagi Andik Vermansyah dan kawan-kawan untuk memasang logo Air Asia seperti di jersey Park Ji-Sung cs. "Memang ada penawaran dari Air Asia. Tapi kita masih bahas MoU dengan PT PP. Sekali lagi, belum sepakat MoU. Bukan konflik dengan PT PP," tegasnya.
Chalid tak khawatir lambatnya proses penyelesaian MoU dengan PT PP membuat Air Asia urung meneruskan niatnya untuk mendanai Persebaya. "Justru kisruh sepak bola Indonesia yang belum juga reda ini bisa membuat investor asing seperti Air Asia mundur," tambah pria yang juga menjabat sebagai Ketua PSSI Surabaya ini. (fjr/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Air Asia Siap Sponsori Persebaya
Bola Indonesia 23 Oktober 2012, 12:10
-
Mark Hughes: Rasisme Tak Bakal Bisa Dienyahkan
Liga Inggris 22 Oktober 2012, 16:20
-
Juan Mata Alasan Granero Pilih QPR
Liga Inggris 21 Oktober 2012, 10:45
-
Tony Fernandes Jamin Posisi Mark Hughes Aman
Liga Inggris 14 Oktober 2012, 16:30
-
Gabung QPR, Park Ji-Sung Dituding Cari Dana Pensiun
Liga Inggris 11 Oktober 2012, 13:20
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 04:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR